Menu

Mode Gelap
 

Jabar · 2 Agu 2022 14:19 WIB

Imunisasi Capai 83 Persen, Jabar Targetkan Bebas Campak dan Rebula 2023


 Imunisasi Capai 83 Persen, Jabar Targetkan Bebas Campak dan Rebula 2023 Perbesar

BANDUNG NEWS – Provinsi Jawa Barat ditargetkan bebas Campak dan Rubella pada 2023. Target tersebut sesuai dengan target nasional.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Jabar Ryan Bayusantika Ristandi menuturkan, salah satu upaya untuk mengejar target tersebut yakni memaksimalkan Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) yang digelar mulai 1 Agustus hingga awal September 2022.

“Kita ingin mengeleminasi penyakit Campak dan Rubella ini di tahun 2023 sesuai target nasional, lalu kita akan follow up terus sampai 2026. Imunisasi kali ini tanpa melihat riwayat imunisasi sebelumnya,” kata Ryan.

Baca Juga:  Resmi, GBLA Jadi Home Base Persib di Liga 1 2022/2023

Selain imunisasi Campak dan Rubella, dalam BIAN kali ini, Pemerintah juga mengimunisasi anak yang imunisasinya tak lengkap atau belum dilakukan karena terhalang pandemi.

“Jadi ini sekaligus imunisasi yang bolong-bolong akibat pandemi kemarin. Kita akan berikan imunisasi seperti difteri, tetanus, polio dan lain-lain. Hal itu dilakukan untuk mencegah peningkatan kejadian luar biasa akibat imunisasi yang belum lengkap,” ucap Ryan.

Baca Juga:  Kurang Pasokan, Harga Bahan Pokok di Pasar Cisalak Alami Kenaikan

Ryan menyebutkan, terdapat 3,6 juta anak yang menjadi sasaran imunisasi dalam BIAN tahun ini di Jawa Barat.

“Terdapat 3,6 juta anak yang tersebar di seluruh kabupaten kota di Jabar, dan untuk keperluan imunisasi ini sudah kita distribusikan ke masing-masing kabupaten kota,” ucapnya.

Ryan juga menjelaskan, dari 27 kabupaten kota di Jabar, ada 5 kabupaten kota yang menjadi prioritas dalam BIAN yaitu Kabupaten Bekasi, Kabupaten Bogor, Kota Bandung, Kabupaten Sukabumi, dan Kabupaten Cianjur.

Baca Juga:  Dukung Kemandirian Negara, Kang Emil Ajak Warga Jabar Lapor SPT Tahunan

“Lima kabupaten kota ini menjadi prioritas karena cakupan imunisasi di daerah tersebut kita nilai masih kurang,” ungkapnya.

Ryan mengemukakan, kondisi cakupan imunisasi di Jabar hingga pasca pandemi baru mencapai sekitar 83 persen. Adapun target Jabar sendiri yakni 95 persen.

“Sampai pascapandemi ini baru 83 persen. Oleh karena itu kita akan kejar cakupannya sesuai target sampai 95 persen. Kita pernah mencapai lebih dari 95 persen sebelumnya,” tuturnya.***

Artikel ini telah dibaca 19 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Genap Berusia 6 Tahun, MEDIAJABAR.COM Gabungkan Jurnalistik dengan Sistem Teknologi Digital

18 Agustus 2022 - 11:07 WIB

Dihadiri Bupati Anne, DPRD Purwakarta Gelar Rapat Paripurna Terkait 2 Raperda

17 Agustus 2022 - 18:49 WIB

Wagub Jabar Dukung Program 5.000 Wirausaha Baru dan 1.000 Perempuan Pengusaha di Kota Depok

16 Agustus 2022 - 11:00 WIB

Ridwan Kamil Hadiahi 72 Pengantin Baru Honeymoon di Hotel Berbintang

16 Agustus 2022 - 10:30 WIB

Revitalisasi Situ Ciburuy, Ridwan Kamil: Sekarang Sudah Terlihat Bersih

14 Agustus 2022 - 08:00 WIB

Menteri Koperasi dan UMKM Siap Permudah Akses Permodalan Usaha

13 Agustus 2022 - 18:11 WIB

Trending di Jabar