Menu

Mode Gelap
 

Jabar · 15 Mei 2022 23:45 WIB

Bank Indonesia Apresiasi Tingginya Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I Tahun 2022


 Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat mendampingi Presiden RI Joko Widodo membagikan Bantuan Langsung Tunai kompensasi minyak goreng dan bantuan modal usaha kepada para pedagang di Kota Cirebon, Rabu (13/4/2022). (Foto: Aldien/Biro Adpim Jabar) Perbesar

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat mendampingi Presiden RI Joko Widodo membagikan Bantuan Langsung Tunai kompensasi minyak goreng dan bantuan modal usaha kepada para pedagang di Kota Cirebon, Rabu (13/4/2022). (Foto: Aldien/Biro Adpim Jabar)

BANDUNG NEWS – Pertumbuhan ekonomi Jawa Barat pada triwulan 1/2022 mencapai 5,61 persen, lebih tinggi dari pertumbuhan ekonomi nasional.

Tingginya pertumbuhan ekonomi itu mendapatkan apresiasi dari Bank Indonesia.  Pertumbuhan diatas lima persen menunjukan naiknya ekspor, investasi, maupun konsumsi masyarakat di Jabar.

Deputi Gubernur Bank Indonesia Doni P Joewono mengemukakan, Jabar patut berbangga dengan pencapaian pertumbuhan tersebut yang menurutnya sudah on the track.

“Apresiasi kepada Pak Gubernur Ridwan Kamil atas pencapaian ini. Diatas lima persen itu sudah menunjukan hal yang bagus. Ekspor bagus, konsumsi naik, dan investasi tumbuh,” kata Doni di sela pembukaan event Karya Kreatif Jabar (KKJ) dan Pekan Kerajinan Jawa Barat (PKJB) di Trans Luxury Hotel Bandung, Sabtu (14/5/2022).

Baca Juga:  Jelang Uji Klinis, Ridwan Kamil Siapkan Fisik dan Mental

Menurutnya, capaian itu tidak lepas dari keberhasilan Jabar dalam menanggulangi bencana dan pemberian vaksin, yang membuat mobilitas masyarakat kembali normal dengan protokol kesehatan ketat.

“Ekspor Jabar tumbuh 17 persen,  konsumsi juga memberikan share 60 persen kepada pertumbuhan ekonomi. Artinya, vaksinasi berjalan maksimal, sehingga mobilitas kembali bergerak,” jelasnya.

Ia juga mendorong UMKM di Jabar masuk dalam katalog elektronik (e-katalog), sehingga belanja pemerintah Jabar akan terserap UMKM. Secara tidak langsung, Pemda Povinsi Jabar sudah menjadi offtaker bagi produk UMKM.

Baca Juga:  Ridwan Kamil Paparkan Penanggulangan COVID-19 kepada KPCPEN

“BI akan terus mendukung Jabar dalam membantu UMKM, termasuk mendorong UMKM masuk dalam e-katalog pemerintah dan BUMN,” tuturnya.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan, UMKM di Jabar memiliki kesempatan bagus dengan masuk dalam belanja pemerintah atau e-katalog.

“Apalagi Presiden mengarahkan 40 persen belanja melalui e-katalog, sama dengan Rp 169 triliun. Kesempatan emas tentunya bagi UMKM di Jabar,” ujarnya.

Baca Juga:  Pasca – Banjir di Sukabumi, Ridwan Kamil Minta Masyarakat Waspada Memasuki Musim Hujan

Ia berharap UMKM di Jabar segera melakukan registrasi e-katalog dengan produk berkualitasnya.

“Ini akan semakin mendorong pertumbuhan ekonomi Jabar dari sisi konsumsi dan belanja pemerintah. Tahun 2022 kita fokus untuk kebangkitan ekonomi Jabar,” tutur Kang Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil.

Sementara itu Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki menyebutkan lebih dari 1.000.000  UMKM sudah terdaftar di e-katalog pemerintah dengan jumlah produk mencapai 304.000 jenis.

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Gelar Turnamen Terbuka, Muhammad Farhan Regenerasikan Atlet Akuatik Olimpiade 2032

15 Juni 2022 - 13:27 WIB

Dinkes Jabar bersama Kab/Kota Layani Pemudik Mulai dari Kecelakaan Hingga Vaksin Booster

28 Mei 2022 - 13:14 WIB

Jawa Barat Tindaklanjuti Penjajakan PLTB dengan Investor Inggris

26 Mei 2022 - 22:32 WIB

Wagub Jabar Dorong Petani Generasi Zilenial Mampu Bangkitkan Jawa Barat Swasembada Pangan

25 Mei 2022 - 22:17 WIB

Jabar Raih Opini WTP Kesebelas Kalinya

25 Mei 2022 - 22:14 WIB

Pemda Provinsi Jabar Gagas Inovasi Pendanaan Pembangunan Kompetitif untuk tingkatkan kualitas perencanaan pembangunan

25 Mei 2022 - 22:05 WIB

Trending di Jabar