Menu

Mode Gelap
Yayasan Nuraini Najamudin Raih Penghargaan The most Excellent Islamic Foundation 2022 dari CISA London

Jabar · 1 Sep 2020 19:24 WIB

Gubernur Jabar Ikut Ratas Covid-19 Bareng Presiden


 Gubernur Jabar Ikut Ratas Covid-19 Bareng Presiden Perbesar

BANDUNGNEWS.ID- Gubernur Jawa Barat (Jabar) yang juga Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Jabar Ridwan Kamil mengikuti rapat terbatas (ratas) terkait penanganan pandemi COVID-19 dan pemulihan ekonomi bersama Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo lewat videoconference dari The Trans Luxury Hotel, Kota Bandung, Selasa (1/9/20).

Ratas yang diikuti para gubernur se-Indonesia ini bertujuan menyamakan frekuensi gerak mulai dari pemerintah pusat, kementerian/lembaga, pemerintah daerah (pemda) provinsi, pemda kabupaten/kota, hingga pemerintahan desa agar tercapai langkah cepat dan efektif dalam penanganan pandemi dan pemulihan ekonomi di Tanah Air.

Terkait pandemi global COVID-19, Presiden meminta gubernur untuk memperhatikan angka pergerakan kasus terkonfirmasi positif COVID-19 di daerahnya, terutama di tengah kondisi peningkatan kasus positif di sejumlah negara di dunia.

Baca Juga:  Sekda Lantik 118 Pejabat Fungsional di Lingkungan Pemda Provinsi Jabar

Namun, menurut Presiden, penyebaran kasus di Indonesia masih relatif terkendali dibandingkan negara-negara Asia lainnya dan Eropa. Salah satunya merujuk angka kesembuhan di Indonesia yang lebih tinggi dari rata-rata dunia.

Presiden menjelaskan, hingga Agustus 2020, tingkat kesembuhan berada di angka 72,1 persen. Angka tersebut meningkat dibandingkan tingkat kesembuhan pada April 2020 yang hanya 15 persen.

“Jadi, ada pergerakan yang lebih baik. Lebih tinggi dibandingkan rata-rata (kesembuhan) dunia yang 69 persen,” kata Presiden.

“Ini yang harus kita jaga, bahwa pengendalian manajemen untuk COVID-19 ini betul-betul masih pada posisi terkendali,” tambahnya.

Meski begitu, Presiden menegaskan bahwa Indonesia masih memiliki pekerjaan rumah untuk menurunkan fatality rate (tingkat kematian) yang masih lebih tinggi dibandingkan angka global.

Baca Juga:  Uji Coba Pembukaan Mal di Kota Bandung, ini Aturan untuk Pengunjung

Terkait vaksinasi, Presiden menuturkan bahwa pihaknya telah mendapatkan komitmen 20 sampai 30 juta vaksin di akhir tahun 2020 dalam bentuk barang jadi dan mendapatkan sekitar 290 juta vaksin hingga akhir 2021.

Selain itu, Indonesia juga tengah berupaya mengembangkan vaksin sendiri yang diberi nama vaksin “Merah-Putih”. Pembuatan vaksin tersebut melibatkan konsorsium seperti lembaga biologi, perguruan tinggi, dan lembaga penelitian.

“Saya minta kepada para gubernur untuk pengendalian COVID-19 ini betul-betul menjadi fokus dan konsentrasi kita. Karena memang kita perlu memperkuat pertahanan kita agar sampai pada seluruh rakyat Indonesia untuk divaksin,” kata Presiden.

“Saat ini, vaksin Merah-Putih dalam tahap pembuatan benih vaksin dan prosesnya sudah sekitar 30 sampai 40 persen. Dan direncanakan akan diuji klinis pada awal tahun depan, bahkan siap produksi dipertengahan 2021,” ujarnya.

Baca Juga:  DKI Jakarta dan Jabar Jalin Kerjasama, Anies Baswedan: Kami di Perkotaan Utang Budi ke Petani

Sementara dalam pembahasan soal program pemulihan ekonomi, Presiden meminta agar pemda segera melakukan belanja barang dan modal sehingga bisa meningkatkan konsumsi pemerintah.

Adapun pada kuartal pertama 2020, pertumbuhan ekonomi nasional masih tumbuh 2,97 persen, namun di kuartal dua mengalami kontraksi 5,32 persen.

“Untuk kuartal ke tiga (hingga) September, kalau kita masih berada masih posisi minus, artinya masuk resesi. Karena itu saya minta percepat belanja APBD provinsi dan perintahkan bupati/walikota agar APBD kabupaten/kota, terutama yang berkaitan dengan belanja barang, belanja modal, belanja bansos, betul-betul disegerakan, sehingga bisa meningkatkan konsumsi masyarakat dan bisa memulihkan ekonomi di daerah,” tegas Presiden. [Red]

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Digelar di Ponpes Miftahul Huda, GMP Berbagi Berlangsung Khidmat

28 November 2022 - 23:25 WIB

GMP Berbagi

Bantu Rakyat Kecil, GMP Karawang Gelar Bazar Sembako Murah

27 November 2022 - 14:11 WIB

Jabar MoU dengan Pemerintah Pusat, Komitmen Pengelolaan Sampah Citarum

19 November 2022 - 07:46 WIB

Ridwan Kamil Minta Polemik Pembangunan Masjid Margonda Depok di Musyawarahkan Sebaik Mungkin

18 November 2022 - 08:08 WIB

GMP Jabar Gelar Program Peduli Kasih, 100 Warga Ikuti Pengobatan Alternatif Gratis

13 November 2022 - 11:24 WIB

Wagub Jabar Lepas Ekspor Tanaman Hias di CPF 2022

11 November 2022 - 12:28 WIB

Trending di Jabar