Begini Nasib Rizky Billar di Dunia Hiburan Usai KDRT

  • Bagikan

BANDUNG NEWS – Usai Lesti Kejora melaporkan Rizky Billar ke Polres Metro Jakarta Selatan atas tuduhan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) pada Rabu, 28 September 2022 pukul 22.27 WIB, Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) angkat bicara.

Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) akan menindak tegas setiap pelaku kekerasan dalam rumah tangga.

KPI meminta seluruh lembaga penyiaran agar tidak menjadikan pelaku KDRT sebagai pengisi acara atau penampil dalam semua program siaran baik di televisi maupun radio.

Baca Juga:  Gak Disetujui Orang Tua? Ini Saran Ahmad Dhani untuk Kaum Milenial

Alasannya karena para figur publik yang terindikasi sebagai pelaku KDRT di lembaga penyiaran akan berdampak negatif terhadap usaha penghapusan KDRT di Indonesia.

Pernyataan tersebut di sampaikan Komisioner KPI Pusat Bidang Kelembagaan Nuning Rodiyah pada 29 September 2022.

Nuning mengatakan, setiap figur publik harus memberi contoh positif kepada para pemirsa baik melalui hal yang nampak di layar kaca maupun dalam kehidupan sehari-hari.

Baca Juga:  Beda dengan Kasus Ariel Noah, Dua Orang Penyebar Video Mesum Gisel Dituntut 1 Tahun Penjara

“Segala bentuk kekerasan terutama KDRT, merupakan pelanggaran terhadap hak asasi manusia,” ujar Nuning, dilansir dari situs resmi KPI pada Sabtu, 1 Oktober 2022.

Selain itu, kekerasan dan KDRT juga termasuk bentuk diskriminasi serta kejahatan terhadap martabat kemanusiaan yang dinilai harus dimusnahkan.

Diketahui, bahwa KDRT yang terjadi kepada Lesti itu terjadi usai wanita yang kerap disapa Dede ini mengetahui dugaan perselingkuhan yang dilakukan Rizky Billar. Lalu, Billar emosi saat Lesti Kejora meminta dipulangkan ke rumah orang tuanya.

  • Bagikan