Menu

Mode Gelap
 

Nasional ยท 5 Agu 2020 00:21 WIB

Calon Vaksin COVID-19 Mulai Disuntikan 11 Agustus


 ilustrasi/net Perbesar

ilustrasi/net

BANDUNGNEWS.ID – Calon Vaksin COVID-19 asal China, Sinovac akan disuntikan perdana pada tanggal 11 Agustus 2020.

Menurut informasi, saat ini, tim riset uji klinis vaksin Sinovac tengah melakukan berbagai persiapan untuk memulai penelitian uji klinis vaksin tersebut.

Ketua Tim Riset Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran (FK Unpad), Profesor Kusnandi Rusmil menuturkan, pihaknya masih melakukan berbagai persiapan, termasuk melatih para petugas uji klinis. Menurutnya, persiapan uji klinis dilakukan secara matang sesuai aturan yang telah ditetapkan.

“Nanti tanggal 11 (11 Agustus 2020) mulai jalan full penyutikan pertama secara umum. Sekarang masih pelatihan untuk petugas karena tidak bisa sembarangan, ada aturannya, administrasinya harus jelas,” ujar Kusnandi seperti dikutip dari sindonews.com, Selasa (4/8/2020).

Baca Juga:  Pemkot Bandung Dukung Uji Klinis Vaksin Covid-19

Menurut Kusnandi, hingga saat ini, baru 500 relawan yang mendaftar sebagai subjek uji klinis dari total relawan yang dibutuhkan sebanyak 1.620 relawan. Meski begitu, pihaknya yakin relawan yang dibutuhkan akan terpenuhi.

“Total dibutuhkan sekitar 1.620 relawan untuk uji klinis vaksin ini. Sekarang baru 500, tapi kan ini masih lama, masih akan bertambah (relawannya),” imbuhnya.

Kusnandi pun menyambut baik kesiapan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil dan jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jabar menjadi relawan uji klinis vaksin Sinovac.

Baca Juga:  Begini Cara Jadi Relawan Uji Vaksin Corona Sinovac, yang Mau Daftar Dipersilahkan

Dia menyatakan, pihaknya terbuka menerima siapa pun yang ingin menjadi relawan atau subyek uji klinis selama memenuhi syarat, seperti minimal berusia 18 tahun dan maksimal berusia 59 tahun.

“(Gubernur menjadi relawan) Bisa, nanti yang akan mengkoordinir kepala dinas kesehatan nanti ada mekanismenya, nanti akan disuntiknya di Unpad,” katanya.

Lebih lanjut Kusnandi mengatakan, setelah disuntik vaksin Sinovac, para relawan dapat beraktivitas seperti biasa. Bahkan, mereka pun dapat bepergian ke luar daerah. Sebab, vaksin Sinovac sama halnya dengan vaksin untuk anak-anak atau vaksin umrah pada umumnya.

Baca Juga:  Dua Orang Penjual Sabu ke Anak Artis Rita Sugiarto Berhasil Ditangkap

“Kalau orang sehat disuntik vaksin mau kemana-mana juga boleh, anak-anak juga kan sudah divaksin itu jalan ke mana-mana tidak masalah, cuma pada waktu disuntiknya harus dalam keadaan sehat,” terangnya.

Selain sehat, tambah Kusnandi, relawan harus berdomisili di Kota Bandung untuk memudahkan proses pemantauan selama penelitian dilakukan.

“(Bepergian) Boleh, kan kita pakai telepon (pemantauan), cuma dia harus orang Bandung, penduduk Bandung karena dia nanti pulang ke Bandung. Selama penelitian, dia akan dipantau, diambil darah, kemudian pada akhir penelitian diambil darah lagi,” katanya. (red)

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Dikawal Para Santri, Abu Bakar Ba’asyir Mengikuti Upacara Kemerdekaan RI ke-77

17 Agustus 2022 - 18:18 WIB

Sri Mulyani: Mempertahankan Kemerdekaan RI Tugas Setiap Generasi

17 Agustus 2022 - 18:06 WIB

Update KPU: 40 Parpol Terdaftar untuk Peserta Pemilu 2024

15 Agustus 2022 - 08:28 WIB

Sambut HUT Kemerdekaan RI ke-77, Kasetpres Usung Konsep Sejarah Bangsa

14 Agustus 2022 - 18:27 WIB

Persatuan Dukun Indonesia Laporkan Pesulap Merah ke Polisi, Ternyata Ini Alasannya

14 Agustus 2022 - 07:40 WIB

Jadi Kampiun Piala AFF U-16, Timnas Indonesia U-16 Diguyur Bonus Rp750 Juta

13 Agustus 2022 - 18:42 WIB

Trending di Nasional