Bagaimana Cara Memaafkan Seseorang dengan Tulus?


Foto: pixabay/itechirfan

BANDUNG NEWS – Tak lama lagi kita akan menyambut datangnya Idul Fitri, sekaligus menandakan Ramadhan akan pergi.

Di hari yang mulia itu, kita disarankan untuk saling memaafkan satu sama lain. Kesalahan dan dosa antar sesama selama satu tahun yang telah berlalu, betapa pun buruknya kesalahan itu, setiap muslim sepatutnya memberi maaf dengan tulus.

Namun tidak jarang ada orang yang mengalami kesulitan untuk memberi maaf. Meski mengatakan, “Aku memaafkanmu,” tapi di dalam hati tidak demikian. Ia benar-benar terjebak pada luka yang telah dialaminya.

Banyak studi yang menyebut bahwa kesulitan memberi maaf, jika itu dibiarkan berlarut-larut, akan menjadi penyakit pada mental dan jiwa. Orang yang menolak untuk memaafkan tidak akan merasa tenang selama hidupnya, lantaran masih menyimpan dendam dan merawat luka.

Baca Juga:  4 Tips Agar Pola Tidur Lebih Baik dan Tidak Sakit Kepala

Jika kamu salah satu orang yang kesulitan untuk memaafkan, langkah-langkah di bawah ini barangkali bisa membantu kamu mengubah kesulitan itu.

1. Akui

Akui luka itu. Luka yang pernah kamu rasakan di masa lalu, terima hal itu sebagai perjalanan hidup. Sembari memahami mengapa seseorang bisa melukai kamu, konteksnya, dan lain-lain.

2. Pertimbangkan

Pertimbangkan bagaimana rasa sakit dan luka itu memberi pengaruh pada hidup kamu. Kata “mempertimbangkan” adalah kuncinya, sebab itu melibatkan pemikiran sebelum mengambil keputusan.

Sebelum kamu memutuskan untuk memaafkan seseorang atau tidak, pertimbangkan perasaan negatif yang kamu rasakan sejak kejadian itu.

Baca Juga:  4 Tips Agar Pola Tidur Lebih Baik dan Tidak Sakit Kepala

Bagaimana rasa sakit itu mengubah hidupmu? Seberapa merugikan kesalahan orang tersebut bagi kamu?

3. Terima

Terimalah bahwa kamu tidak pernah bisa mengubah masa lalu.

Tidak peduli seberapa besar kamu berharap rasa sakit itu dapat berubah, inilah saatnya untuk mengakui pada diri sendiri bahwa kemarahan kamu pada orang tersebut tidak akan menebus apa yang telah dia lakukan.

4. Tentukan

Tentukan apakah kamu akan memaafkan atau tidak. Ini adalah saat yang menentukan.

Keputusan ini tidak boleh dianggap enteng, karena akan menentukan masa depan hubungan kamu dengan orang itu.

5. Perbaiki

Perbaiki hubungan dengan orang yang pernah melukai kamu. Sebelum memaafkan orang itu, bangun kembali hubungan yang dulu pernah kamu jalani bersamanya.

Baca Juga:  4 Tips Agar Pola Tidur Lebih Baik dan Tidak Sakit Kepala

Menjalin kembali hubungan tersebut bertujuan untuk melihat sisi lain yang mungkin tidak kamu ketahui darinya, selain melihat perubahan apa yang terjadi dibanding sebelumnya. Dengan begitu, kamu punya bahan yang cukup untuk mengambil keputusan memaafkan atau tidak.

6. Memaafkan

Maafkan orang yang telah melukai kamu. Jika kamu sudah memahami dan mempraktekkan enam langkah di atas, kamu akan mudah memaafkan dia.

Maksud memaafkan di sini adalah memaafkan dengan tulus, baik hati dan pikiran, Bukan sekedar memaafkan secara verbal.

(dra)