Menu

Mode Gelap
 

Uncategorized ยท 10 Agu 2020 19:17 WIB

Beirut Rusuh Pascaledakan, Polisi Tewas Ratusan Orang Terluka


 Kerusuhan di Beirut Lebanon pascaledakan/Net Perbesar

Kerusuhan di Beirut Lebanon pascaledakan/Net

BANDUNGNEWS.ID- Polisi Lebanon menembakkan gas air mata untuk membubarkan massa yang melemparkan batu dan memblokir jalan dekat gedung parlemen di Beirut, Ahad (9/8). Kemarin merupakan hari kedua demonstrasi antipemerintah pascaledakan.

Kobaran api muncul di pintu masuk ke Alun-alun Parlemen ketika para demonstran berupaya merangsek masuk ke lokasi yang dikelilingi pagar betis, menurut gambar yang ditayangkan televisi. Para pengunjuk rasa juga membobol kantor kementerian perumahan dan transportasi.

Koresponden Reuters mengatakan polisi antikerusuhan, dengan mengenakan rompi antipeluru dan memegang pentungan, bentrok dengan para demonstran ketika ribuan orang berkumpul di Alun-alun parlemen dan dekat Lapangan Syuhada. Dua menteri kabinet mengundurkan diri di tengah kejatuhan politik karena ledakan di pelabuhan Beirut pada Selasa (4/8) serta krisis ekonomi yang mendera Lebanon selama berbulan-bulan.

Baca Juga:  Pocari Sweat Run Indonesia Kembali Hadir di Kota Bandung

Kedua menteri itu mundur dengan alasan pemerintah tidak melakukan reformasi. Menteri Lingkungan Damianos Kattar mundur dari jabatannya pada Ahad. Pemerintah kehilangan banyak kesempatan untuk melakukan reformasi, kata Kattar dalam pernyataan.

Kepergian Kattar mengikuti langkah Menteri Informasi Manal Abdel Samad, yang pada Ahad menyatakan mengundurkan diri pascaledakan. Pada Sabtu (8/8), kemarahan memuncak di beberapa lokasi di pusat kota Beirut. Jumlah pengunjuk rasa merupakan yang terbesar sejak Oktober ketika ribuan orang turun ke jalan untuk menuntut korupsi diakhiri, juga tata kelola pemerintahan yang buruk.

Baca Juga:  Ridwan Kamil Beserta Istri Bertakziah di Kediaman Almarhum Tjahjo Kumolo

Sekitar 10 ribu orang pada Sabtu berkumpul di Lapangan Syuhada, yang berubah menjadi tempat bentrokan antara polisi dan para demonstran. Massa berusaha mendobrak pagar pembatas di sepanjang jalan menuju gedung parlemen.

Beberapa demonstran menyerbu kantor-kantor kementerian serta gedung Asosiasi Bank Lebanon. Satu polisi tewas dan Palang Merah menyebutkan lebih dari 170 orang cedera dalam bentrokan itu. Ledakan lebih dari 2.000 ton amonium nitrat di pelabuhan Beirut pada Selasa menewaskan 158 orang dan melukai lebih dari 6.000 lainnya. [red]

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

PMK di Jabar Menurun, Uu Ruzhanul: Vaksinasi dan Skrining Hewan Tetap Jalan

30 Juli 2022 - 19:34 WIB

Atalia:Sekoper Cinta Tumbuhkan Ekonomi dari Kreativitas Perempuan

28 Juli 2022 - 20:22 WIB

Ridwan Kamil Tantang PWRI Jabar Hasilkan Gagasan Terkait Isu Kekinian

28 Juli 2022 - 19:36 WIB

Ridwan Kamil Bertemu Ironman Asal Cirebon

28 Juli 2022 - 17:34 WIB

Ridwan Kamil Dukung Ekspresi Warga di Ruang Publik Asal Jaga Ketertiban

28 Juli 2022 - 16:54 WIB

Cegah Perundungan, Ridwan Kamil: Guru Awasi Jam – Jam Kritis

28 Juli 2022 - 16:51 WIB

Trending di Uncategorized