Menu

Mode Gelap
Yayasan Nuraini Najamudin Raih Penghargaan The most Excellent Islamic Foundation 2022 dari CISA London

Nasional · 25 Agu 2020 14:12 WIB

Edhy Prabowo Komitmen Lestarikan Ekosistem Laut!


 Edhy Prabowo Komitmen Lestarikan Ekosistem Laut! Perbesar

BANDUNGNEWS.ID- Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo mengaku mendapat pesan khusus dari Presiden Jokowi untuk memaksimalkan produksi dari potensi sumber daya perikanan untuk kesejahteraan rakyat Indonesia

“Indonesia masih memerlukan banyak kapal ikan untuk beroperasi dan menangkap ikan. Pak Presiden juga meminta industri perkapalan terus diperkuat sehingga mampu mendukung pergerakan industri perikanan,” kata Edhy Prabowo dalam keterangan tertulis yang diterima Selasa, (25/8/2020).

Edhy Prabowo menjelaskan, mendorong pertumbuhan industri kapal bukan berarti pihaknya mengizinkan eksploitasi besar-besaran terhadap sumber daya laut Indonesia. Pihaknya tetap berkomitmen untuk menerapkan prinsip-prinsip pengelolaan perikanan sesuai kesepakatan internasional agar kelestarian ekosistem terjaga.

Baca Juga:  Instruksi Kapolri, Menkominfo Blokir Situs Judi Online

Data KKP, potensi lestari sumber daya ikan Indonesia sebesar 12,54 juta ton per tahun dengan nilai ekonomi mencapai 20 miliar dolar Amerika Serikat/tahun. Dari jumlah tersebut, menurut Politisi Senior Gerindra itu, ketentuan internasional yang boleh dimanfaatkan sekitar 10 juta ton per tahun, atau 80 persen dari seluruh potensi lestari.

“Sementara dari data tahun lalu, produksi perikanan tangkap Indonesia baru mencapai 7,53 juta ton, terdiri dari 92,68 persen sisanya sebesar 7,32 persen dari perairan umum daratan,” ujar Edhy Prabowo.

Baca Juga:  Ketua MUI Kota Bandung: Vaksin Bagian Dari Ikhtiar 

Dari gambaran potensi dan data tersebut, masih menurut dia, pengembangan usaha perikanan tangkap masih belum optimal, namun prospeknya sangat baik, sehingga dia mendorong pula peningkatan produksi kapal dalam negeri agar produktivitas perikanan tangkap ikut naik.

Berdasarkan data, ada sekitar 600 ribu kapal penangkap ikan di lautan Indonesia, di mana 71 persen berupa kapal motor dan yang berukuran di atas 30 GT hanya sekitar 1 persen saja.

Baca Juga:  Jadi Juara Umum, Pemkot Bandung Berikan Kadeudeuh Kepada Kafilah MTQ

Di sisi lain, KKP juga berinovasi dalam memperkuat monitoring penangkapan ikan melalui penerapan E-Logbook, VMS (Vessel Monitoring System), observer on board, serta penguatan integrasi sistem perizinan pusat-daerah maupun pendataan di pelabuhan perikanan.

“Jika masih ada nelayan dan pelaku usaha yang nakal, tentu KKP dan aparat penegak hukum lainnya sudah siap dengan tugas dan fungsinya,” katanya. [red]

Artikel ini telah dibaca 16 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Digelar di Ponpes Miftahul Huda, GMP Berbagi Berlangsung Khidmat

28 November 2022 - 23:25 WIB

GMP Berbagi

Bantu Rakyat Kecil, GMP Karawang Gelar Bazar Sembako Murah

27 November 2022 - 14:11 WIB

Jabar MoU dengan Pemerintah Pusat, Komitmen Pengelolaan Sampah Citarum

19 November 2022 - 07:46 WIB

Ridwan Kamil Minta Polemik Pembangunan Masjid Margonda Depok di Musyawarahkan Sebaik Mungkin

18 November 2022 - 08:08 WIB

GMP Jabar Gelar Program Peduli Kasih, 100 Warga Ikuti Pengobatan Alternatif Gratis

13 November 2022 - 11:24 WIB

Wagub Jabar Lepas Ekspor Tanaman Hias di CPF 2022

11 November 2022 - 12:28 WIB

Trending di Jabar