Menu

Mode Gelap
 

Jabar · 11 Mei 2022 00:14 WIB

Cegah Penyakit Mulut dan Kuku Hewan, DKPP Jabar Bentuk Unit Respon Cepat


 Cegah Penyakit Mulut dan Kuku Hewan, DKPP Jabar Bentuk Unit Respon Cepat Perbesar

BANDUNG NEWS – Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Jawa Barat bergerak cepat menyusul munculnya penyakit mulut dan kuku pada hewan ternak di sejumlah daerah.

Kepala DKPP Jabar M Arifin Soedjayana mengemukakan, usai Dinas Peternakan Jawa Timur melaporkan adanya kasus PMK pada Gubernur Jawa Timur, pihaknya langsung berkoordinasi dengan Kabupaten/ Kota untuk mencegah dan mewaspadai adanya temuan kasus PMK, serta membentuk Tim Unit Respons Cepat PMK.

“Jawa Timur melaporkan tanggal 5 Mei, dari informasi tersebut, kami langsung koordinasi dengan daerah agar meningkatkan kewaspadaan, juga membentuk Tim Unit Respons Cepat PMK. Ada laporan dari Garut diduga ada kasus PMK di sana,” kata Arifin di Kota Bandung, Rabu (11/5/2022).

Baca Juga:  Jabar Matangkan Listrik Tenaga Angin di Garut Selatan

Menurut Arifin, pada 7 Mei, DKPP Jabar bersama Tim Balai Veteriner Subang langsung mengambil sampel terduga PMK di Garut. Selain di Garut, pada hari berikutnya sampel juga diambil di lokasi terduga di wilayah Kabupaten Tasikmalaya, dan Kota Banjar.

“Sejumlah sampel terkonfirmasi 100 persen positif PMK,” ujarnya.

Arifin merinci, temuan kasus PMK positif ada di Leles, Garut sebanyak 25 ekor sapi potong, 3 ekor sapi perah dan 5 ekor domba.

Sementara di Tasikmalaya 18 sampel sapi dinyatakan positif PMK,  dan 11 ekor sapi di Kota Banjar dinyatakan positif 100 persen PMK.

Pihaknya langsung mengeluarkan surat edaran pada kepala dinas yang membidangi fungsi peternakan dan kesehatan hewan di Kabupaten/ Kota Jawa Barat untuk mewaspadai penyebaran PMK.

Baca Juga:  DPRD Jabar: Perlu Banyak Terobosan Untuk Selesaikan Permasalahan KTMDU

“Kami juga menggelar rapat koordinasi dengan stakheholder peternakan di Jabar, sekaligus inspeksi ke Pasar Hewan Tanjung Sari Sumedang dan Manonjaya, Tasikmalaya,” tuturnya.

Penutupan Pengeluaran Ternak

Arifin menegaskan, pihaknya menyiapkan strategi dan rencana penutupan jalur pengeluaran ternak dan pasar ternak.

Selain itu juga penutupan pemasukan media pembawa dan melalukan pengawasan lalu lintas ternak terutama di dua check point Losari dan Banjar.

“Dari 1 April sampai 10 Mei ada 5.025 ekor sapi potong, 294 domba, 578 kambing, dan 11 kerbau masuk lewat dua check point itu yang berasal dari Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Bali,” terang Arifin.

Baca Juga:  Bank Indonesia dan Pemda Provinsi Jabar Jembatani Investor dengan UMKM

Hingga Selasa (10/5/2022), pihaknya juga aktif melakukan penelusuran dan pencegahan di sejumlah titik, sekaligus memperkuat informasi dan sosialisasi terkait PMK,  hingga vaksinasi dan pengobatan suportif.

“Strategi lain adalah biosecurity dan dekontaminasi,” tambahnya.

Guna memperkuat pencegahan dan kewaspadaan PMK di Jabar, pihaknya tengah menyusun surat edaran Gubernur Jawa Barat untuk Bupati dan Wali Kota terkait penanganan PMK.

“Selanjutnya akan ada rapat koordinasi penanganan PMK dengan Bupati dan Wali Kota,” ujarnya.

Arifin juga mengimbau kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak panik berlebihan dengan PMK.

“PMK bukan zoonosis, jadi penyakit ini tidak bisa menular dari hewan ke manusia. Aman mengonsumsi produknya selama dimasak dengan benar,” pungkas Arifin.

Artikel ini telah dibaca 13 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Sosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan, Ade Kaca Sebut PKK Ujung Tombak Keutuhan NKRI

24 September 2022 - 16:00 WIB

DPRD Jabar Minta Rencana Peralihan Kompor Gas ke Listrik Jangan Sebatas Pencitraan

23 September 2022 - 16:42 WIB

Ketua DPRD Jabar Minta Penyaluran BLT BBM Terus Diawasi

23 September 2022 - 15:50 WIB

DPRD Jabar Berharap Pengembangan Desa Wisata Bisa Dorong Pertumbuhan Ekonomi

23 September 2022 - 15:26 WIB

Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan, DPRD Jabar Berharap Pelajar Kenal dengan Calon Pemimpin 2024

23 September 2022 - 15:02 WIB

Garap Perda Wisata, DPRD Jabar Gelar Studi Komparasi dengan Pengelola Ancol

23 September 2022 - 14:33 WIB

Trending di Jabar