Menu

Mode Gelap
 

Jabar · 28 Agu 2021 12:04 WIB

Dukung Produk UMKM, Pemkot Bandung Hadirkan Program ‘Salapak’


 60 Tenant Hadir di Salapak Dago, Pasarkan Produk UMKM Bermutu. (Foto: Humas Bandung) Perbesar

60 Tenant Hadir di Salapak Dago, Pasarkan Produk UMKM Bermutu. (Foto: Humas Bandung)

BANDUNG NEWS – Untuk mendukung pemasaran produk Usaha Mickro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menghadirkan Salapak (Sarana Layanan Pemasaran UMKM) bisa dikunjungi juga via akun media sosial Instagram @salapak_mikroshop.

Salapak berada di lokasi yang stragegis dan bergengsi di Kota Bandung yaitu di Jalan Ir. H. Djuanda, tepat di seberang Dekrasanda Provinsi Jawa Barat. Salapak hadir dengan 60 tenant dan 70 produk, mulai dari kuliner, kriya, hingga fesyen.

Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana mendukung hadirnya Salapak. Menurutnya, dengan adanya fasilitas terserbut dapat memperluas produksi maupun pemasaran pelaku UMKM Kota Bandung.

Baca Juga:  Pemkot Bandung Rancang Integrasi Semua Layanan Dalam Satu Kanal

“Dinas KUKM membuat sejenis ruang untuk memamerkan produk UMKM. Termasuk nanti ada beberapa kuliner dan coffee shop-nya juga. Bisa ngopi dan makan di sini,” tutur wakil wali kota usai meninjau Salapak, Kamis (26/8/2021).

Agar lebih produktif, ia berharap para pelaku usaha terus berinovasi. “Di tengah pandemi tidak boleh berhenti berinovasi dan berkreasi. Pemkot Bandung hadir untuk membantu, mulai dari pelatihan, pendampingan. Termasuk pengemasan, marketing, sampai halalnya,” bebernya.

Rencananya tempat tersebut akan diresmikan pada awal September 2021 mendatang. “UMKM tetap produktif, insyaallah awal September kita launching,” katanya.

Baca Juga:  Sugianto Nangolah Minta P3D Subang tidak Andalkan Pajak Kendaraan Bermotor

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (KUMKM) Kota Bandung, Atet Dedi Handiman mengatakan, Salapak telah dirancang sejak 2-3 bulan lalu. “Kita uji coba selama 1 bulan. Namun PPKM diberlakukan sehingga kita berjalan secara online,” katanya.

Atet mengatakan, Salapak tak hanya soal pemasaran tetapi juga pendampingan kepada para pelaku UMKM. “Di sini sarana layanan pemasaran, bukan display saja. Para pendamping mengajarkan bagaimana mengemas dan menentukan harga. Juga perbaikan kualitas produk termasuk jadi pusat pemasaran. Kita dampingi seperti pasar regional. Kalau bisa mereka ekspor,” katanya.

Baca Juga:  Pemprov Jabar Pastikan Distribusi Vaksin Diawasi dengan Ketat

Selain bekerja sama dengan Dinas Kominukasi dan Informatika (Diskominfo), Salapak juga akan berkolaborasi dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) untuk program Tourism Information Center.

“Wisatawan lokal bisa memanfaatkan,” katanya.

Salapak ini dikelola oleh kopersi binaan Dinas KUMKM yakni Koperasi Simaung Koperasi Mandiri Unggulan Kota Bandung. “Ini terbuka untuk umum. Dikelola oleh koperasi pelaku UMKM Si Maung. Jadi ada juga simpan pinjam,” tuturnya.

(dra)

Artikel ini telah dibaca 58 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Hari Jadi ke-77 Provinsi Jawa Barat: Momentum Penghormatan Kepada Para Pendahulu Pejuang Provinsi Jawa Barat

19 Agustus 2022 - 14:48 WIB

DPRD Jabar Apresiasi Surat Edaran Siaran Keagamaan KPID Jabar

18 Agustus 2022 - 18:39 WIB

Genap Berusia 6 Tahun, MEDIAJABAR.COM Gabungkan Jurnalistik dengan Sistem Teknologi Digital

18 Agustus 2022 - 11:07 WIB

Dihadiri Bupati Anne, DPRD Purwakarta Gelar Rapat Paripurna Terkait 2 Raperda

17 Agustus 2022 - 18:49 WIB

Wagub Jabar Dukung Program 5.000 Wirausaha Baru dan 1.000 Perempuan Pengusaha di Kota Depok

16 Agustus 2022 - 11:00 WIB

Ridwan Kamil Hadiahi 72 Pengantin Baru Honeymoon di Hotel Berbintang

16 Agustus 2022 - 10:30 WIB

Trending di Jabar