Menu

Mode Gelap
Yayasan Nuraini Najamudin Raih Penghargaan The most Excellent Islamic Foundation 2022 dari CISA London

News ยท 14 Agu 2020 20:32 WIB

Corona Stabil, Kim Jong-un Cabut Lockdown Kaesong


 Pemimpin tertinggi Korea Utara Kim Jong-un/Net Perbesar

Pemimpin tertinggi Korea Utara Kim Jong-un/Net

BANDUNGNEWS.ID- Pemimpin tertinggi Korea Utara Kim Jong-un mencabut penguncian (lockdown) di kota Kaesong yang berada di dekat perbatasan dengan Korea Selatan. Ribuan orang dikarantina selama berminggu-minggu karena khawatir tertular virus corona.

Menurut laporan kantor berita Korea Utara, KCNA seperti dikutip Associated Press, Kim mencabut lockdown kota Kaesong karena penyebaran virus saat ini dianggap stabil.

Dilansir CNNIndonesia, Kota Kaesong dalam tiga pekan terakhir dikunci untuk menekan penyebaran virus corona.

Baca Juga:  Ridwan Kamil Cek Fasilitas Rujukan Covid-19 di Bandung dan Depok

Selama memberlakukan lockdown, Kim menolak bantuan asing dengan memasok makanan dan obat-obatan selama akses ke kota diblokir total.

Kim pada akhir Juli lalu memerintah lockdown kota Kaesong dan meminta pemberlakuan ‘sistem darurat maksimal’ setelah ada laporan seorang warga di saa menunjukkan gejala terinfeksi virus corona.

Pasien yang dicurigai mengidap Covid-19 itu merupakan warga Korea Utara yang sebelumnya melarikan diri ke Korea Selatan, sebelum kembali ke Kaesong.

Baca Juga:  DPRD Jabar Terus Pantau Kebijakan Penanganan Covid-19 oleh Pemprov

Otoritas kesehatan Korea Selatan mengatakan pria berusia 24 tahun itu belum dites positif di Seoul dan diketahui tidak pernah melakukan kontak dengan pembawa virus.

Kendati demikian, Pyongyang mengatakan hasil tes pria itu tidak meyakinkan untuk dinyatakan terbebas dari virus. Ia diduga sebagai kasus pertama virus corona, kendati tidak bisa memastikan dugaan tersebut.

Pemerintah Korut memberlakukan lockdown kota Kaesong yang berada di dekat perbatasan Korea Selatan mulai 24 Juli. Sebelumnya Korea Utara sudah lebih dulu menutup perbatasan dengan China.

Baca Juga:  Persib dan Pemkot Bandung Bagikan 5000 Paket Vitamin

Pemberlakuan dan pembatasan keras membuat ribuan orang harus diisoliasi. Namun kebijakan tersebut memicu keraguan dari para analis yang mengatakan Korut tidak mungkin bisa menghindari penularan virus corona yang saat ini telah menginfeksi lebih dari 20 juta orang di seluruh dunia. [red]

Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

DPRD Jabar Kutuk Keras Aksi Bom Bunuh Diri di Polsek Astanaanyar Bandung

9 Desember 2022 - 09:38 WIB

DPRD Jabar Ungkap Kekurangan Penataan Kawasan Cihideng Tasikmalaya

7 Desember 2022 - 17:24 WIB

Digelar di Ponpes Miftahul Huda, GMP Berbagi Berlangsung Khidmat

28 November 2022 - 23:25 WIB

GMP Berbagi

Bantu Rakyat Kecil, GMP Karawang Gelar Bazar Sembako Murah

27 November 2022 - 14:11 WIB

Jabar MoU dengan Pemerintah Pusat, Komitmen Pengelolaan Sampah Citarum

19 November 2022 - 07:46 WIB

Ridwan Kamil Minta Polemik Pembangunan Masjid Margonda Depok di Musyawarahkan Sebaik Mungkin

18 November 2022 - 08:08 WIB

Trending di Jabar