Menu

Mode Gelap
Yayasan Nuraini Najamudin Raih Penghargaan The most Excellent Islamic Foundation 2022 dari CISA London

Uncategorized · 7 Des 2020 19:07 WIB

BKKBN Jabar Kembali Gelar Sosialisasi Program Pembangunan Keluarga


 BKKBN Jabar Kembali Gelar Sosialisasi Program Pembangunan Keluarga Perbesar

BANDUNG NEWS – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Jawa Barat (Jabar), kembali menggelar Sosialisasi Program Pembangunan Keluarga di Aula Desa Sukamulya, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi, Senin (7/12/2020).

Adapun tema acara tersebut ialah, “Semangat 21-25 Keren Menuju Jawa Barat Juara Lahir Batin”.

Kemudian kegiatan tersebut, dihadiri anggota Komisi IX DPR RI drg. Putih Sari, Sekretaris Perwakilan BKKBN Jabar, Drs. Rahmat Mulkan M.Si, serta Kepala Desa (Kades) Sukamulya Suhardi.

“Saya ucapkan selamat datang kepada ibu Putih Sari, selaku anggota DPR RI dari komisi IX dan dari perwakilan BKKBN Jabar. Terima kasih sudah mengunjungi Desa kami dan sudah mau memberikan penyuluhan terhadap warga kami,” kata Suhardi

Baca Juga:  Ridwan Kamil Siapkan Program Khusus Tangani Covid-19

Sementara itu, drg. Putih Sari dalam sambutannya menghimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada dalam situasi Covid-19. “Masyarakat jangan lengah, walaupun dalam kondisi Covid-19, kita harus tetap kuat dan waspada serta harus terus melaksanakan protokol kesehatan, agar keluarga kita selamat dari bahaya Covid,” imbaunya.

Putih Sari menambahkan bahwa sosialisasi ini merupakan program rutin yang dilaksanakan Komisi IX DPR RI, yang bermitra dengan BKKBN. “Ini merupakan program rutin yang dilakukan oleh Komisi IX DPR RI bermitra dengan BKKBN, walaupun ditengah pandemi Covid 19,” ujarnya.

Baca Juga:  DPRD Jabar Mulai Lakukan Vaksinasi Covid-19 Tahap Pertama

Sedangkan Rahmat Mulkan, mengajak kepada masyarakat untuk senantiasa menjaga keluarga. “Ditengah wabah pandemi Covid-19 ini, kita harus tetap menjaga kesehatan, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan,” ucapnya.

Dikatakan Rahmat, BKKBN dalam hal ini, senantiasa mengajak masyarakat untuk menjadi keluarga yang terencana. Dan, lanjut dia BKKBN juga ada Bina Keluarga Balita (BKB), Bina Keluarga Remaja (BKR) dan Lansia (BKL). “Ya, kita ada program BKB, kemudian ada BKR, dan BKL,” ujarnya.

Baca Juga:  Gak Usah Muluk-muluk, Begini Cara Raffi Ahmad Membangun Mimpi

Kemudian untuk remaja yang hendak menikah, harus berusia 21 tahun untuk perempuan, dan 25 untuk laki laki. Maksudnya, agar nanti ketika punya anak, anaknya lahir dengan sehat. “Karena kalau perempuan menikah kurang dari 21 tahun, itu riskan sekali bayi nya, bahkan di kawatirkan nanti mengalami stunting,” ujar Rahmat.

(bnd)

 

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Doakan Ganjar Pranowo, GMP Gelar Program Mengaji

24 November 2022 - 10:29 WIB

Cara Cek dan Registrasi IMEI Untuk Pelanggan XL Axiata

28 Oktober 2022 - 07:14 WIB

Fakta: Perempuan Lebih Mengingat Kata-kata Dibandingkan Laki-laki

19 Oktober 2022 - 09:05 WIB

3 Tersangka Judi Online Ditangkap, Polisi: Bukan Jaringan Apin BK

15 Oktober 2022 - 09:42 WIB

Hati-hati, BMKG Sebut Cuaca Ekstrem di Jawa Barat akan Terjadi Sepekan Kedepan

10 Oktober 2022 - 10:08 WIB

Rizky Billar Mangkir dari Pemeriksaan, Kedapatan Ngamuk di Media Sosial

10 Oktober 2022 - 09:48 WIB

Trending di Uncategorized