Ferry Kurnia: Mubes IKA Unpad Harus Diijalankan secara Bermartabat dan Demokratis


BANDUNGNEWS.ID- Prosesi Musyawarah Besar (Mubes) IKA Universitas Padjadjaran (Unpad) sebagai forum pengambilan keputusan tertinggi organisasi IKA Unpad merupakan bagian dari representasi atas pengabdian diri dalam mewujudkan semangat, nafas, dan cita-cita pembangunan secara khusus, dan Indonesia secara umum.

Demikian disampaikan salah satu kandidat Ketua IKA Unpad Ferry Kurnia Rizkiyansyah dalam keterangan tertulisnya kepada redaksi, Sabtu (12/9/2020).

Ferry menuturukan, musyawarah besar IKA Universitas Padjadjaran merupakan sarana dan momentum bagi para Alumni Unpad dalam merumuskan dan menjangkau strategi-strategi jitu yang fisibel. Sehingga rumusannya dapat digunakan dalam pengambilan keputusan-keputusan strategis baik dalam ruang lingkup Ikatan Alumni sebagai sebuah organisasi, ruang lingkup Universitas Padjadjaran sebagai sebuah Perguruan Tinggi, maupun ruang lingkup Indonesia sebagai sebuah Negara.

Baca Juga:  Warga Jabar Kini Bisa Cek Kesehatan Jiwa Lewat KJOL

“Pemahaman terhadap Musyawarah Besar IKA Unpad secara filosofis ini, harus selalu kita ingat dalam memori sebagai upaya untuk mewujudkan Ikatan Alumni Universitas Padjadaran sebagai sebuah organisasi yang memiliki sumber daya, alumni yang optimal, yang selalu mengedepankan prinsip kekeluargaan, kebersamaan, sinergitas, dan kolaborasi, yang memiliki marwah untuk menjadi mitra pembangunan Pemerintah,” ujarnya.

Untuk membuat semua hal itu terwujud, lanjut dia, Musyawarah Besar IKA Universitas Padjadjaran harus dijalankan secara bermartabat, beretika, dan menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi.

“Untuk itu, berkaitan dengan proses pemilihan Ketua IKA Universitas Padjadjaran sebagai salah satu agenda dalam Musyawarah Besar IKA Unpad yang saat ini sedang berlangsung, saya berpandangan bahwa secara prinsip kita harus selalu menjunjung tinggi aspek-aspek konstitusional yang sudah tertuang di dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Ikatan Alumni Universitas Padjadjaran, sehingga proses-proses yang dilahirkannya tidak mengandung cacat dan dapat dipertanggung jawabkan secara konstitusional,” paparnya.

Baca Juga:  Kang Icak Berharap Program Rutilahu di Karawang Tepat Sasaran

Dengan begitu, kata Ferry, meskipun tentu pada prosesnya muncul dinamika, namun dinamika dalam pemilihan Ketua IKA Universitas Padjadjaran yang muncul akan tetap berlangsung dalam koridor ciri khas sisi ke-UNPAD-an yang humanis, bersahabat dan erat rasa kekeluargaanya, serta kental rasa saling memilikinya.

“Pandangan ini saya buat, tiada lain muncul dari kesadaran dan kebanggaan sebagai individu yang pernah ditempa sebagai mahasiswa Universitas Padjadjaran, yang selalu diajarkan untuk terus mengamalkan segala ilmu dan pengetahuan yang saya miliki sebagaimana tertuang di dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi,” ujar Ferry.

Baca Juga:  Bersama BKKBN Komisi IX DPR RI Lakukan Sosialisasi Pembangunan Keluarga di Kab. Bandung

Tentunya kesadaran dan kebanggaan ini hanya akan menjadi sebuah hal yang klise jika tidak disertai dengan aksi nyata.

:Untuk itu, bersama dengan kesadaran dan kebanggaan sebagai seorang yang dilahirkan dari rahim Almamater tercinta Universitas Padjadjaran, saya juga memiliki keinginan dan kesiapan, dengan segala daya dan upaya yang saya miliki, untuk selalu maju memperjuangkannya,” ujarnya. [Red]


Like it? Share with your friends!

What's Your Reaction?

hate hate
0
hate
confused confused
0
confused
fail fail
0
fail
fun fun
0
fun
geeky geeky
0
geeky
love love
0
love
lol lol
0
lol
omg omg
0
omg
win win
0
win