Menu

Mode Gelap
 

Ekbis · 7 Sep 2020 11:34 WIB

Ini Cara Mengelola Keuangan Rumah Tangga di Masa Pandemi


 ilustrasi: net Perbesar

ilustrasi: net

BANDUNGNEWS.ID – Pandemi virus corona (Covid-19) sangat berpengaruh terhadap kondisi ekonomi rumah tangga dan perusahaan.

Sebagian karyawan terpaksa dirumahkan tanpa gaji, menunggu situasi kembali membaik. Akibat pandemi ini, sebagian rumah tangga yang semula memiliki dua sumber pemasukan, dari suami dan istri yang bekerja, terpaksa harus mengandalkan satu sumber penghasilan saja.

Dikutip dari bisnis.com, Krizia Maulana, Investment Specialist PT Manulife Aset Manajemen Indonesia (MAMI) mengatakan pandemi virus corona, berdampak pada perekonomian Indonesia, baik mikro dan makro. Dia memberikan cara untuk menghadapi pandemi.

Baca Juga:  Pasar Kreatif Kota Bandung Bangkitkan Semangat UMKM di Tengah Pandemi

1. Menerima keadaan

Munculnya rasa khawatir karena berkurangnya satu sumber penghasilan rumah tangga merupakan hal yang wajar. Namun, Anda bersama pasangan harus bisa segera mengatasinya.

Perasaan cemas yang berlebihan justru akan membuat keadaan memburuk, seperti timbulnya beragam penyakit yang justru akan menambah beban pengeluaran rumah tangga.

Hal pertama yang harus Anda lakukan adalah menerima kenyataan bahwa hidup Anda akan berbeda untuk sementara waktu. Kemudian, segera lakukan penyesuaian pada konsumsi/pengeluaran rumah tangga serta gaya hidup semua anggota keluarga.

Baca Juga:  DPRD Jabar Apresiasi Kinerja bjb di Masa Pandemi

Misalnya, kalau Anda tipe orang yang cenderung berbelanja online untuk meredakan stress, sebaiknya hapus dulu aplikasinya untuk sementara waktu. Manfaatkan dana simpanan dan seluruh aset dengan bijak

2. Jadikan sebagai pelajaran berharga

Pandemi ini seharusnya bisa membuat kita tersadar betapa pentingnya menyiapkan dana darurat dan menyisihkan sebagian pendapatan saat ini untuk masa depan. Maka, berapa pun uang yang Anda peroleh hari ini, sisihkan sebagian, untuk bisa digunakan di masa depan yang masih penuh misteri.

Baca Juga:  Bangkitkan Ekonomi Saat Pandemi, Gubernur Jabar Usul Resto dan Kafe Outdoor Layani Makan di Tempat

Bagi Anda yang masih memiliki kondisi keuangan cukup baik, pertimbangkan untuk menyimpan dana di reksa dana pasar uang untuk digunakan di masa depan.

Reksa dana pasar uang sangat likuid, tidak ada biaya pembelian maupun pencairan dana, bukan objek pajak, sangat terjangkau (dengan dana minimal Rp10 ribu), dan memiliki potensi imbal hasil di atas deposito. Sebagai contoh, reksa dana Manulife Dana Kas II (MDK II) memberikan imbal hasil sebesar 3,12 persen sejak awal tahun hingga akhir Juli 2020.

(bnd)    

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

G20 EMPOWER – Microsoft Indonesia Kolaborasi Tingkatkan Partisipasi Perempuan dalam Pertumbuhan Ekonomi Digital 

9 Juli 2022 - 12:53 WIB

Axiata dan XL Axiata Sukses Selesaikan Akuisisi 66,03% Saham Link Net

23 Juni 2022 - 21:44 WIB

Campaign.com dan Xendit Dukung UMKM Halal Terus Bersaing di Pasar Global

12 Mei 2022 - 19:59 WIB

Pemkab Kolaborasikan TMMD dan Gempungan Demi Wujudkan Purwakarta Istimewa

12 Mei 2022 - 18:19 WIB

KFC Indonesia Hadirkan Menu Baru Rosemary Butter Grilled Chicken

15 April 2022 - 17:05 WIB

Kepala KCD XII Dr. Abur Mustikawanto, M.Ed: Tingkatkan Kompetensi Murid Sekolah

4 April 2022 - 23:09 WIB

Trending di Jabar