Menu

Mode Gelap
Yayasan Nuraini Najamudin Raih Penghargaan The most Excellent Islamic Foundation 2022 dari CISA London

Uncategorized ยท 13 Apr 2021 14:49 WIB

Antisipasi Kerumunan Selama Ramadan, Satpol PP Awasi Sejumlah Titik


 Antisipasi Kerumunan Selama Ramadan, Satpol PP Awasi Sejumlah Titik Perbesar

BANDUNG NEWS – Sebanyak 700 anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bandung akan mengawasi sejumlah titik selama Ramadan 1442 Hijriah ini. Utamanya, untuk mencegah terjadinya kerumunan yang dapat menimbulkan penyebaran Covid-19.

Kepala Bidang Penegakan Produk Hukum Daerah Satpol PP Kota Bandung, Idris Kuswandi mengatakan, pihaknya telah membentuk satuan tugas dan membagi unit khusus yang akan berpatroli pada siang, sore, dan malam.

Nantinya, para anggota Satpol PP akan ditempatkan di titik-titik yang biasa menjadi tempat berkumpul. Seperti di Taman Alun-Alun, Lapangan Tegalega, Lapangan Andir, dan tempat-tempat lainnya yang dinilai berpotensi menimbulkan kerumunan.

Baca Juga:  Yosa Anggota DPRD Jabar, Gelar Reses di Ciganjeng Pangandaran

“Semua telah kita petakan terkait dugaan pelanggaran yang biasa timbul pada saat bulan suci Ramadan. Dari mulai PMKS (Penyandang Masalah Kesejahteraan SOsial), tempat kuliner, tempat ngabuburit, buka bersama,” terangnya saat Bandung Menjawab, di Auditorium Balai Kota Bandung, Selasa (13/4/2021).

Idris menegaskan, Surat Edaran (SE) Kementerian Agama telah menyatakan, kegiatan ngabuburit dan buka puasa dianjurkan dilakukan di rumah masing-masing. Sebab, dikhawatirkan terjadi penyebaran Covid-19.

“Dan untuk beribadah juga dianjurkan di rumah atau apabila di masjid tidak boleh melebihi 50 persen dari kapasitas ruangan,” terangnya.

Pada bulan Ramadan kali ini, Satpol PP juga akan mengawasi dan menertibkan para pedagang musiman atau pedagang kaki lima yang menjajakan menu buka puasa di tempat-tempat fasilitas umum.

Baca Juga:  Gandeng PT Pos Indonesia, Triple A Organizer Siap Wujudkan Pernikahan Impian dengan Tetap Disiplin Prokes

“Bukan tidak boleh, tapi kegiatan yang menimbulkan kerumunan khawatir terjadi penyebaran covid-19 dan menganggu lalu lintas dan ketertiban itu akan mendapatkan perhatian khusus,” tuturnya.

Idris mengatakan, pengawasan juga dilakukan terhadap pasar tumpah. Tim Satpol PP akan mengawasi kegiatan pasar tumpah dan pasar tradisional guna meminimalisir terjadinya kerumunan.

Sejumlah pasar yang akan diawasi, yakni Pasar Kosambi, Pasar Andir dan Pasar Rajawali Timur. Termasuk juga Pasar Astana Anyar, Komplek Mekarwangi, dan Pasar Metuk di Kiaracondong.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi: Golkar Solid Usung Airlangga Kandidat Presiden 2024

“Karena kegiatan pasar tumpah dikhawatirkan akan terjadi penyebaran Covid-19,” terangnya.

Idris memastikan, selama Ramadan tempat hiburan malam seperti bar, klub malam, diskotik, tempat karaoke, panti pijat, dan spa dilarang untuk beroperasi.

“Itu sudah ada aturan dan diperkuat dengan SE Disbudpar Kota Bandung menyatakan bahwa, sejak tanggal 11 april-15 Mei seluruh tempat hiburan wajib menghentikan kegiatan operasionalnya. Jadi sudah jelas ya,” tegasnya.

“Kalau membandel kami akan sanksi. Beberapa waktu lalu, ada yang bandel, dihentikan, ditutup dan disegel,” imbuh Idris.

(Azl)

Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Doakan Ganjar Pranowo, GMP Gelar Program Mengaji

24 November 2022 - 10:29 WIB

Cara Cek dan Registrasi IMEI Untuk Pelanggan XL Axiata

28 Oktober 2022 - 07:14 WIB

Fakta: Perempuan Lebih Mengingat Kata-kata Dibandingkan Laki-laki

19 Oktober 2022 - 09:05 WIB

3 Tersangka Judi Online Ditangkap, Polisi: Bukan Jaringan Apin BK

15 Oktober 2022 - 09:42 WIB

Hati-hati, BMKG Sebut Cuaca Ekstrem di Jawa Barat akan Terjadi Sepekan Kedepan

10 Oktober 2022 - 10:08 WIB

Rizky Billar Mangkir dari Pemeriksaan, Kedapatan Ngamuk di Media Sosial

10 Oktober 2022 - 09:48 WIB

Trending di Uncategorized