Menu

Mode Gelap
 

Kota Bandung · 6 Agu 2020 13:31 WIB

Bantu 56.376 Siswa dan Mahasiswa, Pemkot Bandung Anggarkan Rp126,3 Miliar


 ilustrasi/net Perbesar

ilustrasi/net

BANDUNGNEWS.ID РUntuk membantu warga tetap bisa mengenyam pendidikan pada tahun 2020 ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menganggarkan dana sebesar Rp126.353.160.000.

Anggaran tersebut untuk membantu 56.376 siswa dan mahasiswa Rawan Melanjutkan Pendidikan (RMP).

Bantuan tersebut terdiri dari bantuan pendidikan dan bantuan personal. Bantuan pendidikan diberikan kepada 38.255 siswa sekolah swasta dan mahasiswa.

Mereka terdiri dari 7.556 siswa Sekolah Dasar (SD), 10.565 siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP), 4.515 siswa Sekolah Menengah Atas (SMA), 12.038 siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), dan 3.581 mahasiswa.

Baca Juga:  Ekonomi Belum Stabil, TP-PKK Gencarkan Bandung Tanginas

Besaran bantuan yang akan disalurkan untuk siswa SD sebesar Rp2.160.00/siswa/tahun, SMP Rp4.275.00/siswa/tahun, siswa SMA/SMK Rp2 juta/siswa/ tahun, dan untuk perguruan tinggi Rp 4,8 juta/mahasiswa/tahun.

Untuk bantuan personal diberikan kepada 18.121 siswa SD dan SMP. Total bantuan personal yaitu sebesar Rp14.572.025.000. Dari jumlah tersebut diberikan kepada 7.556 siswa SD sebesar Rp775.000/siswa/tahun. Sedangkan untuk siswa SMP berjumlah 10.565 siswa dengan bantuan sebesar Rp825.000/siswa/tahun.

Baca Juga:  Pemkot Bandung Raih Peringkat Satu Transaksi Digital se-Jabar

Semua bantuan tersebut berdasarkan proposal yang masuk ke Pemkot Bandung. Proposal bantuan pendidikan yang masuk berjumlah 448 pengajuan dan proposal bantuan personal sebanyak 219 pengajuan.

Kepala Seksi Kelembagaan dan peserta didik PPSD Kota Bandung, Risman Al Isnaeni mengungkapkan, data ini adalah siswa ini RMP di tahun 2019. “Alhamdulillah di Juni lalu sudah tersalurkan sebanyak 50 persen,” katanya di Balai Kota Bandung.

Baca Juga:  Pandemi Corona, Bisnis Kuliner Naik Daun dan Berkembang Pesat

Ia memprediksi, pada tahun 2021 mendatang, jumlah siswa RMP akan mengalami peningkatan. Hal itu terkait dengan kondisi ekonomi saat ini yang melemah akibat pandemi Covid-19.

“Untuk itu, perlu ada pendataan agar warga yang terdampak bisa terdaftar dalam DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial),” katanya. (red)

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Pemkot Bandung Raih Peringkat Satu Transaksi Digital se-Jabar

9 Agustus 2022 - 18:11 WIB

Total Vaksinasi Booster di Kota Bandung Capai 764.772 Orang

5 Agustus 2022 - 18:44 WIB

Pemkot Bandung Siapkan Juknis Booster 2 untuk 24.000 Nakes

3 Agustus 2022 - 15:34 WIB

Walkot Bandung Ajak Warga Meriahkan HUT RI ke-77

2 Agustus 2022 - 13:51 WIB

Kota Bandung Jadi Tuan Rumah Konferensi Internasional Ketahanan Pangan

2 Agustus 2022 - 13:43 WIB

Tim Putri Babakan Ciparay Juara Piala Wali Kota Bandung Cup 2022

1 Agustus 2022 - 10:58 WIB

Trending di Kota Bandung