AS Jatuhkan Sanksi Baru Pada Rusia, Usir Sejumlah Diplomat


Putin
Putin

BANDUNG NEWS Presiden Amerika Serikat Joe Biden telah menandatangani perintah eksekutif yang memberlakukan sanksi baru terhadap Rusia.

Sanksi itu berupa pengusiran 10 diplomat Rusia dari AS, sebagai tanggapan atas tindakan peretasan besar-besaran yang dilakukan Rusia. Tindakan itu telah melanggar badan-badan federal yang vital dan telah ikut campur tangan pemilu. 

Presiden Biden mengatakan dia memperingatkan Presiden Rusia Vladimir Putin tentang sanksi ketika mereka berbicara melalui telepon  pada 13 April.

“Saya menjelaskan kepada Presiden Putin bahwa kami bisa melangkah lebih jauh, tetapi saya memilih untuk tidak melakukannya. Saya memilih untuk menjadi proporsional, ”kata Biden dalam sambutannya di Gedung Putih seperti dikutip Bandung News dari Aljazeera, Jumat (16/4/2021)

“Amerika Serikat tidak ingin memulai siklus eskalasi dan konflik dengan Rusia. Kami menginginkan hubungan yang stabil dan dapat diprediksi,” tambahnya.

Sanksi, yang dibayangi selama berminggu-minggu oleh pemerintah AS, merupakan tindakan pembalasan pertama yang diumumkan terhadap Kremlin atas peretasan tahun lalu, yang dikenal sebagai pelanggaran SolarWinds.

Dalam gangguan itu, peretas Rusia diyakini telah menginfeksi perangkat lunak yang digunakan secara luas dengan kode berbahaya, memungkinkan mereka untuk mengakses jaringan dari setidaknya sembilan lembaga yang diyakini pejabat AS sebagai operasi pengumpulan intelijen yang bertujuan untuk menggali rahasia pemerintah.

(riv)