Menu

Mode Gelap
 

Jabar · 12 Mei 2022 01:19 WIB

Gubernur Ridwan Kamil Usulkan Tiga Nama Penjabat Kepala Daerah


 Ridwan Kamil. Perbesar

Ridwan Kamil.

BANDUNG NEWS — Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil sudah mengusulkan tiga nama ke Kementerian Dalam Negeri untuk mengisi jabatan kepala daerah yang kosong akibat masa jabatannya segera berakhir tahun ini. Ketiga penjabat itu akan mengisi jabatan kepala daerah Kabupatan Bekasi, Kota Tasikmalaya, dan Kota Cimahi.

“Kami sudah mengusulkan untuk penjabat bupati/wali kota di tiga wilayah yang akan habis tahun ini yaitu Kabupaten Bekasi, Kota Tasikmalaya dan Kota Cimahi. Keputusan akhir dari Kemendagri belum kami terima,” ungkap Ridwan Kamil di Gedung Sate Kota Bandung, Rabu (11/05/2022).

Baca Juga:  Lewat Program Gernas BBI, DPRD Jabar Harap UMKM Bantu Pemulihan EKonomi

Perlu diketahui, kepala daerah Kabupaten Bekasi akan berakhir 22 Mei 2022, Kota Cimahi 22 Oktober 2022, dan Kota Tasikmalaya 14 November 2022. Menurut Ridwan Kamil dalam menentukan Penjabat selalu ada kriteria khusus dari Kemendagri.

“Selalu ada kriteria jabatan tinggi pratama (kepala dinas) atau level direktur di kementerian/lembaga. Jadi yang penjabat itu tidak harus selalu dari eselon di sini (Pemdaprov Jabar),” jelas Ridwan Kamil.

“Kabupaten Sukabumi contohnya. Dulu penjabatnya pada waktu pilkada 2020 usulan dari kita tapi diputuskan direktur dari Kemendagri,” tambah Ridwan Kamil.

Baca Juga:  Uu Ruzhanul Dorong Pemuda Jabar Tetap Mengembangkan Diri Saat Pandemi

Kemudian, Kang Emil sapaan akrab Ridwan Kamil mengusulkan kepada Pemerintah Pusat agar melibatkan peran legislatif dari tiap daerah. Sebab para penjabat yang akan menjabat pasti berkecimpung di dunia politik.

“Kuncinya dikomunikasikan saja, kemarin juga ada masukan dari DPRD merasa tidak dilibatkan, saya kira itu bagus karena nanti para penjabat ini harus berinteraksi politik nah jadi akseptabilitasnya penting,” tuturnya.

“Saya menyetujui kalau ada sebuah prosedur yang melalui masukan dari dewan sehingga lebih kondusif,” tandas kang Emil.

Baca Juga:  Viman Ajak Milenial Kota Tasikmalaya Bangun Semangat Kebangsaan

Dalam menjabat suatu daerah, seorang penjabat akan diberi waktu selama satu tahun. Kang Emil mengungkapkan, apabila selama satu tahun itu kinerja sesuai dengan prosedur maka akan dilanjutkan sampai dua sampai tiga tahun. Apabila tidak, maka akan di evaluasi.

“Kemarin sudah di klarifikasi PJ itu hanya satu tahun, penjabat walikota/bupati/gubernur maksimal satu tahun setelah itu akan di evaluasi bisa dilnjutkan bisa tidak. Jadi tidak serta merta kalau sudah akan full time sampai dua sampai tiga tahun,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Gelar Turnamen Terbuka, Muhammad Farhan Regenerasikan Atlet Akuatik Olimpiade 2032

15 Juni 2022 - 13:27 WIB

Dinkes Jabar bersama Kab/Kota Layani Pemudik Mulai dari Kecelakaan Hingga Vaksin Booster

28 Mei 2022 - 13:14 WIB

Jawa Barat Tindaklanjuti Penjajakan PLTB dengan Investor Inggris

26 Mei 2022 - 22:32 WIB

Wagub Jabar Dorong Petani Generasi Zilenial Mampu Bangkitkan Jawa Barat Swasembada Pangan

25 Mei 2022 - 22:17 WIB

Jabar Raih Opini WTP Kesebelas Kalinya

25 Mei 2022 - 22:14 WIB

Pemda Provinsi Jabar Gagas Inovasi Pendanaan Pembangunan Kompetitif untuk tingkatkan kualitas perencanaan pembangunan

25 Mei 2022 - 22:05 WIB

Trending di Jabar