Menu

Mode Gelap
Yayasan Nuraini Najamudin Raih Penghargaan The most Excellent Islamic Foundation 2022 dari CISA London

Dunia · 18 Sep 2020 12:40 WIB

1000 Anggota Gereja Shincheonji Donasikan Plasma Darah


 Ilustrasi pasien covid-19. (Foto: pixabay) Perbesar

Ilustrasi pasien covid-19. (Foto: pixabay)

BANDUNGNEWS.ID – , 1.000 anggota dari organisasi keagamaan bernama Gereja Yesus Shincheonji telah berpartisipasi  mendonasikan plasma darah untuk pengembangan vaksin COVID-19 pada Kamis, 27 Agustus lalu. Kegiatan itu, merupakan donasi tahap kedua dari 27 Agustus sampai 4 September oleh Gereja Shincheonji, sebuah denominasi Kristen dengan jumlah anggota sebanyak 300.000 orang di seluruh dunia.

Di tengah krisis yang disebabkan oleh melonjaknya penyebaran virus, kegiatan ini dilaksanakan sesuai dengan undangan dari otoritas-otoritas Kesehatan di Korea Selatan pada tanggal 24 Agustus yang lalu, yang meminta Gereja Shincheonji untuk bekerjasama dalam mendonasikan plasma darah tambahan untuk pengembangan vaksin.

Awal tahun ini, sekitar 4.000 kasus terkonfirmasi COVID-19 ditemukan pada anggota Gereja Shincheonji dengan jumlah infeksi terbanyak dari Kota Daegu, di mana sebagian besar di antara mereka sembuh dari virus dengan angka kematian hanya 11 orang.

Baca Juga:  Tiru Konsep Drive Thru, 10.000 Lansia di Bandung Dapat Vaksin

Menurut laporan dari Korea Centers for Diseases Control and Prevention (KCDC) dan Gereja Shincheonji, 562 orang anggota gereja yang telah pulih dari virus,mendaftarkan diri untuk mendonasikan plasma dan 628 orang anggota sudah menyelesaikan donasi sampai pada tanggal 26 Agustus melalui kerjasama antara KCDC dan Gereja Shincheonji.

Jumlah para pendonor dari gereja akan menjadi 1.700 orang sampai kegiatan donasi ini diselesaikan di bulan September. Mengetahui perlunya “fasilitasi untuk pengembangan pengobatan melalui donasi plasma dan uji klinis”, KCDC meminta babak lain untuk donasi skala besar dari para anggota Gereja Shincheonji pada tanggal 24 Agustus.

Baca Juga:  Gubernur Ridwan Kamil Minta Pasien Sembuh Covid-19 Donor Plasma Darah

“Dengan kerjasama dari Kota Daegu, Daegu Athletics Center berencana untuk menyediakan tempat dan Green Cross Pharma berencana untuk menyediakan peralatan  dan personil yang dibutuhkan dari 27 Agustus sampai 4 September, Kami mengucapkan rasa terimakasih kami kepada orang-orang yang berpartisipasi dalam donasi plasma dengan sukarela untuk menyelamatkan pasien-pasien lain setelah pemulihan,” ujar Kwon Jun-wook, Wakil Direktur dari KCDC.

Selain itu, dirinya juga secara khusus berterima kasih kepada para anggota jemaat Shincheonji, Kota Daegu dan Korean Red Cross. Saat ini penelitian dan pengembangan pengobatan COVID-19 dari plasma darah orang yang  telah pulih ini sedang dikerjakan oleh National Institute of Health di bawah Menteri Kesehatan dan Kesejahteraan dengan kerjasama dari Green Cross (GC) Pharma, sebuah perusahaan bioteknologi di Korea Selatan.

Baca Juga:  Kang  Emil Launching Scan Jabar Scan Cianjur alias QR Code terkait destinasi wisata di Kabupaten Cianjur

Pada hari yang sama, US Food and Drug Administration (FDA) meresmikan penggunaan darurat plasma dari orang yang pulih untuk pengobatan COVID-19. Para ahli mengatakan bahwa diperlukan pengumpulan data yang lebih banyak untuk melihat  kegunaan dari pengobatan itu.

Tantangan besar dari meneliti efektivitas dan pengembangan pengobatan plasma dari  orang yang telah pulih adalah jumlah persediaan donor yang terbatas dari orang-orang yang sudah pulih dari virus. (Mil)

 

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Digelar di Ponpes Miftahul Huda, GMP Berbagi Berlangsung Khidmat

28 November 2022 - 23:25 WIB

GMP Berbagi

Bantu Rakyat Kecil, GMP Karawang Gelar Bazar Sembako Murah

27 November 2022 - 14:11 WIB

Jabar MoU dengan Pemerintah Pusat, Komitmen Pengelolaan Sampah Citarum

19 November 2022 - 07:46 WIB

Ridwan Kamil Minta Polemik Pembangunan Masjid Margonda Depok di Musyawarahkan Sebaik Mungkin

18 November 2022 - 08:08 WIB

GMP Jabar Gelar Program Peduli Kasih, 100 Warga Ikuti Pengobatan Alternatif Gratis

13 November 2022 - 11:24 WIB

Wagub Jabar Lepas Ekspor Tanaman Hias di CPF 2022

11 November 2022 - 12:28 WIB

Trending di Jabar