Menu

Mode Gelap
 

Jabar · 14 Mei 2022 23:57 WIB

Jabar Tingkatkan Pengawasan Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Iduladha


 Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum melantik 21 Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Jakarta - Bekasi Tahun 2022 di UPT Asrama Haji Bekasi, Kota Bekasi, Sabtu (21/5/2022). Perbesar

Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum melantik 21 Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Jakarta - Bekasi Tahun 2022 di UPT Asrama Haji Bekasi, Kota Bekasi, Sabtu (21/5/2022).

BANDUNG NEWS — Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum mengatakan Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Jabar meningkatkan pengawasan terhadap arus lalu lintas peredaran hewan kurban yang mulai mengalami peningkatan jelang hari raya Iduladha 1443 H tahun ini.

Pengawasan dilakukan guna mengantisipasi kemunculan wabah penyakit mulut dan kuku (PMK), ataupun penyakit menular lainnya pada hewan ternak, khususnya sapi. Seperti diketahui, Hari Raya Iduladha identik dengan kegiatan penyembelihan hewan kurban dan akan jatuh sebentar lagi.

Pak Uu — sapaan Uu Ruzhanul menyebut, pihaknya pun telah melakukan sejumlah upaya. Seperti di antaranya membentuk Satuan Tugas PMK, hingga berkoordinasi dengan para bupati/ wali kota terkait melakukan pemantauan terhadap pergerakan hewan ternak di Jawa Barat.

Baca Juga:  Jelang STQ ke-17 Jabar, Yana Mulyana Kuatkan Mental Peserta

“Agar diperiksa apakah sudah lulus kesehatan dari tempatnya berangkat atau tidak. Kalau tidak, kami dengan berat hati akan memulangkannya kembali ke daerah asalnya,” kata Pak Uu, di Kota Bandung, Jumat (13/5/2022).

Selain itu, imunisasi terhadap hewan ternak juga tentunya terus akan terus diupayakan tiada lain demi menjaga kesehatan masyarakat apalagi menjelang hari raya Iduladha.

Baca Juga:  Ridwan Kamil Berbagi Pengalaman Dalam Desain Masjid Syaikh Ajlin Palestina

Adapun antisipasi dilakukan sejak saat ini, kata dia, karena tak jarang para pengusaha sudah mulai mendistribusi hewan ternak khususnya untuk kebutuhan kurban dari luar Jawa Barat, jauh- jauh hari sebelum momen Iduladha tiba. Ini dilakukan supaya para penjual bisa mendapatkan lebih banyak keuntungan. Bila sudah mendekati hari H Iduladha tentu harga sudah semakin tinggi.

“Karena kalau beli (hewan kurban) dekat- dekat (Iduladha) keuntungannya lebih sedikit. Maka persiapan pemerintah juga dimulai dari sekarang. Jadi ketika para pengusaha mulai bergerak kita siap mengawasi,” ucapnya.

Baca Juga:  Paripurna DPRD Jabar Setujui CPDOB Tasikmalaya Selatan, Cianjur Selatan, dan Garut Utara

Pak Uu menuturkan, bahwa kebutuhan daging Jawa Barat pada dasarnya memang sudah cukup tinggi. Terutama di kota-kota besar didorong taraf hidup masyarakatnya. Menjelang Iduladha, dipastikan kebutuhan akan hewan ternak meninggi, tentu Pemda Provinsi Jabar perlu antisipasi ekstra.

“Sampai hari ini memang belum ditemukan (temuan) yang signifikan, tapi selesai Lebaran para pengusaha mulai kembali bergerak di sektor perternakan, saat pengusaha bergerak kami sudah siap,” tutur dia.

“Saya ditugaskan Pak Gubernur mengecek di berbagai tempat, karena ini kan menyangkut kesehatan masyarakat Jabar,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Gelar Turnamen Terbuka, Muhammad Farhan Regenerasikan Atlet Akuatik Olimpiade 2032

15 Juni 2022 - 13:27 WIB

Dinkes Jabar bersama Kab/Kota Layani Pemudik Mulai dari Kecelakaan Hingga Vaksin Booster

28 Mei 2022 - 13:14 WIB

Jawa Barat Tindaklanjuti Penjajakan PLTB dengan Investor Inggris

26 Mei 2022 - 22:32 WIB

Wagub Jabar Dorong Petani Generasi Zilenial Mampu Bangkitkan Jawa Barat Swasembada Pangan

25 Mei 2022 - 22:17 WIB

Jabar Raih Opini WTP Kesebelas Kalinya

25 Mei 2022 - 22:14 WIB

Pemda Provinsi Jabar Gagas Inovasi Pendanaan Pembangunan Kompetitif untuk tingkatkan kualitas perencanaan pembangunan

25 Mei 2022 - 22:05 WIB

Trending di Jabar