Menu

Mode Gelap
Yayasan Nuraini Najamudin Raih Penghargaan The most Excellent Islamic Foundation 2022 dari CISA London

Jabar · 12 Agu 2020 10:49 WIB

Anggota DPRD Jabar Ini Sebut Bimbingan Psikologis Diperlukan Dalam Mendidik Anak


 foto: ist Perbesar

foto: ist

BANDUNGNEWS.ID – Pemerintah harus melindungi anak-anak dari berbagai persoalan. Namun bukan sekadar fisik, tetapi psikologisnya pun harus dijaga.

Demikian disampaikan Anggota DPRD Jawa Barat Lina Ruslinawati kepada redaksi beberapa waktu lalu.

“Perkembangan psikologis anak anak di Jabar harus diperhatikan. Baik oleh orangtua, pemerintah, maupun lingkungan sekitar,” ujarnya

Bimbingan psikologis perlu diberikan kepada anak anak ataupun orangtua. Sehingga, orangtua bisa mengarahkan yang baik kepada anaknya. Apalagi, banyak pengakuan orangtua yang mengeluhkan perilaku kurang terpuji dari anak anaknya.

Baca Juga:  Ridwan Kamil Apresiasi Film Before, Now and Then (Nana) Full Bahasa Sunda

“Ada orangtua yang mengeluh, anaknya melawan ketika dinasehati,” ucap anggota Fraksi Gerindra DPRD Jabar ini.

Tak hanya itu, anak anak juga banyak yang tidak menghargai orangtuanya. Kebanyakan anak-anak merasa lebih pintar ketimbang orangtuanya.

“Bimbingan untuk orangtua, khususnya di bidang psikologis sangat dibutuhkan. Itu bisa membantu orangtua dalam membimbing anaknya,” ungkapnya.

Baca Juga:  Pesan Wagub Jabar di Hari Jadi 151 Sukabumi, Pentingnya Inovasi dan Kolaborasi

Apalagi, rumah merupakan tempat belajar pertama bagi anaknya. Dalam hal ini, tentu saja atas bimbingan seorang ibu.

“Sehingga ibu harus bisa membimbing dan menjadi contoh yang baik untuk anak anaknya. Kalau terkait keilmuan dan masalah gagap teknologi, itu mungkin butuh waktu untuk mempelajarinya,” terangnya.

Selain itu, hal yang perlu diperhatikan adalah infrastruktur penunjang fasilitas anak-anak. Sebab, anak anak memiliki hak bermain dan belajar.

Baca Juga:  Phinera Wijaya: Vaksinasi Penting untuk Hentikan Penyebaran COVID-19

“Banyak anak yang harus berjualan di pinggir jalan untuk membantu orang tuanya mencari nafkah. Itu kan salah satu bentuk eksploitasi pada anak,” ujarnya.(red)

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Digelar di Ponpes Miftahul Huda, GMP Berbagi Berlangsung Khidmat

28 November 2022 - 23:25 WIB

GMP Berbagi

Jabar MoU dengan Pemerintah Pusat, Komitmen Pengelolaan Sampah Citarum

19 November 2022 - 07:46 WIB

Ridwan Kamil Minta Polemik Pembangunan Masjid Margonda Depok di Musyawarahkan Sebaik Mungkin

18 November 2022 - 08:08 WIB

Wagub Jabar Lepas Ekspor Tanaman Hias di CPF 2022

11 November 2022 - 12:28 WIB

Atalia Praratya Raih Penghargaan Kategori Promoter Literacy di IKAPI Awards 2022

10 November 2022 - 07:36 WIB

Jabar Data Viz Festival Ajak Warga dan ASN Jadi Agent of Change

8 November 2022 - 08:07 WIB

Trending di Jabar