Menu

Mode Gelap
Yayasan Nuraini Najamudin Raih Penghargaan The most Excellent Islamic Foundation 2022 dari CISA London

News · 11 Agu 2020 22:31 WIB

Emil Jadi Relawan Vaksin Covid-19 Demi Menangkal Hoaks


 Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil/Net Perbesar

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil/Net

BANDUNGNEWS.ID- Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil atau Emil berpartisipasi dalam uji klinis calon vaksin Covid-19. Emil mengemukakan alasannya menjadi relawan kepada Presiden RI Joko Widodo. Emil mengaku jadi relawan untuk mengurangi hoaks.

“Kita harus mengurangi hoaks tentang vaksin Covid-19. Saya daftar sebagai relawan untuk menurunkan provokasi yang tak perlu,” ujar Ridwan Kamil yang akrab disapa Emil, Selasa (11/8).

Emil pun menyambut baik, kunjungan Presiden Jokowi ke laboratorium Bio Farma dan melihat langsung masyarakat yang akan menjadi relawan. “Agenda Bapak, simbol yang penting karena Provinsi Jabar bisa memproduksi alat perang melawan Covid-19. APD diproduksi disini melimpah, PCR portable dan sekarang vaksin. Kebetulan pabriknya ada di Bio Farma di Bandung,” paparnya.

Baca Juga:  Peduli Sesama, Klub Motor HDCI Bandung Gelar Kegiatan Donor Darah

Menurut Emil, saat ini ia masih menunggu hasil keputusan apakah dia lolos menjadi relawan atau tidak. “Saya sudah mendaftarkan didaftarkan oleh tim kesehatan saya secara online. Jadi kwitansi, receive online atau tanda buktinya sudah ada, nanti saya posting juga,” katanya.

Alasan keinginannya ikut serta dalam uji klinis sebagai relawan diharapkan bisa menambah keyakinan masyarakat terkait upaya pembuatan vaksin Covid-19 diproses secara ilmiah.

“Jadi tidak ada istilah ‘oh rakyat dikorbankan, pemimpinnya aja nggak yakin, masa rakyatnya harus ikutan’. Nggak. Semuanya juga ikutan. Makanya Gubernur juga ikutan dalam proses ini. Dan kalau berhasil nanti saya sampaikan berhasil untuk diproduksi, dan kalau tidak berhasil ya saya sampaikan kurang berhasil tapi terus kita ikhtiar,” ujar Emil melanjutkan.

Baca Juga:  Penuhi Kebutuhan Jagung, Jabar dan Banyuasin Jalin Kerjasama

Ia berharap proses uji klinis dan pendaftaran relawan bisa berjalan lancar. Jika hasil tim uji klinis menyatakan dirinya lulus masuk kategori sebagai relawan, maka setiap prosedur dalam tahapannya akan dilakukan dengan maksimal.

“Mudah mudahan lancar, kalaupun iya (lolos jadi relawan), saya laksanakan sesuai prosedur tidak ada keistimewaan, kalaupun tidak ya saya permaklumkan mungkin ada faktor faktor kesehatan yang diperhatikan,” katanya.

Sementara menurut Direktur Indonesia Political Research & Consulting (IPRC) Iman Soleh, keterlibatan kepala daerah itu bisa menambah harapan rakyat, bahwa jalan keluar dari pandemi ini akan ditemukan dalam waktu dekat.

Baca Juga:  Presiden Jokowi Buka Uji Klinis Vaksin Corona di Bandung

“Ini hal yang positif menurut saya, keterlibatan kepala daerah bisa menjadi motivasi bagi rakyat, bahwa obat atau vaksin dari Covid-19 akan segera ditemukan. Ini merupakan hal yang membanggakan,” kata Iman saat dihubungi, Selasa (11/8).

Kendati begitu, ia menegaskan agar kepala daerah yang terlibat dalam uji klinis calon vaksin corona ini tak membalut isu ini dengan kepentingan politis. Artinya, projek kemanusiaan ini jangan disangkutpautkan dengan perolehan suara.

“Jangan sampai uji klinis ini dianggap sebagai bagian dari kontestasi penanganan Covid-19. Harus berasal dari hati yang murni untuk menjadi sukarelawan untuk tujuan kemanusiaan,” kata Iman. [red]

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Digelar di Ponpes Miftahul Huda, GMP Berbagi Berlangsung Khidmat

28 November 2022 - 23:25 WIB

GMP Berbagi

Bantu Rakyat Kecil, GMP Karawang Gelar Bazar Sembako Murah

27 November 2022 - 14:11 WIB

Jabar MoU dengan Pemerintah Pusat, Komitmen Pengelolaan Sampah Citarum

19 November 2022 - 07:46 WIB

Ridwan Kamil Minta Polemik Pembangunan Masjid Margonda Depok di Musyawarahkan Sebaik Mungkin

18 November 2022 - 08:08 WIB

GMP Jabar Gelar Program Peduli Kasih, 100 Warga Ikuti Pengobatan Alternatif Gratis

13 November 2022 - 11:24 WIB

Wagub Jabar Lepas Ekspor Tanaman Hias di CPF 2022

11 November 2022 - 12:28 WIB

Trending di Jabar