DPRD Jabar Ungkap Kekurangan Penataan Kawasan Cihideng Tasikmalaya

  • Bagikan

BANDUNG NEWS – DPRD Provinsi Jawa Barat menilai penataan kawasan Cihideung Kota Tasikmalaya jangan sampai mematikan usaha masyarakat.

Anggota DPRD Jabar dapil Tasikmalaya Ali Rasyid mengatakan, seharusnya penataan kawasan Cihideung yang dikenal Braganya Kota Tasikmalaya, harus mendongkrak peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Namun yang terjadi saat ini, Rasyid melihat penataan kawasan Cihideung malah menyisakan masalah, terutama berhubungan dengan para pedagang di kawasan tersebut.

Baca Juga:  Kasus Covid-19 Meningkat, PPKM Kembali Diberlakukan di Jawa dan Bali

“Ada kesalahan yang dilakukan Pemerintah Kota Tasikmalaya dalam melakukan penataan kawasan Cihideung,” kata Rasyid Rabu (7/12/2022).

Kesalahan tersebut, lanjut dia, Pemerintah Kota Tasikmalaya tidak mempertimbangkan masa depan para pedagang kaki lima di kawasan Cihideung.

Justru malah asal memindahkan bahkan mengusir para pedagang kaki lima dengan tujuan agar kawasan Cihideung lebih cantik di pandangan mata.

Baca Juga:  Disdik Kota Bandung Terapkan WFH karena Empat ASN Positif Covid-19

“Nasib ratusan pedagang kaki lima yang diabaikan oleh Pemerintah Kota Tasikmalaya, harus segera diselesaikan,” ucapnya.

Mestinya, sambung Rasyid, penataan kawasan Cihideung itu mampu menggerakkan ekonomi masyarakat dan menjadi solusi bagi peningkatan ekonomi masyarakat.

Jangan sampai penataan kawasan malah membuat, masyarakat utamanya pedagang kaki lima kehilangan sumber kehidupannya.

Pemerintah Kota Tasikmalaya pada saat melakukan penataan kawasan tidak membuat rencana relokasi bagi para pedagang yang berjualan di lokasi tersebut.

  • Bagikan