Menu

Mode Gelap
Yayasan Nuraini Najamudin Raih Penghargaan The most Excellent Islamic Foundation 2022 dari CISA London

Jabar · 23 Sep 2020 19:45 WIB

Provinsi Jawa Barat Jadi Pilot Project Pembentukan CSIRT di Indonesia


 Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Barat (Jabar) Setiawan Wangsaatmaja meresmikan Computer Security Incident Response Team Provinsi Jabar (JabarProv-CSIRT) di Jabar Command Center, Kota Bandung, Rabu (23/9/2020). Perbesar

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Barat (Jabar) Setiawan Wangsaatmaja meresmikan Computer Security Incident Response Team Provinsi Jabar (JabarProv-CSIRT) di Jabar Command Center, Kota Bandung, Rabu (23/9/2020).

BANDUNGNEWS.ID – Provinsi Jabar dipilih Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) sebagai pilot project pembentukan CSIRT di Indonesia. Pemilihan itu berdasarkan hasil pengukuran tingkat maturitas penanganan insiden keamanan siber, dan tertuang dalam Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Prioritas Nasional Pembentukan CSIRT Tahun 2020.

“Keamanan siber perlu ditingkatkan seiring dengan meningkatnya pengguna internet dan tingginya angka kejahatan siber di Indonesia,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Barat (Jabar) Setiawan Wangsaatmaja saat meresmikan Computer Security Incident Response Team Provinsi Jabar (JabarProv-CSIRT) di Jabar Command Center, Kota Bandung, Rabu (23/9/20).

Baca Juga:  PPKM Darurat, Wagub Jabar Sidak Perusahaan yang Berada di Kota Tasikmalaya

Berdasarkan hasil survei Hootsuite (We are Social) pada Januari 2020, sekitar 175,4 juta masyarakat Indonesia menggunakan internet. Dan 160 juta di antaranya aktif mengakses media sosial. Sementara BSSN mencatat, pada Januari hingga April 2020, terdapat 88,4 juta serangan siber di Indonesia.

“Saya yakin saat ini sangat perlu (pembentukan CSIRT), apalagi di situasi pandemi dan semua dipaksa untuk bermain di ruang maya ini, dan BSSN sudah melangkah lebih awal,” kata Setiawan.

Baca Juga:  Wagub Jabar Tinjau Vaksinasi Covid-19 di Ponpes Miftahul Huda

“Kami sangat mendukung. Oleh karena itu, sekali lagi, saya ucapkan terima kasih dan mohon terus bimbingannya dari BSSN,” imbuhnya.

Pembentukan JabarProv-CSIRT berdasarkan Keputusan Gubernur Jawa Barat Nomor: 048.05/Kep.280-Diskominfo/2020 Tentang Tim Tanggap Insiden Keamanan Komputer Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat.

Setiawan berharap JabarProv-CSIRT dapat membangun, mengoordinasikan, mengolaborasi, dan mengoperasionalkan, sistem mitigasi, manajemen krisis, penanggulangan dan pemulihan terhadap insiden keamanan siber di lingkungan Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Jabar.

Baca Juga:  Tanaman Hias dan Ubi Jalar Jadi Komoditas Unggulan Tanaman Pangan dan Holtikultura

(Mil)

Artikel ini telah dibaca 23 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Digelar di Ponpes Miftahul Huda, GMP Berbagi Berlangsung Khidmat

28 November 2022 - 23:25 WIB

GMP Berbagi

Bantu Rakyat Kecil, GMP Karawang Gelar Bazar Sembako Murah

27 November 2022 - 14:11 WIB

Jabar MoU dengan Pemerintah Pusat, Komitmen Pengelolaan Sampah Citarum

19 November 2022 - 07:46 WIB

Ridwan Kamil Minta Polemik Pembangunan Masjid Margonda Depok di Musyawarahkan Sebaik Mungkin

18 November 2022 - 08:08 WIB

GMP Jabar Gelar Program Peduli Kasih, 100 Warga Ikuti Pengobatan Alternatif Gratis

13 November 2022 - 11:24 WIB

Wagub Jabar Lepas Ekspor Tanaman Hias di CPF 2022

11 November 2022 - 12:28 WIB

Trending di Jabar