Menu

Mode Gelap
Yayasan Nuraini Najamudin Raih Penghargaan The most Excellent Islamic Foundation 2022 dari CISA London

Jabar · 3 Nov 2022 16:56 WIB

Gubernur Ridwan Kamil Apresiasi Peran Lembaga Penyiaran Jaga Kondusivitas


 Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menghadiri Malam Penganugerahan KPID Jabar Award ke-15 Tahun 2022 di Kabupaten Bekasi, Rabu (02/11/2022). Perbesar

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menghadiri Malam Penganugerahan KPID Jabar Award ke-15 Tahun 2022 di Kabupaten Bekasi, Rabu (02/11/2022).

BANDUNG NEWS – Komisi Penyiaran Indonesia Daerah Jawa Barat kembali memberikan apresiasi kepada insan penyiaran melalui Anugerah Penyiaran Jawa Barat ke-15 Tahun 2022 di Hotel Nuanza, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Rabu (2/11/2022).

Gubernur Jabar Ridwan Kamil yang hadir pada acara tersebut turut menyampaikan apresiasi kepada insan penyiaran televisi dan radio yang terus berkomitmen menjaga kondusivitas Jabar melalui informasi yang edukatif.

“Selamat kepada insan penyiaran TV dan radio yang dengan komitmen dan kreativitasnya menjadikan Jabar kondusif, teredukasi lewat informasi tanpa bohong, juga terhibur oleh konten-kontennya,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Gubernur menyerahkan penghargaan beberapa kategori kepada lembaga penyiaran dan tokoh pemenang KPID Jabar Award.

Pada kesempatan yang sama, Ridwan Kamil juga menerima penghargaan Kategori Digital Champions 2022 karena prestasinya di bidang digitalisasi mulai dari desa digital, ekonomi kreatif, hingga sistem pemerintahan.

“Semoga kualitas penyiaran di Jabar meningkat tidak hanya jumlahnya,” ujar Kang Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil.

Saat ini jumlah lembaga penyiaran di Jabar tercatat 437 lembaga. Jabar merupakan konsumen penyiaran terbesar di Indonesia dengan jumlah penduduk hampir 50 juta jiwa.

“Hari ini merepresentasikan siapa itu Jabar, konsumen penyiaran paling besar se-Indonesia,” ucap Kang Emil.

KPID Jabar Award tahun ini diikuti oleh 193 nominator. Jumlah ini meningkat dari tahun sebelumnya, yaitu 163.

Menurut Kang Emil, lembaga penyiaran harus mengedepankan tiga fungsi media, yaitu informatif, edukatif, dan menghibur.

Baca Juga:  Kurang Percaya Diri, Coba 5 Langkah Ini Salah Satunya Berani Hadapi Tantangan

“Penyiaran di mata saya ada tiga dimensinya, informasi, edukasi, hiburan,” sebutnya.

Peran kepala daerah dinilainya juga penting dalam membina lembaga penyiaran agar selalu menyajikan informasi yang berkualitas.

“Dalam hal ini peran kepala daerah penting dalam membina lembaga penyiaran di daerahnya,” tegas Kang Emil.

Ketua KPID Jabar Adiyana Slamet menuturkan, yang masuk nominator Anugerah Penyiaran KPID Jabar ke-15 merupakan lembaga yang dalam setahun terakhir tidak memiliki catatan pelanggaran isi siaran.

“Karena kami terus berkomitmen menciptakan penyiaran berkualitas,” ucap Adiyana.

Ia menambahkan, KPID Jabad Award tahun ini juga sebagai momentum kebangkitan lembaga penyiaran yang sempat terpuruk oleh pandemi COVID-19. Ini sesuai dengan tema yang diangkat, “Penyiaran Bangkit untuk Jabar Juara Lahir Batin”.

“Ini momentum kebangkitan lembaga penyiaran pasca COV8D-19, di mana 80 persen lembaga terdampak dari segi ekonomi, tapi tanpa mengurangi kualitas isi siaran,” paparnya.

Digital Switch On

Malam Anugerah Penyiaran KPID Jabar ke-15 bertepatan pula dengan batas akhir Analog Switch Off (ASO).

Ini sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja pada sektor penyiaran, TV analog sudah tidak bisa digunakan lagi per tanggal 3 November 2022 dan harus beralih ke siaran TV digital.

Untuk itu, pada Malam Anugerah Penyiaran KPID Jabar ke-15, Kang Emil melalukan prosesi hitung mundur dimulainya Digital Switch On.

Baca Juga:  Ridwan Kamil Terharu Uji Coba Kereta Cepat Jakarta - Bandung Disaksikan Dua Presiden

“Ini hari terakhir analog akan switch off masuk ke era digital. Ini hari bersejarah,” ucap Kang Emil.

Sejak tahun lalu, Pemda Provinsi Jabar bersama KPID Jabar terus mengawal proses transisi siaran TV analog ke digital.

Kang Emil berkomitmen semua warga Jabar harus tetap mendapatkan hak informasinya di era digital sekarang.

“Kami bersama KPID Jabar mengawal terus dari setahun yang lalu memastikan semua warga Jabar tetap mendapatkan hak informasinya di era digital,” tuturnya.

Pihaknya pun akan terus memberikan dukungan kepada warga, khususnya yang berada di perdesaan berupa alat set top box tanpa harus mengganti televisinya.

“Kabari kalau ditemukan ada warga di kampung tiba-tiba tidak bisa nonton TV karena _enggak_ hafal. Negara harus hadir memberikan dukungan bantuan,” sebut Kang Emil.

Berikut daftar lembaga penyiaran penerima penghargaan dan tokoh pemenang KPID Jabar Award:

KATEGORI BERITA TELEVISI

Televisi                : SMTV Sumedang

Nama Program  : Bewara SMTV

 

KATEGORI HIBURAN (SENI BUDAYA LOKAL) TELEVISI

Televisi                : TVRI Jawa Barat

Nama Program   : Cianjuran

 

KATEGORI PROGRAM KELUARGA TELEVISI

Televisi               : TVRI Jawa Barat

Nama Program  : Anak Indonesia

 

KATEGORI DOKUMENTER TELEVISI

Televisi               : KOMPASTV Jawa Barat

Nama Program : Sosok dan Inspirasi Mochtar Kusumaatmadja

 

KATEGORI ILM ASO TELEVISI

Baca Juga:  Yana Minta Seluruh OPD Bantu Pulihkan Ekonomi dan Tuntaskan Pandemi

Televisi               : Inspira TV Bandung

Nama Program : Analog Pensiun

 

KATEGORI PROGRAM SIARAN RELIGI TELEVISI

Televisi               : Inspira TV Bandung

Nama Program : Sang Penerus

 

KATEGORI BERITA RADIO

Radio                   : Radio Dakta FM Bekasi

Nama Program  : Dakta Info

 

KATEGORI HIBURAN (SENI BUDAYA LOKAL) RADIO

Radio                   : LPPL Radio Kuningan FM

Nama Program  : Warung Bajigur Edisi Kuliner Buhun

KATEGORI PROGRAM KELUARGA RADIO

Radio                  : Radio Wadi FM Bogor

Nama Program : Pagi Ceria

KATEGORI ILM UMUM RADIO

Radio                  : Radio Dahlia FM Bandung

Nama Program : Tong Hilap Basa Sunda

KATEGORI ILM RADIO KOMUNITAS

Radio                  : Rakom Suara Lelez Garut

Nama Program : Cegah Stunting

KATEGORI PROGRAM SIARAN RELIGI RADIO

Radio                  : RadioQu Kuningan

Nama Program : Pesantren Udara

PENGHARGAAN KHUSUS:

1. Kategori Kreator Konten Lokal Jawa Barat:

PT Aria Production.

2. Kategori Life Time Achiefment: Immas Sunarya.

3. Kategori Kepala Daerah Peduli Penyiaran:  Dani Ramdan (Penjabat Bupati Bekasi).

4. Kategori Masyarakat Peduli Penyiaran: Herlina Agustin.

5. Kategori Lembaga Penyiaran Teladan:

Radio Dahlia FM Bandung.

6. Kategori Lembaga Penyiaran Ramah Disabilitas: MQTV Bandung.

7. Kategori Lembaga Penyiaran Kolaboratif:

SMTV Sumedang.

8. Kategori Penyiar Terfavorit:

Putri Barbie (Radio Dahlia FM Bandung).

9. Kategori Presenter Terfavorit:

Muhammad Irsal Nurhuda (Nusantara TV Jawa Barat).

10. Kategori Duta Penyiaran Jawa Barat:

Putri Denisa Amelia Nuri.

 

Artikel ini telah dibaca 22 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

DPRD Jabar Ungkap Kekurangan Penataan Kawasan Cihideng Tasikmalaya

7 Desember 2022 - 17:24 WIB

Hadiri Pelantikan ABPPTSI Jabar, Sekda: Mitra Strategis Bentuk SDM Berkualitas

22 November 2022 - 19:20 WIB

Uu Ruzhanul Minta Masyarakat Perkuat Ekonomi Melalui UMKM

22 November 2022 - 19:04 WIB

Ridwan Kamil Paparkan Empat Inovasi Unggulan dalam Tahap Penilaian IGA 2022

21 November 2022 - 21:32 WIB

Pesan Uu Ruzhanul kepada Pelajar: Cintai Alam, Banyak Berorganisasi

21 November 2022 - 13:39 WIB

Jabar International Marathon, Ridwan Kamil: Perkuat Sport Tourism Jabar

21 November 2022 - 13:37 WIB

Trending di Jabar