Menu

Mode Gelap
 

Ekbis · 9 Mei 2021 10:58 WIB

5 Tips Sukses Budidaya Ikan Nila di Kolam Terpal


 Ilustrasi budidaya ikan nila (Pixabay) Perbesar

Ilustrasi budidaya ikan nila (Pixabay)

BANDUNG NEWS – Budidaya ikan nila merupakan salah satu usaha yang banyak diminati. Rasanya yang gurih menbuaf ikan nila ini banyak disukai masyarakat.

Selain itu, harga jual ikan nila relatif cukup stabil. Maka sangatlah cocok jika kalian ingin memulai bisnis dengan melakukan budidaya ikan nila.

Bandung News melansir dari berbagai sumber, ada 5 tips sukses budidaya ikan nilai.

1. Pemilihan Lokasi Budidaya Ikan Nila

Ikan nila sebenarnya bisa dibudidayakan di berbagi media seperti kolam tanah, kolam semen, hingga akuarium.

Namun, budidaya di kolam terpal adalah pililhan yang paling aman. Lokasi kolam terpal juga bisa menentukan kemudahan dan hasil panen.

Inilah beberapa poin yang harus diperhatikan ketika memilih tempat, pilih lokasi yang memudahakan kamu untuk mengawasi kolam setiap saat;

Pastikan lokasi yang dipilih tidak ditumbuhi rumput liat atau pohon besar yang bisa menghambat pembuatan kolam terpal, dan Usahakan agar lokasi yang dipilih memiliki penyinaran yang baik.

Baca Juga:  Resmi, Ariston Gandeng Juventus Jadi Official Regional Partner

2. Pembuatan Media Budidaya Ikan Nila

Setelah memilih lokasi yang sesuai, saatnya untuk membuat kolam terpal. Berikut adalah langkah sederhana untuk membuat kolam terpal:

Galilah tanah sedalam kurang lebih 70 cm dan ratakan dasar tanah yang telah digali. Pakailah batu bata di dasar galian untuk mempermudah pengecekan tinggi dan pengisian air (susun secara merata dengan ketinggian yang sama).

Buatlah tanggul agar terpal tetap kuat dan tidak mudah rusak, taburkan sekam di dasar kolam secara merata.

Mulai memasang terpal dengan memasang pemberat yang berfungsi agar terpal tidak mudah bergeser dan buatlah sanitasi air untuk mempermudah pembersihan kolam terpal. Setelah semua langkah dilakukan, kamu bisa mulai mengisi kolam terpal dengan air.

3. Pemilihan Bibit untuk Budidaya Ikan Nila

Langkah selanjutnya yang harus kamu lakukan adalah memilih bibit, sebenarnya ada 2 cara untuk mendapatkan bibit ikan nila.

Pertama adalah dengan mendapatkannya langsung dari indukan ikan nila dan yang kedua adalah dengan membelinya langsung di pasar atau koperasi perikanan.

Baca Juga:  Pemulihan Ekonomi Jadi Prioritas Pemkot Bandung

Cara kedua adalah pilihan terbaik jika kamu ingin cara yang lebih praktis. Setelah memilih cara mendapatkan bibit, saatnya untuk memilih bibit terbaik. Inilah ciri-ciri bibit ikan nila yang berkualitas:

Bibit denganwarna belang yang jelas dengan ukuran kurang lebih 12 cm. Bibit yang lincah dan fisiknya nya tidak ada yang cacat, dan pastikan bibit memiliki warna yang sama dan setiap bibit memiliki berat kurang lebih 30 gram.

4. Penyebaran Bibit

Penyebaran bibit adalah salah satu tahapan yang penting dalam proses budidaya ikan nila. Walaupun ikan nila merupakan ikan yang memiliki daya tahan yang kuat, proses penebaran benih tetap tidak boleh dilakukan secara sembarangan.

Inilah cara penyebaran benih yang benar:

Siapkan wadah seperti ember dan masukan air bersih hingga memenuhi setengah wadahnya,
Masukan bibit ke dalam wadah dan tunggu hingga kurang lebih 10 menit, penuhi ember dengan air kolam dan tunggu lagi selama 5 menit (proses ini dilakukan agar ikan nilai tidak stres), dan sebarkan bibit dengan perlahan-lahan ke dalam kolam terpal.

Baca Juga:  Dukung Pemerataan Jaringan Telekomunikasi, 4G XL Axiata Kini Jangkau Kecamatan di Sulawesi Tenggara

Walaupun kamu bisa menebar bibit sebanyak-banyaknya di sebuah kolam, akan lebih baik jika kamu memberi batas maksimum 100 ikan untuk setiap kolam.

5. Perawatan serta Panen

Hal yang harus dilakukan dengan baik hingga masa panen tiba adalah memberi pakan secara teratur serta selalu menjaga kebersihan kolam.

Ikan nila harus diberi makan setidaknya 2 atau 3 kali sehari. Pilihlah pakan dengan kandungan protein, lemak, karbohidrat, mineral, dan vitamin.

Selain itu, kamu juga bisa memberi makan ikan nila dengan siput sawah atau sayuran yang sudah dipotong kecil-kecil. Setelah 6 bulan, ikan nila akan mencapai berat idealnya yaitu sekitar 500 gram yang artinya ikan sudah siap dipanen.[amt]

Artikel ini telah dibaca 34 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

G20 EMPOWER – Microsoft Indonesia Kolaborasi Tingkatkan Partisipasi Perempuan dalam Pertumbuhan Ekonomi Digital 

9 Juli 2022 - 12:53 WIB

Axiata dan XL Axiata Sukses Selesaikan Akuisisi 66,03% Saham Link Net

23 Juni 2022 - 21:44 WIB

Campaign.com dan Xendit Dukung UMKM Halal Terus Bersaing di Pasar Global

12 Mei 2022 - 19:59 WIB

KFC Indonesia Hadirkan Menu Baru Rosemary Butter Grilled Chicken

15 April 2022 - 17:05 WIB

Jelang Ramadan XL Axiata Perkuat Jaringan untuk Dukung Kenyamanan Aktivitas Masyarakat

28 Maret 2022 - 20:09 WIB

XL Axiata Berkomitmen Hadirkan Pengalaman Pelanggan yang Lebih Baik di 2022

26 Februari 2022 - 17:05 WIB

Trending di Ekbis