Menu

Mode Gelap
Yayasan Nuraini Najamudin Raih Penghargaan The most Excellent Islamic Foundation 2022 dari CISA London

Jabar · 28 Agu 2020 23:05 WIB

Gubernur Ridwan Kamil Resmikan Kostrawil Jabar


 Gubernur Ridwan Kamil Resmikan Kostrawil Jabar Perbesar

BANDUNGNEWS.ID- Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil meresmikan Komando Strategis Pembangunan Pertanian Wilayah (Kostrawil) Jabar melalui video conference di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Jumat (28/8/20).

Kang Emil –sapaan Ridwan Kamil– mengatakan, dengan hadirnya Kostrawil Jabar, ketahanan pangan Jabar akan menguat, terutama pada masa pandemi COVID-19.

“COVID-19 ini memberikan pelajaran terhadap sektor pertanian yang harus tetap tangguh dari segi pendistribusian dan juga ketersediaan ketahanan pangan,” kata Kang Emil.

Pertanian menjadi salah satu sektor yang mampu bertahan di tengah pandemi COVID-19. Saat semua sektor terpukul pandemi, pertanian justru mengalami peningkatan sebesar 7,64 persen secara year on year. Secara quarter to quarter, pertanian meningkat lebih besar, yakni 45,86 persen.

Baca Juga:  Ridwan Kamil Resmikan Revitalisasi Pasar Rakyat Baleendah

Pemanfaatan teknologi digital 4.0, kata Kang Emil, mesti diterapkan pada sektor pertanian. Tujuannya memastikan ketahanan pangan Jabar aman sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Itulah semangat dari kami, di mana pascapandemi COVID-19 pertanian akan menjadi prioritas nomor satu yang kami perhatikan,” ucapnya.

Kang Emil mengatakan, pihaknya akan memfasilitasi Kostrawil Jabar dengan teknologi yang mumpuni supaya Kostrawil Jabar dapat menghimpun data dengan baik.

Baca Juga:  Ridwan Kamil Tegaskan Pemprov Jabar Akan Patuhi Aturan Pemerintah Pusat Terkait PPKM Level 3

Menurut Kang Emil, swasembada pangan dengan membuat lumbung desa akan dilakukan. Salah satunya caranya dengan memanfaatkan lahan tidak produktif menjadi produktif.

“Saya punya prinsip, good data good decision,” katanya. “Fungsi digital ini tidak hanya komersial, tapi juga terkait distribusinya. Kami sedang menyiapkan logistik yang terkoneksi dengan aplikasi, sehingga data-data ketahanan pangan per desa diisi oleh pertanian (seperti beas perelek) versi digital,” imbuhnya.

Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Provinsi Jawa Barat Dadan Hidayat mengatakan, pertanian menjadi salah satu sektor yang dapat menyelamatkan perekonomian nasional di tengah pandemi COVID-19.

Baca Juga:  Ridwan Kamil Dampingi Tjahjo Kumolo Resmikan Mal Pelayanan Publik di Lotte Grosir Bekasi

Dadan menyatakan, Jabar menjadi salah satu sentra produksi padi nasional. Berdasarkan data Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (BPN) pada 2019, kontribusi Jabar sebesar 9,28 juta ton atau 16,63 persen produksi padi nasional.

“Provinsi Jabar juga sebagai penyangga kebutuhan pangan nasional, menjadikan Jabar sebagai stabilisasi kebutuhan pangan,” kata Dadan.

Selain itu, kata Dadan, Balai Penyuluhan Pertanian di setiap kecamatan mempunyai peran strategis terhadap produksi pangan di Jabar. [Red]

Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Digelar di Ponpes Miftahul Huda, GMP Berbagi Berlangsung Khidmat

28 November 2022 - 23:25 WIB

GMP Berbagi

Bantu Rakyat Kecil, GMP Karawang Gelar Bazar Sembako Murah

27 November 2022 - 14:11 WIB

Jabar MoU dengan Pemerintah Pusat, Komitmen Pengelolaan Sampah Citarum

19 November 2022 - 07:46 WIB

Ridwan Kamil Minta Polemik Pembangunan Masjid Margonda Depok di Musyawarahkan Sebaik Mungkin

18 November 2022 - 08:08 WIB

GMP Jabar Gelar Program Peduli Kasih, 100 Warga Ikuti Pengobatan Alternatif Gratis

13 November 2022 - 11:24 WIB

Wagub Jabar Lepas Ekspor Tanaman Hias di CPF 2022

11 November 2022 - 12:28 WIB

Trending di Jabar