Menu

Mode Gelap
Yayasan Nuraini Najamudin Raih Penghargaan The most Excellent Islamic Foundation 2022 dari CISA London

Uncategorized ยท 21 Agu 2020 18:36 WIB

Cegah Banjir, 2.084 Drumpori Terpasang di Kota Bandung


 Pemasangan Drumpori di Kota Bandung/Ist Perbesar

Pemasangan Drumpori di Kota Bandung/Ist

BANDUNGNEWS.ID- Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Bandung terus berupaya mengantisipasi banjir yang terjadi saat musim kemarau. Salah satu yang terus dikerjakan adalah, pemasangan drumpori. Hingga Agustus 2020, sudah terpasang 2.084 drumpori yang tersebar di seluruh wilayah.

Kepala DPU Kota Bandung, Didi Ruswandi menyatakan, pembuatan drumpori ini menjadi salah satu strategi untuk mengantisipasi risiko banjir atau genangan air di jalan. Karena kapasitas resapan drumpori yang lebih besar dan cepat menyerap air daripada lubang biopori biasa.

“Dalam satu tahun ditarget sekitar 400 drumpori per UPT (Unit Pelaksana Teknis). Sampai akhir tahun ditergetkan mencapai 3.500 drumpori,” ucap Didi, Kamis (20 Agustus 2020).

Baca Juga:  Terima Penghargaan Nirwasita Tantra, Ridwan Kamil Ajak Generasi Muda Berinovasi Selamatkan Lingkungan

Secara terperinci drumpori dibuat oleh Bidang SDA sebanyak 374 unit, UPT DAS 293 unit, UPT Ujungberung 183 unit, UPT Gedebage 195 unit, UPT Karees 202 unit, UPT Cibeunying 332 unit, UPT Bojonegara 298 unit, dan UPT Tegallega 207 unit.

Menurut Didi, pengalihan swakelola drumpori ke UPT di enam wilayah juga untuk pemanfaatan drum bekas pengaspalan jalan. Terlebih limbah drum tersebut justru memiliki kualitas lebih bagus untuk dimanfaatkan sebagai media drumpori.

Untuk itu, Didi optimistis target pemasangan 3.500 drumpori pada tahun 2020 ini bisa tercapai. Sehingga lebih banyak lokasi untuk resapan air hujan dan mengurangi limpasan yang masuk ke sungai atau bahkan menghindari hingga meluap ke jalan.

Baca Juga:  Phinera Wijaya: DPRD Jawa Barat Terus Bekerja Maksimal di Masa Pandemi COVID-19

“Sangat mungkin bisa terpasang, kita masih ada banyak waktu. Drum bekas aspal itu dipakai. Dan untungnya itu sudah dilapisi aspal. Jadi tidak perlu dilapisi lagi untuk menghindari korosi,” terangnya.

Didi berharap masyarakat bisa ikut berpartisipasi membuat drumpori di halaman rumahnya masing-masing. Apabila yang berminat namun tidak sanggup membuatnya, bisa mengajukan kepada UPT terdekat.

“Warga bisa tinggal datang ke UPT. Kami sangat berharap masyarakat berpartisipasi. Sekarang yang banyak membuat itu masih DPU. Tapi tinggal berkoordinasi dengan UPT. Kalau memang ada lokasi, sekaligus kita pasangkan,” tuturnya.

Baca Juga:  Anggota DPRD Jabar Phinera Wijaya Minta Masyarakat Tetap Disiplin Jalani Protokol Kesehatan Walau Vaksin Tersedia

Didi mengungkapkan, saat ini fokus utama pembuatan drumpori masih ditujukan ke daerah yang potensi banjirnya tinggi. Sehingga ketika datang musim penghujan berikutnya bisa secepatnya terantisipasi.

“Kemarin sudah ada testimoni yang paling kentara itu di daerah Cikutra Barat, dipasang sekitar 80 buah secara terpencar Dulu saat pemasangan masyarakat kurang antusias, tapi begitu liat pas hujan itu dapat meresap sekarang mereka antusias,” katanya. [red]

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Doakan Ganjar Pranowo, GMP Gelar Program Mengaji

24 November 2022 - 10:29 WIB

Cara Cek dan Registrasi IMEI Untuk Pelanggan XL Axiata

28 Oktober 2022 - 07:14 WIB

Fakta: Perempuan Lebih Mengingat Kata-kata Dibandingkan Laki-laki

19 Oktober 2022 - 09:05 WIB

3 Tersangka Judi Online Ditangkap, Polisi: Bukan Jaringan Apin BK

15 Oktober 2022 - 09:42 WIB

Hati-hati, BMKG Sebut Cuaca Ekstrem di Jawa Barat akan Terjadi Sepekan Kedepan

10 Oktober 2022 - 10:08 WIB

Rizky Billar Mangkir dari Pemeriksaan, Kedapatan Ngamuk di Media Sosial

10 Oktober 2022 - 09:48 WIB

Trending di Uncategorized