Menu

Mode Gelap
 

Ekbis · 27 Jul 2020 11:41 WIB

Ancaman Resesi Nyata, Perbanyak Nabung dan Jangan Boros!


 Ancaman Resesi Nyata, Perbanyak Nabung dan Jangan Boros! Perbesar

BANDUNGNEWS.ID – Ancaman resesi sangatlah nyata. Kita dianjurkan memperbanyak nabung dan kurangi, bahkan upayakan jangan boros.

Kita ketahui, Singapura dan Korea Selatan (Korsel) sudah masuk jurang resesi akibat dampak pandemi virus Corona (COVID-19). Keduanya mengalami pertumbuhan ekonomi yang minus selama dua kuartal berturut-turut.

Direktur Eksekutif Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia, Mohammad Faisal mengatakan beberapa negara Association of South East Asian Nations (ASEAN) juga berpotensi masuk ke jurang resesi pada kuartal II dan kuartal III-2020.

Baca Juga:  Kang Emil Adopsi Bayi Lelaki, Diberi Nama Arkana Aidan Misbach

“Seperti Malaysia, Thailand, Filipina, yang punya ketergantungan terhadap perdagangan dunia yang begitu besar termasuk Taiwan, saya pikir itu akan terpengaruh ekonomi dalam negerinya (dan) mengalami resesi,” kata Faisal seperti dikutip dari detik.com, Minggu (26/7/2020).

Indonesia juga bukan tidak mungkin akan masuk jurang resesi. Hanya saja, kontraksi ekonominya diproyeksi tidak akan sedalam Singapura dan Korsel.

Baca Juga:  Begini Cara Jadi Relawan Uji Vaksin Corona Sinovac, yang Mau Daftar Dipersilahkan

“Dia (Singapura dan Korsel) lebih bergantung pada perekonomian Internasional sehingga begitu dunia mengalami tekanan hebat mereka dengan gampang mengalami kontraksi. Indonesia agak sedikit berbeda karena ketergantungan kita terhadap perdagangan dunia tidak sebesar mereka, sehingga dampak dari global ke ekonomi kita tidak sedalam Korsel maupun Singapura,” ucapnya.

Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance (INDEF), Tauhid Ahmad memperkirakan triwulan II ekonomi Indonesia berada di level -3,26% hingga -3,88%. Sedangkan triwulan III sudah mengalami perbaikan meskipun masih negatif di kisaran -1,3% hingga -1,75%.

Baca Juga:  Lebaran Tanpa Mudik, Trafik Data XL Axiata Naik 35 Persen

“(Indonesia) sudah masuk wilayah resesi di triwulan III-2020 karena persoalan ekonomi domestik kita berat di dalam negerinya ketimbang faktor luarnya. Kalau kuartal ke kuartal memang akan ada perbaikan dari kondisi triwulan ke II,” ucapnya. (dtk/red)

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

G20 EMPOWER – Microsoft Indonesia Kolaborasi Tingkatkan Partisipasi Perempuan dalam Pertumbuhan Ekonomi Digital 

9 Juli 2022 - 12:53 WIB

Axiata dan XL Axiata Sukses Selesaikan Akuisisi 66,03% Saham Link Net

23 Juni 2022 - 21:44 WIB

Campaign.com dan Xendit Dukung UMKM Halal Terus Bersaing di Pasar Global

12 Mei 2022 - 19:59 WIB

KFC Indonesia Hadirkan Menu Baru Rosemary Butter Grilled Chicken

15 April 2022 - 17:05 WIB

Jelang Ramadan XL Axiata Perkuat Jaringan untuk Dukung Kenyamanan Aktivitas Masyarakat

28 Maret 2022 - 20:09 WIB

XL Axiata Berkomitmen Hadirkan Pengalaman Pelanggan yang Lebih Baik di 2022

26 Februari 2022 - 17:05 WIB

Trending di Ekbis