HMI Jawa Barat Bentuk Satgas COVID-19, Pemprov Jabar Siap Kerja Sama


Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum menyambut baik pembentukan Satgas COVID-19 HMI Jabar

BANDUNG – Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam (BADKO HMI) Jawa Barat membentuk Satgas Covid-19 dan melaksanakan pelatihan selama 3 hari.

Pelatihan tersebut fokus terhadap materi kesehatan yaitu promosi kesehatan dan pandemi covid-19, isolasi mandiri, mengenal vaksin covid-19. Dan yang kedua fokus terhadap materi pemulihan ekonomi, yaitu bagaimana meningkatkan kewirausahaan dan pengembangan UMKM.

Keseriusan badko HMI Jawa Barat tersebut disambut baik oleh pemerintah provinsi Jawa Barat dalam hal ini satgas Covid-19 untuk berkolaborasi atau kerja sama.

Baca Juga:  Ridwan Kamil Kirim Bantuan Senilai Rp 1,5 Milyar untuk Palestina

Wakil Gubernur Jawa Barat mengapresiasi dengan langkah badko HMI Jabar yang konsern melakukan aktivitas pengabdian dan kerelawanan dalam situasi sulit dimasa pandemi ini.

Ketua subdivisi relawan Covid-19 Iip yang juga merupakan kepala badan kesbangpol Jabar, mengapresiasi badko HMI Jabar, karena baru pertama kali melakukan kerjasama dengan organisasi mahasiswa menjadi bagian relawan komunitas untuk bersama sama melawan virus covid-19.

Baca Juga:  Gubernur Jabar Minta PMI Beradaptasi dengan Layanan Digital

Ketua badko HMI Jabar, menyampaikan 30 peserta ini nantinya akan menjadi koordinator di setiap kab/kota dan berharap kepada wagub jabar untuk mendorong pemerintah kab/kota untuk juga melakukan kerjasama dengan unsur kelompok mahasiswa, dalam hal ini satgas Covid 19 HMI Jabar.

Untuk pilot project pertama kami akan fokus diruang lingkup kampus dan sekretariat, memberikan edukasi kepada pedagang kaki lima, pedagang kios dan warung, mahasiswa dan warga sekitar.

Baca Juga:  Waspada Covid-19, Satgas Kota Bandung Siapkan Kebijakan Baru

Kami yakin pendekatan persuasif untuk melakukan edukasi kepada mareka lebih bisa tersampaikan pesannya, dan kesadaran masyarakat bisa lebih terbangun.

Sehingga kita bisa menerapkan protokol kesehatan, gaya hidup sehat, bisa diterapkan dalam aktivitas keseharian kita. Sambil menunggu kepastian vaksin covid 19 bisa digunakan. [fjr]