Ini Arti Tawakkal Bagi Buya Syakur


Salah satu ulama besar di Indonesia, K.H Abdul Syakur Yasin, MA atau Buya Syakur. @santibuyasyakur.

BANDUNG NEWS – Sudah sepantasnya sebagai muslim bertawakkal kepada Allah SWT. Namun arti sesungguhnya dari tawakkal bervariasi. Pada umumnya orang memahami tawakkal sebagai upaya menyerahkan diri sepenuhnya kepada Allah SWT., sambil berusaha meraih apa yang diinginkan.

Namun bagi K.H Buya Syakur Yasin, MA pengertian semacam itu masih memandang Allah sebagai makhluk. Sebab untuk menyerahkan diri sepenuhnya kepada Allah, manusia tidak perlu memperhatikan hukum sebab akibat yang mendorongnya untuk berusaha.

Baca Juga:  Wargi Bandung, Jangan Lewatkan Foto Bareng Ariel Noah dan Al Ghazali di 3Second Family Store, Begini Caranya!

“Begini, kita seringkali melihat Allah dengan hukum kausalita. Kalau pengen kaya ya harus rajin. Kalau pengen pinter ya harus rajin belajar. Kalau pengen sembuh ya harus berobat. Begitu pikiran orang pada umumnya dan itu masih melihat Allah seperti makhluk. Padahal Allah terlepas dari pandangan manusia. Kalau mau bertawakkal kepada Allah, ya serahkan diri sepenuhnya, tidak perlu mempertimbangkan sebab akibatnya,” ujar Kiayi yang akrab disapa Buya Syakur itu seperti dikutip Bandung News dari video yang diunggah di kanal Youtube KH Buya Syakur, MA.

Baca Juga:  Wargi Bandung, Jangan Lewatkan Foto Bareng Ariel Noah dan Al Ghazali di 3Second Family Store, Begini Caranya!

Pengasuh Pondok Pesantren Candang Pinggan itu menambahkan, dalam keadaan sulit orang selalu mencari sebab untuk menyelesaikan masalahnya. Tapi bagi Allah tidak ada yang sulit dan bisa jadi pertolongan-Nya di luar apa yang manusia duga.

Baca Juga:  Wargi Bandung, Jangan Lewatkan Foto Bareng Ariel Noah dan Al Ghazali di 3Second Family Store, Begini Caranya!

Oleh karena itu, tawakkal dalam arti sesungguhnya bagi Buya Syakur, yaitu menyerahkan diri secara total kepada Allah tanpa syarat dan tanpa pertimbangan logika sebab akibat. Serahkan saja dan lepas semua keraguan.

(dra)