Menu

Mode Gelap
 

Kesehatan · 13 Jul 2021 16:13 WIB

Butuh Obat Saat Isoma Langsung Akses Pikobar


 Butuh Obat Saat Isoma Langsung Akses Pikobar Perbesar

BANDUNG NEWS – Gubenur Jabar Ridwan Kamil menyampaikan anggaran untuk obat-obatan dan penanganan lainnya bagi pasien isolasi mandiri (isoma) ini sudah tersedia, yakni Rp140 miliar yang berasal dari 11 proyek infrastuktur yang dihentikan sementara.

Sehingga warga yang menjalankan isolasi mandiri di rumah tidak pelu khawatir dengan kesediaan obat, pasalnya bisa langsung mengakses Pikobar yang disediakan.

“Obat-obatan akan dikirimkan tinggal daftar di Pikobar, kalau kesulitan petugas di desa akan membantunya,” ujarnya, seperti dikutip dari Humas Jabar.

Baca Juga:  YKI dan Pemkot Bandung Hadir Untuk Menekan Angka Kematian Akibat Kanker

Kang Emil melanjutkan, ada sekitar 10.000 tempat tidur yang telah disediakan di pusat isolasi di desa/ kelurahan se-Jabar.

Pemda Provinsi Jabar juga sudah bekerja sama dengan sejumlah hotel yang diubah menjadi pusat penyembuhan.

“Artinya pasien yang akan sembuh di rumah sakit kami pindahkan ke hotel yang kini jadi pusat penyembuhan,” jelasnya.

Kang Emil melanjutkan, bagi pasien isolasi mandiri yang membutuhkan oksigen, mulai minggu depan akan disiapkan subsidi lewat posko oksigen yang akan didirikan.

Baca Juga:  Oded Imbau Warga yang Pernah Terpapar Covid-19 untuk Donor Plasma Darah

“Untuk pasien isoman minggu depan sudah disiapkan subsidi oksigen, kami akan dirikan posko oksigen,” ujarnya.

Pihaknya juga proaktif mencari orang yang sakit oleh relawan di setiap RT.

“Tugasnya mencari yang berpotensi dan melacak kontak erat, jika positif dan tak bergejala relawan akan menyarankan untuk isolasi mandiri,” jelas Kang Emil.

Menurut Kang Emil, strategi ini cukup berhasil. Diiringi kebijakan PPKM Darurat per tanggal 11 Juli kemarin BOR rumah sakit di Jabar turun 3 persen lebih, dari 91 persen menjadi 87,6 persen.

Baca Juga:  5 Manfaat Jeruk Nipis Bagi Kesehatan, Diantaranya Bisa Cegah Kanker dan Sehatkan Ginjal

“Hasilnya BOR kemarin turun 3 persen dari 91 persen jadi 87,6 persen per tanggal 11 juli. Doakan mudah-mudahan dengan memperkuat isoman dan PPKM darurat BOR kita kembali ke angka normal,” jelasnya.

Saat ini jumlah kasus aktif di Jabar sebanyak 89.000. Hampir 70 ribu di antaranya dirawat di rumah dan di pusat isolasi mandiri. Sementara 20 ribu pasien dilakukan perawatan di rumah sakit karena bergejala berat.

(amt)

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Rentan Alami Stres, Mahasiswa Jangan Ragu Untuk Cari Pertolongan

22 November 2021 - 11:21 WIB

Kemenkes Terbitkan Situs Resmi Cek Stok Vaksin Covid-19

24 Agustus 2021 - 13:49 WIB

Vaksin

Kenali Lima Kebiasaan Buruk Ini Bisa Menganggu Kesehatan Tubuh

18 Agustus 2021 - 14:43 WIB

Kemenkes Hapus Vaksin Gotong Royong Berbayar

17 Agustus 2021 - 14:13 WIB

Resmi, BPOM Izinkan 8 Jenis Obat yang Bisa Digunakan Terapi Covid-19

15 Juli 2021 - 11:01 WIB

Ini Tips yang Perlu Dilakukan Jika Anda Terpapar Virus Corona

14 Juli 2021 - 13:52 WIB

Trending di Kesehatan