Menu

Mode Gelap
Yayasan Nuraini Najamudin Raih Penghargaan The most Excellent Islamic Foundation 2022 dari CISA London

Nasional · 17 Agu 2020 12:55 WIB

Baju Adat Timor Tengah Selatan yang Dipakai Jokowi Keren Banget!


 Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengenakan baju adat Timor Tengah Selatan dari Nusa Tenggara Timur (NTT)/Net Perbesar

Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengenakan baju adat Timor Tengah Selatan dari Nusa Tenggara Timur (NTT)/Net

BANDUNGNEWS.ID- Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengenakan baju adat Timor Tengah Selatan dari Nusa Tenggara Timur (NTT) saat Upacara Peringatan Detik-detik Proklamasi di halaman Istana Merdeka Jakarta, Senin (17/8/2020). Jokowi bertindak sebagai Inspektur Upacara.

Berdasarkan siaran pers Sekretariat Presiden, kain baju adat yang dikenakan Jokowi memiliki motif Kaif berantai nunkòlo. Motif tersebut sudah dimodifikasi dari bentuk belah ketupat (motif geometris) dengan batang tengah yang berarti sumber air.

Sementara itu, di bagian pinggir bergerigi melambangkan wilayah yang berbukit dan berkelok-kelok. Adapun warna merah melambangkan keberanian laki-laki nunkolo.

Baca Juga:  Terbitkan Pepres, Presiden Jokowi Larang Investasi Industri Miras

Jokowi juga mengenakan dester (ikat kepala) berbentuk dua tanduk kecil yang artinya fungsi Raja yang melindungi. Ikat di kepala sebagai penutup kepala sebagai pelindung yang menjadi tanda kebesaran Raja sebagai Mahkota.

Tas sirih pinang dan kapur melambangkan budaya makan sirih pinang dari masyarakat nunkolo. Tas sirih pinang juga menandakan budaya pemersatu atau persatuan dan juga melambangkan tanda kasih dan hormat.

Tim Sabang ditugaskan sebagai pasukan pengibar bendera pusaka (Paskibraka) di Istana. Indrian Puspita Rahmadhani dari Provinsi Aceh terpilih sebagai pembawa bendera Merah Putih. Lahir di Bireuen, 10 November 2003, Indrian saat ini menempuh pendidikan di SMAN 1 Bireuen.

Baca Juga:  Arus Balik Lebaran 2021, Polisi Wajibkan Pemudik Bawa Surat Bebas Covid-19

Dua orang lainnya dari tim tersebut yang akan mengibarkan bendera Merah Putih ialah Muhammad Adzan dari Provinsi Nusa Tenggara Barat yang bertugas sebagai komandan kelompok sekaligus pembentang bendera. Kemudian, I Gusti Agung Bagus Kade Sanggra Wira Adhinata dari Provinsi Bali yang bertugas sebagai pengerek bendera.

Kolonel Inf. Muhammad Imam Gogor, A.A. didapuk menjadi Komandan Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia. Pria kelahiran Kediri, 16 Februari 1977, ini merupakan lulusan Akademi Militer tahun 1998. Saat ini ia menjabat sebagai Asops Paspampres.

Baca Juga:  Jabar Data Viz Festival Ajak Warga dan ASN Jadi Agent of Change

Adapun bertindak sebagai Perwira Upacara ialah Brigadir Jenderal TNI Syafruddin, S.E., M.M., M.Tr (Han). Lahir di Wajo, 3 Agustus 1964, saat ini menjabat sebagai Kepala Staf Garnisun Tetap I Jakarta. Beliau merupakan lulusan Akademi Militer tahun 1989.

Seperti diketahui, upacara HUT ke-75 RI di Istana digelar secara sederhana, khidmat dan menerapkan protokol kesehatan. Hal ini mengingat situasi pandemi virus corona (Covid-19) yang masih melanda tanah air. [red]

Artikel ini telah dibaca 23 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Digelar di Ponpes Miftahul Huda, GMP Berbagi Berlangsung Khidmat

28 November 2022 - 23:25 WIB

GMP Berbagi

Bantu Rakyat Kecil, GMP Karawang Gelar Bazar Sembako Murah

27 November 2022 - 14:11 WIB

Jabar MoU dengan Pemerintah Pusat, Komitmen Pengelolaan Sampah Citarum

19 November 2022 - 07:46 WIB

Ridwan Kamil Minta Polemik Pembangunan Masjid Margonda Depok di Musyawarahkan Sebaik Mungkin

18 November 2022 - 08:08 WIB

GMP Jabar Gelar Program Peduli Kasih, 100 Warga Ikuti Pengobatan Alternatif Gratis

13 November 2022 - 11:24 WIB

Wagub Jabar Lepas Ekspor Tanaman Hias di CPF 2022

11 November 2022 - 12:28 WIB

Trending di Jabar