Menu

Mode Gelap
Yayasan Nuraini Najamudin Raih Penghargaan The most Excellent Islamic Foundation 2022 dari CISA London

Bola & Sports ยท 15 Jun 2022 13:27 WIB

Gelar Turnamen Terbuka, Muhammad Farhan Regenerasikan Atlet Akuatik Olimpiade 2032


 Muhammad Farhan Perbesar

Muhammad Farhan

BANDUNG NEWS- Ribuan atlet akuatic dari 27 kabupaten kota se Jawa Barat ikut serta dalam ‘Bandung Open Swimming Tournament 2022’ di stadion renang UPI Bandung Jawa Barat. Kejuaraan yang menghadirkan kelas usia sampai 17 tahun ini, jadi cara akurat untuk regenerasi atlet akuatik untuk Olimpiade 2030 – 2032.

Ketua Harian Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) Jawa Barat, M Farhan menjelaskan, langkah regenerasi ini jadi cara terukur untuk mendapat atlet terbaik.

“Semua kelas, semua kelompok usia. Kalau Akuatik itu sebetulnya ada lima cabor khusus untuk renang, kelasnya banyak, kelas 1 sampai kelas 5, semua level. Jadi untuk bisa mendapatkan atlit elit tahun 2030 – 2032, ya mereka inilah,” ujar Farhan di Stadion Renang UPI Bandung Jawa Barat, Rabu 15 Juni 2022.

PRSI optimis atlet akuatik Jawa Barat yang masuk olimpiade semakin banyak. Farhan menilai, gelaran turnament secara rutin jadi salahsatu strategi jitu proses regenerasi. “Makanya sekarang kita bikin open tournament untuk perkumpulan seluruh Jawa Barat di kelompok usia dan ini adalah tournament pertama kelompok usia antar perkumpulan di Jawa Barat setelah masa pandemi,” katanya.

Baca Juga:  Wagub Uu: Larangan Mudik Tetap Berlaku Bagi Santri

Bahkan, dengan masa pandemi yang berlangsung dua tahun mengakibatkan kualitas skill berkurang. “Kaku sekali, karena selama dua tahun kita tidak bisa bikin tournament, terakhir kita bikin itu babak kualifikasi untuk PON, udah begitu udah, plong nggak ada lagi,” terangnya.

Farhan menilai, strategi yang dilakukan merupakan pendekatan secara statistik. Dalam kejuaraan level Nasional maupun Internasional, ada beberapa cabang olahraga yang didahulukan untuk menang dalam rangka mengamankan perolehan 100 mendali pertama. “Nah, akuatik, taekwondo, dayung itu termasuk yang diutamakan untuk mendapatkan 100 mendali pertama emas,” katanya.

Baca Juga:  Sukses Lawan Hoaks Covid-19, Muhammad Farhan Apresiasi Kinerja Pers

“Kalau bibit sekarang adalah sejak masuk kelompok usia 1-5, mereka itu harus dikasih turnament terus, tujuannya apa? supaya ada motivasi latihan, supaya mereka juga merasakan atmosfir kompetisi, atmosfir pertandingan,” katanya.

Farhan menilai, ajang turnamen untuk regenerasi atlet terbaik harus dirutinkan. “Sejak 2020 belum ada tournament seperti ini lagi, kan turnament seperti ini ijinnya kalau dulu kan engga gampang,”

“Tantangan terbesar sebetulnya adalah mengembalikan fitness level para atlet, karena mereka selama dua tahun hanya latihan tapi engga ketahuan buat apa latihannya. Jadi, fitness levelnya bukan fitness level yang siap untuk kompetisi. Makanya agak sulit bagi kita untuk mengembalikan hal itu,” tambahnya.

Perlu Program Nutrisi

Pelatih Nasional (Pelatnas) atlet Akuatik dari PRSI Jawa Barat, Donny Budiarto Utomo menjelaskan, rutinitas turnamen untuk mempunyai bibit unggul sangat dibutuhkan. Namun, menurutnya, ada hal utama lainnya yang dibutuhkan para atlet.

Baca Juga:  Muhammad Farhan Minta Komisioner KPU Terpilih Jawab Tantang Kerumitan Pemilu 2024

“Nutrisi untuk anak – anak ini kan seperti tidak diperhatikan berbeda sama negara – negara luar yang sangat detail sekali ya untuk memperhatikan dari fasilitasnya, mereka engga kesusahan cari tempat latihan,” terangnya.

Tidak hanya itu, skill kepelatihan pun harus terus update agar berdampak dalam meramu program regenerasi atlet. “Terutama untuk anak-anak kecil itu sangat penting, sering untuk bertanding juga, karena meraka kan untuk bisa meningkatkan pengalaman tanding,” katanya.

Salahsatu peserta yang ikut yaitu Sinulingga dari Bekasi Central Akuatik berharap turnamen ini dirutinkan untuk mematangkan skill dan mental untuk masuk dalam kompetisi tingkat Nasional maupun Internasional.

“Semakin rame ke depannya, penuh, semakin bagus. Target juara saya masuk PON sampai Sea Games,” terangnya. (*)

Artikel ini telah dibaca 77 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Weni Dwi Aprianti Minta Pemerintah Prioritaskan Kesehatan Pengungsi Gempa Cianjur

9 Desember 2022 - 10:12 WIB

DPRD Jabar Minta Pemprov Gali Potensi Alam Guna Tingkatkan PAD

9 Desember 2022 - 09:58 WIB

Minim Sosialisasi ASO, DPRD Jabar: Padahal Program Strategis

7 Desember 2022 - 17:11 WIB

Fraksi PKS DPRD Jabar Minta Anggaran Tanggap Bencana Ditambah

7 Desember 2022 - 16:48 WIB

Digelar di Ponpes Miftahul Huda, GMP Berbagi Berlangsung Khidmat

28 November 2022 - 23:25 WIB

GMP Berbagi

Timnas Italia Tak Masuk di Piala Dunia 2022, Francesco Totti: Bagaikan Roma Tanpa Colosseum

19 November 2022 - 08:04 WIB

Trending di Bola & Sports