Menu

Mode Gelap
 

Nga-Bandung-An · 15 Apr 2022 16:34 WIB

7 Fakta Sejarah Monumen Perjuangan Rakyat Jawa Barat


 Monumen Perjuangan Rakyat Jawa Barat. Perbesar

Monumen Perjuangan Rakyat Jawa Barat.

BANDUNG NEWS – Monumen Perjuangan Rakyat Jawa Barat terletak di Jalan Dipati Ukur No. 48, Kota Bandung. Lokasinya berhadapan dengan Gedung Sate dan di depan Kampus Universitas Padjadjaran (Unpad), Kota Bandung.

Monumen berdiri di atas tanah seluas ± 72.040 m² dan luas bangunan ± 2.143 m². serta model bangunannya, berbentuk bambu runcing yang dipadukan dengan gaya arsitektur modern. Monumen diresmikan penggunaanya oleh Gubernur Jawa Barat, R. Nuriana pada tanggal 23 Agustus 1995.

Baca Juga:  Prediksi Cuaca Bandung dan Sekitarnya, Selasa (18 Mei)

Monumen Perjuangan Rakyat Jawa Barat memiliki koleksi hanya berupa 7 buah diorama pada ruang pameran tetap, dan tidak sebanding dengan luas ruangan pameran tetap, sehingga banyak area pameran tetap yang masih kosong belum terisi koleksi. Ada pun koleksi diorama pada ruang pameran tetap tersebut adalah:

1. Diorama Perjuangan Sultan Agung Tirtayasa Bersama Rakyat Menentang Kolonial Belanda Tahun 1658
2. Diorama Partisipasi Rakyat Dalam Pembangunan Jalan di Sumedang
3. Diorama Perundingan Linggarjati 1946
4. Diorama Bandung Lautan Api 24 Maret 1946
5. Diorama Long Mach Siliwangi Januari 1949
6. Diorama Konfrensi Asia Afrika di Bandung 1955
7. Diorama Operasi Pagar Betis (Operasi Brata Yuda) 1962.

Baca Juga:  Kampung Jelekong Bandung, Penghasil Karya Seni Berkualitas

Di samping itu terdapat relief pada bagian dinding depan Monju. Relief ini menceritakan sejarah perjuangan rakyat Jawa Barat mulai dari masa kerajaan, masa pergerakan, masa kemerdekaan, dan masa mempertahankan kemerdekaan dalam melawan penjajahan baik Belanda, Inggris dan Jepang.

Selain itu Monju dilengkapi pula oleh ruang audiovisual, dan ruang perpustakaan yang akan digunakan sebagai sarana dalam memberikan informasi sejarah perjuangan rakyat Jawa Barat bagi pengunjung.

Baca Juga:  7 Nama Jalan ini Ingatkan Kita Pada Peristiwa 'Bandung Lautan Api'

Akan tetapi untuk bahan informasi melalui audiovisual masih belum memadai. Monju juga mempunyai halaman yang luas, mushola, dan toilet yang nyaman untuk memberikan pelayanan bagi pengunjung.***

Artikel ini telah dibaca 10 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Berdiri Tahun 1973, Begini Asal Usul TIC Kota Bandung

12 April 2022 - 05:57 WIB

5 Tempat Ngabuburit Paling Asik di Kota Bandung, Bisa Sekalian Tarawih

12 April 2022 - 05:50 WIB

Mengenal Karinding, Alat Musik Khas Sunda yang Bersuara Merdu

11 April 2022 - 05:14 WIB

Cara Membuat Peuyeum Empuk Khas Kota Bandung

7 April 2022 - 11:44 WIB

Mengenal Sisingaan, Tradisi Orang Sunda yang Hampir Hilang

29 Desember 2021 - 13:03 WIB

Digunakan Sejak Jaman Kerajaan, Iket Sunda Kini Punya Desain Baru

29 Desember 2021 - 12:54 WIB

Trending di Nga-Bandung-An