Menu

Mode Gelap
Yayasan Nuraini Najamudin Raih Penghargaan The most Excellent Islamic Foundation 2022 dari CISA London

Ekbis · 22 Jul 2020 22:09 WIB

Boleh Dites! 10 Bisnis Ini Laris Manis Saat Pandemi Covid-19


 ilustrasi/net Perbesar

ilustrasi/net

BANDUNGNEWS.ID – Sudah terbukti akibat virus COVID-19 telah menghancurkan berbagai sektor bisnis dan ekonomi. Namun, di balik keganasan pandemi ini, masih ada sebagian kecil entrepreneur yang justru melihat peluang untuk dikembangkan.

Berbagai inovasi terus dilakukan sehingga bisnis yang dijalankan bisa tetap survive dan bertahan di tengah krisis Covid-19 ini. Yuswohady, Managing Partner Inventure dalam laporannya menyebutkan sedikitnya terdapat 50 inovasi yang dilakukan perusahaan untuk bertahan bahkan menyalip para pesaingnya di tengah krisis.

Berikut 10 ide inovasi paling sederhana yang dapat diikuti oleh para pelaku usaha kecil dan menengah seperti dikutip dari The 50 Survival Innovation Ideas That Matter dari Inventure Knowledge seperti dikutip dari bisnis.com.

1. “Kopi Seliter” @home

Di saat semua orang di rumah, konsumsi produk kuliner rumahan family-size package meningkat. Hal ini dimanfaatkan oleh pemilik coffee shop untuk membuat produk yang bisa dinikmati di rumah bersama keluarga. Pemain lokai seperti Kopi Tuku, Kopi Toko Djawa dan Bahagia Kopi mengeluarkan varian “Kopi Seliter” untuk segmen konsumen yang ingin menikmati kopi di rumah.

2. Travelogistics

Perusahaan travel terpuruk dengan pemberlakuan PSBB. Maka perusahaan seperti Cititrans, Daytrans dan Big Bird harus melakukan survival innovation agar tidak gulung tikar dengan beralih fungsi dari mengantar penumpang ke mengantarkan barang.  Layanan kirim paket, same-day delivery, dan jemput paket menjadi unggulan saat ini. Istilah Travelogistic menjadi strategi utama mereka menciptakan revenue stream di tengah amukan wabah.

Baca Juga:  Ekonomi Korsel Jatuh ke Dalam Resesi pada Kuartal II Tahun Ini

3. On-Demand Cleaning Services

Selama wabah permintaan terhadap produk/layanan kesehatan meningkat pesat. Ini merupakan peluang bagi sektor perhotelan dengan melakukan utilisasi aset yang mereka miliki yaitu kompetensi di bidang housekeeping khususnya cleaning services. Maka Hotel Teraskita (by Dafam) dan Hotel Ambhara meluncurkan layanan “on-demand cleaning service” dengan label kebersihan prima “berkelas hotel” ke rumah-rumah.

4. Home Leisure Wear

Pembelian produk fesyen kian turun kala masyarakat tidak keluar rumah. Tapi brand fesyen tak kehilangan akal. Mereka mendorong tren “homeleisure wear” walaupun di rumah tapi pakaian tetap fashionable karena bisa dipamerkan via Instagram.

Brand global H&M misalnya, membesut campaign #AtHomeWithHM mempromosikan produk fesyen pajama & loose style. Ketika hashtag #OnePajamaForTheWholeCNY booming viral saat tahun baru Cina, Dodococo brand fesyen, menggelar campaign #WorkFromHome dan #PajamaChallenge.

5. “Untouchable” Product

Penyebaran virus corona yang cepat membuat semua orang menjadi was-was untuk bersentuhan dengan apapun. Contactless lifestyle akan menjadi new normal. Maka TOTO mengeluarkan produk sanitary yang memungkinkan penggunanya tidak perlu memegang atau menekan tombol apapun ketika menggunakannya. Ditambah dengan fitur ultraviolet yang membuat penggunanya lebih aman terhindar dari bakteri. Inovasi ini merupakan respon terhadap perubahan perilaku konsumen saat wabah merebak.

Baca Juga:  Indah dan Sejuk, Curug Cisanggarung Bisa Jadi Pilihan Tempat Liburan Saat New Normal

6. Coronassurance for Fear Customers

Walaupun daya beli menurun, namun saat ini asuransi kesehatan merupakan salah satu yang sangat dibutuhkan oleh konsumen. Untuk memproteksi konsumen dari Covid-19, AstraLife mengeluarkan produk asuransi yang memproteksi nasabahnya dari penyakit ancaman Covid-19. Ditambah dengan fitur online yang memungkinkan nasabah membeli asuransi tanpa ke luar rumah, survival innovation ini menjadi penyelamat perusahaan asuransi.

7. Frozen Food Is the New Normal

Permintaan produk frozen food semakin meningkat di kala mereka tak bisa berpergian ke luar rumah. Apalagi emak-emak milenial memang tidak piawai memasak, sehingga mereka memasak yang mudah-mudah (simple cooking). Kondisi ini dimanfaatkan Es teler 77 dan Hokben untuk mengeluarkan varian produk frozen dan “ready to eat” untuk mengantisipasi pelanggan dine-in yang terus merosot.

8. WFH = “Work from Hotel”

Staycation akan menjadi new normal pasca Covid-19. Karena itu hotel seperti The Trans di Bandung menawarkan paket staycation dengan konsep “Pay Now, Save More“, bayar sekarang untuk menginap 3 bulan ke depan setelah Covid-19 lewat, dengan diskon yang sangat menarik. Begitu juga hotel-hotel di Bali menawarkan paket “Work from Hotel” dengan bargain price yang tak bisa ditolak konsumen. Sementara aplikasi penyewaan properti Travlio menawarkan “Work from Apartment“.

Baca Juga:  Menko Perekonomian: Penyaluran KUR 2021 saat ini Capai Rp21,84 Triliun

9. Beauty On-Demand

Ketika konsumen harus tinggal di rumah dan tak bisa mengunjungi klinik kecantikan untuk mendapatkan treatment, maka beberapa klinik kecantikan melakukan strategi jemput bola menyambangi pelanggan. Salah satunya adalah ERHA yang meluncurkan beberapa layanan mulai dari drive-thru treatment dimana konsumen bisa melakukan suntik vitamin C di mobil, virtual consultation, hingga membeli produk mereka secara online dan dikirim ke rumah.

10. Resto Experience @ Home

Sektor resto & kafe paling terdampak oleh Covid-19 karena tidak ada konsumen yang dine-in. Karena itu mereka melakukan survival innovation menghadirkan “resto experience” di rumah konsumen. Magal, Raa Cha dan Shabu Jin menghadirkan layanan home delivery “BBQ at home”. Mulai dari bahan makanan, condiment, sampai alat masak dan piringnya semua disediakan dan dikirim ke rumah.

 

Artikel ini telah dibaca 11 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Antisipasi Dampak Resesi, PemProv Jawa Barat Siapkan Subsidi BLT Pekerja

18 November 2022 - 08:13 WIB

PT Agronesia Gandeng BRIN dan Politeknik ATK Yogyakarta Guna Kembangkan Usaha

10 November 2022 - 07:44 WIB

Rayakan Ulang Tahun ke-26 XL Axiata Lakukan Beragam Program Sosial

10 Oktober 2022 - 11:09 WIB

XL Axiata dan Huawei Raih Penghargaan pada TM Forum 2022 Catalyst Awards

5 Oktober 2022 - 08:43 WIB

G20 EMPOWER – Microsoft Indonesia Kolaborasi Tingkatkan Partisipasi Perempuan dalam Pertumbuhan Ekonomi Digital 

9 Juli 2022 - 12:53 WIB

Axiata dan XL Axiata Sukses Selesaikan Akuisisi 66,03% Saham Link Net

23 Juni 2022 - 21:44 WIB

Trending di Ekbis