Akibat Berita Hoaks, Vaksinasi Lansia di Bandung Terhambat


Vaksinasi
Vaksinasi lansia. (Foto: Humas Kota Bandung)

BANDUNG NEWS – Chief Medical Halodoc dr Irwan Heriyanto menyebut, target vaksinasi Covid-19 terhadap warga lanjut usia (Lansia) di Kota Bandung terkendala hoax.

“Ya berita hoax masih banyak. Itu juga yang jadi penyebab masih banyak lansia yang belum tersentuh program vaksinasi,” kata Irwan saat Gebyar Vaksin Bagi Lansia dan Ojek Online di Monumen Juang (Monju) Jl Dipati Ukur Kota Bandung, dikutip dari jabarnews.com, Kamis (27/5/2021).

Baca Juga:  Sekda Kota Bandung Himbau Petugas Verifikasi Data Bansos Harus Tepat Sasaran

Dia menjelaskan, saat ini gadget sudah menjadi kebutuhan mutlak bagi warga negara tidak terkecuali lansia. Sayang, hal itu belum berbanding lurus dengan perilaku penggunanya.

Baca Juga:  Penyaluran Bansos PPKM Warga Kota Bandung Sudah Capai 70 Persen

“Semua, seolah bersaing. Berlomba ingin jadi yang pertama dalam menyampaikan informasi, akibatnya jadi lalai, hoax pun bertebaran,” ungkapnya.

Agar hoax tidak merajalela, Irwan mengimbau warga bijak dalam menerima informasi. Cek dulu kebenaran informasi sebelum ikut ikutan menyebarkannya.

“Bila.tidak paham.akan informasi itu tanya dulu, cari tahu dulu kebenarannya. Jangan asal share,” pintanya.

Baca Juga:  Komunitas Tionghoa Peduli Kirim 1.000 Paket Sembako untuk Warga Terdampak PPKM Darurat

Sebagai informasi, Gebyar Vaksinasi Bagi Lansia dan Ojek Online ini merupakan vaksinasi massal secara drive thru ini akan berlangsung selama 12 hari ke depan dari 27 Mei sampai 10 Juni 2021.

(dra)