Menu

Mode Gelap
 

News · 11 Agu 2020 22:31 WIB

Emil Jadi Relawan Vaksin Covid-19 Demi Menangkal Hoaks


 Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil/Net Perbesar

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil/Net

BANDUNGNEWS.ID- Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil atau Emil berpartisipasi dalam uji klinis calon vaksin Covid-19. Emil mengemukakan alasannya menjadi relawan kepada Presiden RI Joko Widodo. Emil mengaku jadi relawan untuk mengurangi hoaks.

“Kita harus mengurangi hoaks tentang vaksin Covid-19. Saya daftar sebagai relawan untuk menurunkan provokasi yang tak perlu,” ujar Ridwan Kamil yang akrab disapa Emil, Selasa (11/8).

Emil pun menyambut baik, kunjungan Presiden Jokowi ke laboratorium Bio Farma dan melihat langsung masyarakat yang akan menjadi relawan. “Agenda Bapak, simbol yang penting karena Provinsi Jabar bisa memproduksi alat perang melawan Covid-19. APD diproduksi disini melimpah, PCR portable dan sekarang vaksin. Kebetulan pabriknya ada di Bio Farma di Bandung,” paparnya.

Baca Juga:  Viral di Medsos Vaksin Covid-19 Mengandung Chip Magnet, Kemenkes: Kabar itu Hoax!

Menurut Emil, saat ini ia masih menunggu hasil keputusan apakah dia lolos menjadi relawan atau tidak. “Saya sudah mendaftarkan didaftarkan oleh tim kesehatan saya secara online. Jadi kwitansi, receive online atau tanda buktinya sudah ada, nanti saya posting juga,” katanya.

Alasan keinginannya ikut serta dalam uji klinis sebagai relawan diharapkan bisa menambah keyakinan masyarakat terkait upaya pembuatan vaksin Covid-19 diproses secara ilmiah.

“Jadi tidak ada istilah ‘oh rakyat dikorbankan, pemimpinnya aja nggak yakin, masa rakyatnya harus ikutan’. Nggak. Semuanya juga ikutan. Makanya Gubernur juga ikutan dalam proses ini. Dan kalau berhasil nanti saya sampaikan berhasil untuk diproduksi, dan kalau tidak berhasil ya saya sampaikan kurang berhasil tapi terus kita ikhtiar,” ujar Emil melanjutkan.

Baca Juga:  Soal Penutupan Jalan, Oded Minta Pedangang Pasar Baru Bisa Mengerti

Ia berharap proses uji klinis dan pendaftaran relawan bisa berjalan lancar. Jika hasil tim uji klinis menyatakan dirinya lulus masuk kategori sebagai relawan, maka setiap prosedur dalam tahapannya akan dilakukan dengan maksimal.

“Mudah mudahan lancar, kalaupun iya (lolos jadi relawan), saya laksanakan sesuai prosedur tidak ada keistimewaan, kalaupun tidak ya saya permaklumkan mungkin ada faktor faktor kesehatan yang diperhatikan,” katanya.

Sementara menurut Direktur Indonesia Political Research & Consulting (IPRC) Iman Soleh, keterlibatan kepala daerah itu bisa menambah harapan rakyat, bahwa jalan keluar dari pandemi ini akan ditemukan dalam waktu dekat.

Baca Juga:  Vaksin Gotong Royong Siap Diluncurkan, Simak Informasinya

“Ini hal yang positif menurut saya, keterlibatan kepala daerah bisa menjadi motivasi bagi rakyat, bahwa obat atau vaksin dari Covid-19 akan segera ditemukan. Ini merupakan hal yang membanggakan,” kata Iman saat dihubungi, Selasa (11/8).

Kendati begitu, ia menegaskan agar kepala daerah yang terlibat dalam uji klinis calon vaksin corona ini tak membalut isu ini dengan kepentingan politis. Artinya, projek kemanusiaan ini jangan disangkutpautkan dengan perolehan suara.

“Jangan sampai uji klinis ini dianggap sebagai bagian dari kontestasi penanganan Covid-19. Harus berasal dari hati yang murni untuk menjadi sukarelawan untuk tujuan kemanusiaan,” kata Iman. [red]

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Pemkab Kolaborasikan TMMD dan Gempungan Demi Wujudkan Purwakarta Istimewa

12 Mei 2022 - 18:19 WIB

Kepala KCD XII Dr. Abur Mustikawanto, M.Ed: Tingkatkan Kompetensi Murid Sekolah

4 April 2022 - 23:09 WIB

Cegah Meningkatnya Penyalahgunaan Narkoba, BNN Rangkul Pelajar Melalui Festival Paduan Suara

28 Maret 2022 - 23:09 WIB

Jelang Ramadan XL Axiata Perkuat Jaringan untuk Dukung Kenyamanan Aktivitas Masyarakat

28 Maret 2022 - 20:09 WIB

Elektabilitas PDIP Tertinggi, Ono Surono: Terimakasih Atas Kepercayaan Rakyat

28 Maret 2022 - 20:05 WIB

Ikut ‘Gerbong’ Ekonomi Syariah, Aktivis Se-Bandung Raya Siap Gabung Badan Usaha Milik Pemuda

27 Maret 2022 - 10:56 WIB

Trending di Jabar