Menu

Mode Gelap
Yayasan Nuraini Najamudin Raih Penghargaan The most Excellent Islamic Foundation 2022 dari CISA London

News · 28 Sep 2022 14:26 WIB

Arief Rosyid Ajak Majukan Ekonomi Syariah Usai Luncurkan Empat Buku dari Masjid


 Arief Rosyid Ajak Majukan Ekonomi Syariah Usai Luncurkan Empat Buku dari Masjid Perbesar

BANDUNG NEWS – Komisaris Independen Bank Syariah Indonesia (BSI) Arief Rosyid meluncurkan empat buku yang berisi pengamatan, pengalaman, dan gagasannya. Empat buku tersebut berjudul Inisiatif Ekonomi Masjid, Merangkul Bangsa, Komitmen untuk Ekonomi Syariah, serta Masjid dan Ekonomi Umat.

“Hari ini saya syukuran di masjid, karena saya memang besar di masjid. Saya mohon doa, 36 tahun masih belum apa-apa yang kita lakukan, inshaAllah perjalanan masih terus ada. Lebih dari 40 kolaborasi, dari beragam latar belakang, berbagai rumah ibadah, ada nafas anak muda di sana. Mudah-mudahan selalu ada kesempatan kolaborasi, kita berjamaah untuk Indonesia Maju,” kata Arief dalam keterangannya, Rabu (28/9/2022).

Dalam peluncuran buku itu, Arief juga menggelar santunan kepada anak yatim dari Panti Asuhan Khairunnisa di Aula Buya Hamka, Masjid Agung Al-Azhar. Arief menluncurkan buku sekaligus syukuran milad 36 tahun. Peluncuran buku Ketua Umum PB HMI periode 2013-2015 ini dilakukan di hadapan tamu undangan yang juga terdiri dari 140 komunitas anak muda.

Baca Juga:  Jelang Laga Persib vs Persija, Ribuan Personel TNI-Polri Diturunkan

Rektor Universitas Al-Azhar Indonesia (UAI) Prof. Asep Saepuddin memuji kiprah Arief. “Saya datang ke acara ini karena Bang Arief ini penulis yang hadir dari pergerakan. Adik-adik di organisasi, baik di HMI, PMII, dan sebagainya, jadikanlah Arief sebagai salah satu role model,” ungkapnya.

Usai pemotongan tumpeng, Arief mendaulat beberapa narasumber dan penanggap untuk mendiskusikan keempat bukunya. Mereka adalah Komisaris Utama Bank Muamalat dan Sekjen MES Iggi Achsien, Ketua YAHMI Dr. Berliana Kartakusuma, CEO Tribun Network Dahlan Dahi, dan Ketum AMSI Wens Manggut.

Iggi Achsien membuka bedah buku dengan memberi ilustrasi tentang adab imam dan makmum dalam salat. “Nah, sebagai jamaah, selain tidak boleh mendahului imam, juga tidak boleh mengoreksi bacaan imam ketika sedang baca, kecuali salah. Ini bukan aturan khusus untuk yang muda. Ketika baru belajar mengaji, jangan hanya fokus kepada salahnya saja,” ungkap Iggi.

Baca Juga:  Pemkot Bandung Mulai  Lakukan Vaksinasi Tahap II Bagi Lansia

Sementara, Dr. Berliana yang juga seorang akademisi mengaku salut dengan produktivitas Arief dalam menulis. “Saya doakan beliau terus berkarya. Beliau adalah bukti nyata dalam mencintai ilmu pengetahuan, karena telah ikut mencatatkan dan menyebarkan ilmu dan pengalamannya kepada masyarakat. Saya juga salut dengan inisiatif dan kepemimpinan Arief untuk memajukan adik-adiknya melalui tagline ‘berjamaah’ tadi.”

Penanggap pertama, Dahlan Dahi menyatakan dukungannya terhadap gagasan Arief untuk berjamaah dalam memajukan ekonomi dan kolaborasi berbasis masjid. “10 orang tiap masjid, berarti akan ada delapan juta orang. Jika diberikan akses pada tokoh hebat, ulama yang tangguh, maka lewat masjid, kita bisa memangkas jarak dan waktu untuk mengakses ilmu pengetahuan untuk seluruh umat manusia,” katanya.

Baca Juga:  Jumlah Wisatawan ke Kota Bandung Turun Hingga 50 Persen

Dukungan tentang kolaborasi juga disampaikan Wens Manggut. COO Kapanlagi Youniverse ini mengatakan, “Saya kira judul ‘berjamaah untuk ekonomi syariah’ ini bukan sekadar judul ultah. Lebih dari itu, gagasan ini adalah hasil pengamatan, pendengaran, keliling ratusan kota dan 40 inisiatif kolaborasi yang telah dilakukan oleh Arief,” ucapnya.

Sebagai penutup, kolega Arief di BSI, yakni Direktur Retail Banking BSI Ngatari menyatakan, jumlah masjid di Indonesia kurang lebih 800 ribu, namun market share masih kalah jauh dari Malaysia. “Padahal kita masih punya potensi lain seperti pesantren dan sekolah Islam. Jadi alangkah banyaknya dana yang bisa kita putar jika kita kolaborasi. Kita berjamaah, dibantu oleh Arief untuk menggarap itu semua,” jelasnya.

Artikel ini telah dibaca 12 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

DPRD Jabar Ungkap Kekurangan Penataan Kawasan Cihideng Tasikmalaya

7 Desember 2022 - 17:24 WIB

Digelar di Ponpes Miftahul Huda, GMP Berbagi Berlangsung Khidmat

28 November 2022 - 23:25 WIB

GMP Berbagi

Bantu Rakyat Kecil, GMP Karawang Gelar Bazar Sembako Murah

27 November 2022 - 14:11 WIB

Jabar MoU dengan Pemerintah Pusat, Komitmen Pengelolaan Sampah Citarum

19 November 2022 - 07:46 WIB

Ridwan Kamil Minta Polemik Pembangunan Masjid Margonda Depok di Musyawarahkan Sebaik Mungkin

18 November 2022 - 08:08 WIB

GMP Jabar Gelar Program Peduli Kasih, 100 Warga Ikuti Pengobatan Alternatif Gratis

13 November 2022 - 11:24 WIB

Trending di News