Menu

Mode Gelap
 

Uncategorized · 6 Des 2020 18:48 WIB

BKKBN Jabar bersama DPR RI Sosialisasi Program Pembangunan Keluarga di Bekasi


 BKKBN Jabar bersama DPR RI Sosialisasi Program Pembangunan Keluarga di Bekasi Perbesar

BANDUNG NEWS – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Jawa Barat (Jabar), menggelar sosialisasi program Pembangunan Keluarga.

Kegiatan ini gencar dilakukan guna mengedukasi kalangan remaja atau generasi muda agar nantinya dapat terwujud keluarga yang berkualitas.

Menggusung tema “Semangat 21-25 Keren Menuju Jawa Barat Juara Lahir Batin”. Dalam sosialisasi tersebut, turut hadir anggota Komisi IX DPR RI drg. Putih Sari, dan perwakilan BKKBN Jabar, Drs. Rahmat Mulkan M.Si. Acara berlangsung di Aula Desa Sukajadi, Kecamatan Sukakarya, Kabupaten Bekasi, Jabar, pada Minggu (6/12/2020).

Baca Juga:  Mobilisasi Petugas, Jabar Akselerasi Vaksinasi PMK

Dalam kesempatan itu, drg Putih Sari, menyampaikan bahwa dalam masa tingginya angka pandemi Covid-19, BKKBN bersama mitra kerja melakukan peningkatan pendekatan kepada masyarakat dan berusaha memberikan pelayanan KB dengan kualitas keluarga terbaik dengan melaksanakan 8 fungsi, kata dia.

“BKKBN diamanahkan untuk tetap meningkatkan kualitas keluarga berencana, walaupun dalam masa pandemi seperti ini, dan program ini harus tetap jalan,” ujarnya.

Baca Juga:  DPR Minta Lembaga Penyiaran Boikot Terpidana Pedofil Saipul Jamil

Selanjutnya, Rahmat Mulkan, dalam penyampaian materi-nya dia mengingatkan kepada generasi muda untuk tidak melakukan pernikahan di usia dini. “Ada 7 cara pemberian KB kepada masyarakat dan saya berharap seluruh masyarakat dapat melalukan program tersebut,” katanya.

Lebih lanjut dikatakan Rahmat, bahwa Idealnya usia menikah sebagaimana dalam program BKKBN yaitu usia 21 untuk perempuan dan 25 tahun untuk laki-laki. “Menikah tuh untuk perempuan usia 21 dan laki-laki 25 tahun. Kerena berbahaya apabila menikah di usia dini,” tandasnya.

Baca Juga:  bank bjb Turut Mensukseskan Launching Laboratorium Inovasi Daerah Kabupaten Tangerang

“Kalau menikah usia dini, tulang pinggang wanita tuh belum cukup kuat nantinya ketika hamil. Dan, di kawatirkan nanti melahirkan bayi yang mengalami stunting,” ujar Rahmat.

Ditambahkan, bahwa BKKBN juga mempunyai tageline baru, yang mana semula “2 anak Cukup” sekarang dirubah menjadi “2 anak sehat” sehingga tagline ini menjadi lebih mendalam kepada masyarakat terkait dengan Keluarga Berencana.

(bnd)

 

 

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

PMK di Jabar Menurun, Uu Ruzhanul: Vaksinasi dan Skrining Hewan Tetap Jalan

30 Juli 2022 - 19:34 WIB

Atalia:Sekoper Cinta Tumbuhkan Ekonomi dari Kreativitas Perempuan

28 Juli 2022 - 20:22 WIB

Ridwan Kamil Tantang PWRI Jabar Hasilkan Gagasan Terkait Isu Kekinian

28 Juli 2022 - 19:36 WIB

Ridwan Kamil Bertemu Ironman Asal Cirebon

28 Juli 2022 - 17:34 WIB

Ridwan Kamil Dukung Ekspresi Warga di Ruang Publik Asal Jaga Ketertiban

28 Juli 2022 - 16:54 WIB

Cegah Perundungan, Ridwan Kamil: Guru Awasi Jam – Jam Kritis

28 Juli 2022 - 16:51 WIB

Trending di Uncategorized