Menu

Mode Gelap
 

Jabar ยท 27 Jun 2022 20:49 WIB

Bulan Imunisasi Anak Nasional, Jabar Optimistis Target Imunisasi 3,4 Juta Anak Tercapai


 Ketua TP-PKK Provinsi Jawa Barat Atalia Praratya Ridwan Kamil. Perbesar

Ketua TP-PKK Provinsi Jawa Barat Atalia Praratya Ridwan Kamil.

BANDUNG NEWS- Pada Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) Agustus – September 2022 mendatang, Provinsi Jawa Barat akan menyasar 3,4 juta anak untuk diimunisasi.

BIAN merupakan program imunisasi bagi balita dan anak usia sekolah meliputi pemberian imunisasi polio, campak rubella dan imunisasi kejar untuk melengkapi status imunisasi balita.

Ditemui usai sosialisasi BIAN tingkat Jabar, Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Jabar Atalia Praratya Kamil, mengungkapkan, target imunisasi 3,4 juta anak ini menjadi PR besar yang tidak bisa dilakukan oleh satu pihak saja. Ia optimistis target tersebut akan tercapai lewat kolaborasi dengan berbagai pihak.

Baca Juga:  Pemda Kota Cimahi Optimistis Lahirkan Startup Level Internasional

“Targetnya luar biasa banyak, tentu ini menjadi PR besar yang tidak bisa dilakukan hanya oleh satu instansi saja tapi harus bersama-sama,” ujar Atalia, Senin (27/6/2022)

Adapun sosialisasi pelaksanaan BIAN diikuti oleh 27 TP PKK se-Jabar hingga tingkat kecamatan, Dinas Kesehatan serta Dinas Pendidikan se-Jabar melalui virtual dari aula Tikomdik Disdik Jabar.

Salah satu yang akan didorong dalam BIAN yakni penguatan peran kader PKK se-Jabar. Atalia mengatakan, tiga fungsi PKK yang akan diperkuat yaitu pendataan, penyuluhan, dan penggerakan.

“Tiga fungsi PKK itu akan diperkuat karena penting sekali keterlibatan PKK dalam pelaksanaan BIAN ini,” ujarnya.

Baca Juga:  Jabar Berdzikir, Ulama dan Umaro Berdoa Jabar Modern dan Maju

Terkait pendataan, kader PKK diminta untuk mendata kesiapan fasilitas kesehatan maupun fasilitas umum lainnya yang akan menjadi sentra imunisasi. Penyuluhan juga tak kalah penting. Edukasi pentingnya imunisasi dan kekhawatiran masyarakat perlu dilakukan dari sekarang oleh kader PKK. Tak sedikit masyarakat yang belum paham akan pentingnya imunisasi bahkan ada yang termakan hoaks.

“Kader PKK harus edukasi sesegera mungkin. Berikan pemahaman kepada masyarakat malah ada yang sampai percaya hoaks,” pinta Atalia.

Selain itu PKK juga diminta berperan aktif dengan cara jemput bola ke rumah sasaran imunisasi. “Kalau anak tidak datang ke posyandu cari tahu mungkin lagi sakit atau apa makanya harus jemput bola,” katanya.

Baca Juga:  Di Kota Wali, Ridwan Kamil Nyatakan Komitmen Majukan Pesantren

Sasaran dalam imunisasi campak rubella adalah anak usia 9 – 59 bulan. Sementara imunisasi kejar bagi anak usia 12 – 59 bulan. Imunisasi polio merupakan program nasional untuk mempertahankan Indonesia bebas polio dan mewujudkan eradikasi polio global tahun 2026.

Di Jabar sendiri, pelaksanaan BIAN akan digelar di puskesmas, rumah sakit, sekolah, pesantren, posyandu, lapang terbuka hingga memanfaatkan fasilitas drive thru.

“PKK Jabar akan mendukung 100 persen program BIAN di mana pun tempat pelaksanaannya,” pungkas Atalia. (FF)

Artikel ini telah dibaca 19 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Harga BBM Naik, Ridwan Kamil Minta Pasokan BBM Bersubsidi Diawasi agar Tepat Sasaran

5 September 2022 - 18:44 WIB

Dinas Sosial Jawa Barat Bantu ODHA Tetap Beraktivitas Sosial dan Beri Pelatihan

3 September 2022 - 12:26 WIB

Mayors Retreat U20 Usai, Sekda Tegaskan Kolaborasi Harus Berlanjut

2 September 2022 - 12:31 WIB

Ridwan Kamil Resmikan Sekolah Dasar Akhyar International Islamic School

2 September 2022 - 12:27 WIB

Dinkes Jabar Rutin Tes HIV pada Kelompok Rentan

2 September 2022 - 12:21 WIB

Anggota DPRD Jabar Monitoring Pelaksanaan ANBK 2022

2 September 2022 - 11:14 WIB

Trending di Jabar