Menu

Mode Gelap
Yayasan Nuraini Najamudin Raih Penghargaan The most Excellent Islamic Foundation 2022 dari CISA London

Jabar · 25 Sep 2020 07:55 WIB

Jawa Barat Kembali Menerima Sejumlah Bantuan Swasta Untuk Tangani COVID – 19


 Gubernur Jawa Barat (Jabar) yang juga Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Jabar Ridwan Kamil saat menerima bantuan dari para donatur untuk penanggulangan COVID-19 dan pembelajaran jarak jauh (PJJ) di Jabar, di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Kamis (24/9/2020). (Foto: Yogi P/Humas Jabar) Perbesar

Gubernur Jawa Barat (Jabar) yang juga Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Jabar Ridwan Kamil saat menerima bantuan dari para donatur untuk penanggulangan COVID-19 dan pembelajaran jarak jauh (PJJ) di Jabar, di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Kamis (24/9/2020). (Foto: Yogi P/Humas Jabar)

BANDUNGNEWS.ID – Provinsi Jawa Barat (Jabar) kembali mendapatkan sejumlah bantuan dari swasta untuk penanggulangan COVID-19 dan pembelajaran jarak jauh (PJJ) di Jabar. Donatur tersebut yakni PT. Smart Techtex (bantuan 1.400 pcs masker medis), PT. DNR Corporation (bantuan 100.000 sachet susu kambing dan perlengkapan swab test untuk 150 orang), dan Forum Guru Honorer Bersertifikat Sekolah Negeri (FGHBSN) Jabar (bantuan uang tunai Rp10 juta untuk menunjang PJJ).

Baca Juga:  Kasus Covid-19 Terus Menurun, Kota Bandung Masuk Zona Orange

Gubernur Jawa Barat (Jabar) yang juga Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Jabar Ridwan Kamil menerima langsung bantuan tersebut, di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Kamis (24/9/2020).

“Terima kasih kepada guru honorer yang sudah memberikan bantuan, sudah bela negara dalam membantu Jabar di bidang pendidikan,” kata Kang Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil, dalam keterangannya, Jum’at (25/9/2020).

Baca Juga:  Empat Daerah Bodebek Masuk Zona Merah Jawa Barat

“Semoga bisnisnya semakin sukses dan lancar, kami tidak akan pernah melupakan para donatur. Karena sudah membantu kami di saat perang melawan pandemi COVID-19 ini,” tambahnya.

Dalam sambutannya, Kang Emil juga melaporkan bahwa pihaknya intens melakukan tes masif dengan metode PCR. Selain itu, pihaknya terus berupaya mengetes 1 persen dari jumlah populasi Jabar.

Baca Juga:  Yunandar Eka Perwira Minta Pemprov Jabar Bikin Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomis

“Presentase pengetesan di Jabar pun kini sudah lebih banyak dari provinsi lain di Indonesia (kecuali DKI Jakarta) yaitu per hari ini sudah 330 ribu (sampel),” ujar Kang Emil.

“Untuk itu, kami pun membutuhkan peran swasta dalam pengetesan ini, dan akan kita coba maksimalkan, melalui pengetesan dari pemerintah dan ada yang mandiri lewat swasta,” tandasnya.

(Mil)

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Weni Dwi Aprianti Minta Pemerintah Prioritaskan Kesehatan Pengungsi Gempa Cianjur

9 Desember 2022 - 10:12 WIB

DPRD Jabar Minta Pemprov Gali Potensi Alam Guna Tingkatkan PAD

9 Desember 2022 - 09:58 WIB

DPRD Jabar Kutuk Keras Aksi Bom Bunuh Diri di Polsek Astanaanyar Bandung

9 Desember 2022 - 09:38 WIB

DPRD Jabar Ungkap Kekurangan Penataan Kawasan Cihideng Tasikmalaya

7 Desember 2022 - 17:24 WIB

Minim Sosialisasi ASO, DPRD Jabar: Padahal Program Strategis

7 Desember 2022 - 17:11 WIB

Fraksi PKS DPRD Jabar Minta Anggaran Tanggap Bencana Ditambah

7 Desember 2022 - 16:48 WIB

Trending di Jabar