Bangladesh Tangkap Ratusan Anggota Kelompok Islam


bangladesh
pixabay/maruf_rahman

BANDUNG NEWS – Ratusan anggota dan pendukung kelompok Islam, termasuk pemimpinnya yang berpengaruh, telah ditangkap di Bangladesh selama seminggu terakhir.

Penangkapan itu dilakukan setelah protes kelompok Islam terhadap kunjungan Perdana Menteri India Narendra Modi bulan lalu. 

Protes di beberapa distrik di Bangladesh sebagian besar dipimpin oleh kelompok Hefazat-e-Islam. Di mana anggotanya menuduh pemimpin nasionalis Hindu India memicu polarisasi agama dan mendiskriminasi minoritas, terutama Muslim, di negaranya.

Setidaknya 13 pendukung Hefazat tewas dalam tembakan polisi selama demonstrasi selama berhari-hari. Tembakan itu dilesatkan ketika mereka menyerang kantor polisi dan gedung pemerintah lainnya, dan memblokir jalan raya di tempat lain di negara itu.

Di ibu kota Dhaka, mereka bentrok dengan polisi di luar Masjid Nasional Baitul Mukarram utama negara itu selama kunjungan tersebut.

Pada hari Minggu, sekretaris gabungan kelompok itu, Mamunul Haque, ditangkap di sebuah madrasah (sekolah Islam) di lingkungan Mohammadpur Dhaka.

“Kami akan menyelidiki semua tuduhan terhadapnya karena Haque dituduh dalam sejumlah kasus terkait dengan penghasutan kekerasan,” kata pejabat senior Kepolisian Dhakam, Rashid, seperti dikutip Bandung News dari Aljazeera, Senin (19/4/2021)

Baca Juga:  Diduga Terserang Ledakan Bom, Mantan Presiden Maladewa Terluka
Baca Juga:  Covid Memburuk di India: Lebih dari 400.000 Kasus Baru, 3.980 Tewas

Sebanyak 298 anggota Hefazat dan pendukung lainnya ditangkap di distrik pedesaan timur Brahmanbaria di mana demonstrasi anti-Modi juga diadakan.

“Kami menangkap mereka dengan mengidentifikasi mereka melalui rekaman video,” kata wakil kepala polisi Brahmanbaria, Mohammad Roish Uddin, kepada kantor berita AFP.

Juru bicara Hefazat Jakaria Noman Foyezi mengatakan kepada AFP bahwa 23 pemimpin organisasinya telah ditahan oleh polisi, menyebut klaim polisi terhadap mereka “palsu dan dibuat-buat”.

Baca Juga:  Covid Memburuk di India: Lebih dari 400.000 Kasus Baru, 3.980 Tewas

Didirikan pada 2010, Hefazat adalah organisasi Islam garis keras terbesar di Bangladesh dan mendapat dukungan dari jutaan siswa dan guru di ribuan sekolah agama di negara mayoritas Muslim itu.

Meskipun organisasi itu mengatakan itu bukan partai politik, organisasi itu menjadi terkenal setelah jatuhnya Jamaat-e-Islami, partai politik Islam terbesar di Bangladesh.

Para pemimpin Hefazat dalam khotbah mereka secara teratur berbicara tentang politik negara, menganjurkan revolusi Islam di negara berpenduduk 160 juta orang itu.

(rian)