Menu

Mode Gelap
 

Dunia · 29 Agu 2021 10:19 WIB

Hari Tanpa Bayangan Matahari Akan Terjadi di Indonesia


 Ilustrasi nongkrong. (Pixabay/Adrien Olichon)
Perbesar

Ilustrasi nongkrong. (Pixabay/Adrien Olichon)

BANDUNG NEWS – Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) menyampaikan hari tanpa bayangan matahari akan terjadi di Indonesia antara 6 September hingga 21 Oktober 2021.

Namun, khusus wilayah Jakarta, fenomena hari tanpa bayangan matahari terjadi pada 9 Oktober 2021 sekitar pukul 11.39 WIB.

“Saat posisi matahari berada di atas Indonesia, tidak ada bayangan yang terbentuk oleh benda tegak tak berongga saat tengah hari,” papar peneliti Pusat Sains dan Antariksa Lapan Andi Pangerang dalam keterangan di Jakarta, Sabtu 28 Agustus 2021.

Baca Juga:  Ekonomi Korsel Jatuh ke Dalam Resesi pada Kuartal II Tahun Ini

“Sehingga fenomena ini dapat disebut sebagai hari tanpa bayangan matahari,” sambungnya.

Di Jakarta, hari tanpa bayangan matahari bisa diamati pada 9 Oktober 2021 pukul 11.39 WIB.

Andi menjelaskan Indonesia terbentang dari 6 derajat Lintang Utara hingga 11 derajat Lintang Selatan dan dibelah oleh garis khatulistiwa.

Dengan lokasi geografis tersebut, matahari akan berada di atas Indonesia dua kali setahun, yang pertama sudah terjadi sejak akhir Februari hingga awal April 2021.

Baca Juga:  Hasil Survei Jabar Masuk Lima Besar IKIP Terbaik di Indonesia

Seperti dikutip dari PMJ News, Fenomena hari tanpa bayangan matahari selalu terjadi dua kali setahun untuk kota-kota atau wilayah yang terletak di antara dua garis.

Yaitu, garis Balik Utara (Tropic of Cancer; 23,4 derajat Lintang Utara) dan Garis Balik Selatan (Tropic of Capricorn; 23,4 derajat Lintang Selatan).

Lebih lanjut dia menjelaskan, untuk kota-kota yang terletak tepat di Garis Balik Utara dan Garis Balik Selatan hanya akan mengalami hari tanpa bayangan matahari sekali dalam setahun.

Baca Juga:  Paus Fransiskus Berharap Masyarakat Miskin Dapat Vaksin Corona Duluan

Antara lain, Solstis Juni untuk Garis Balik Utara maupun Solstis Desember untuk Garis Balik Selatan.

“Di luar ketiga wilayah tersebut, matahari tidak akan berada di zenit ketika tengah hari sepanjang tahun, melainkan agak condong ke selatan untuk belahan bumi utara maupun agak condong ke utara untuk belahan bumi selatan,” pungkasnya.

(amt)

 

Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Gubernur Jabar Luncurkan Sentra Vaksinasi Silih Tulungan di Karawang

11 Agustus 2021 - 10:28 WIB

Ketum PPIT Nanjing 2020-2021: Surat Edaran PPI Tiongkok Batasi Ruang Pengabdian

10 Agustus 2021 - 17:17 WIB

Alasan Pandemi, Pemerintah Tidak Berangkatkan Jemaah Haji dari Indonesia

3 Juni 2021 - 14:47 WIB

jemaah haji

Gara-gara Vaksin Ini, Indonesia tak Dapat Kuota Haji

1 Juni 2021 - 11:45 WIB

jemaah haji

10 Peraturan Ibadah Haji Tengah Pandemi Covid-19

24 Mei 2021 - 15:46 WIB

jemaah haji

Palestina Hari Ini: Ribuan Orang ‘Dipaksa’ Tinggalkan Rumah

15 Mei 2021 - 11:39 WIB

Palestina
Trending di Dunia