Menu

Mode Gelap
 

Jabar · 13 Apr 2021 11:36 WIB

KA Cepat Bandung–Jakarta Sudah 70 persen


 Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil bersama Menko Maritim dan Investasi dan Menteri Perhubungan saat meninjau progres pembangunan KA Cepat Bandung – Jakarta di Stasiun Padalarang dan Depo Tegalluar, Senin (12/4/2021). (Foto: Pipin/Biro Adpim Jabar) Perbesar

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil bersama Menko Maritim dan Investasi dan Menteri Perhubungan saat meninjau progres pembangunan KA Cepat Bandung – Jakarta di Stasiun Padalarang dan Depo Tegalluar, Senin (12/4/2021). (Foto: Pipin/Biro Adpim Jabar)

BANDUNG NEWS– Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyebutkan perkembangan pembangunan proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB) sudah 70 persen. Kereta cepat pertama di Indonesia dengan panjang rel 142 kilometer harus sudah beroperasi pada 2022.

“Progres sudah 70 persen. Arahan Presiden, di semester dua tahun 2022 kereta harus sudah bisa dipakai dari Jakarta ke Bandung,” katanya ditemui usai Musrenbang Jabar 2021, di Trans Luxury Hotel Bandung, Senin (12/4/2021).

Sebelum acara Musrenbang, Gubernur bersama Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan serta Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meninjau pengerjaan proyek KCJB di Stasiun Padalarang dan Depo KCJB di Tegalluar. Hadir juga dari Kementerian BUMN diwakili Wakil Menteri Kartika Wiroatmodjo.

Baca Juga:  Indonesia – Jerman Kerja Sama Infrastruktur Hijau di Jabar

Gubernur menuturkan pada 26 November 2020 lalu telah diputuskan bahwa Padalarang dipilih menjadi stasiun konektivitas KCJB menuju Stasiun Bandung di Kebon Kawung.

Ridwan Kamil memberikan masukan yaitu di jalur kereta dari Stasiun Padalarang ke Stasiun Bandung perlu dibangun empat hingga lima flyover.

Menurut Gubernur, sebelum ada pembangunan KCJB, kawasan Padalarang menjadi langganan macet karena terdapat perlintasan sebidang.”Aspirasi saya cuma satu. Sekarang saja tanpa ada kereta cepat jalur Padalarang-Bandung itu bikin macet karena ada perlintasan sebidang. Maka perlu flyover,” harapnya.

Baca Juga:  ASN Jabar Bela Negara dengan Belanja di borongdong.id

Masukan tersebut mendapat respons positif dari pemerintah pusat dan merencanakan akan membangun lima titik flyover ditambah underpass di sekitar jalur kereta Padalarang sampai Kebon Kawung. “Mereka komit ada lima titik akan dibangun flyover dan underpass sepanjang jalur kereta Padalarang sampai Kebon Kawung,” ucap Kang Emil.

Dengan adanya lima flyover tersebut diharapkan aktivitas KA cepat di stasiun tidak akan mengganggu lalu lintas di jalan raya. “Sehingga nanti ada perlintasan tambahan untuk kereta cepat frekuensinya bisa per 15 menit itu tidak akan mengganggu lalu lintas di jalan raya,” ujar Kang Emil.

Baca Juga:  Pemkot Bandung Keluarkan Perda KTR dan Pencegahan Narkoba

Dari pantauan, pembangunan proyek KCJB di Stasiun Padalarang saat ini sedang dibangun stasiun tambahan untuk konektivitas ke Kota Bandung, di mana rencana sebelumnya yaitu di Tegalluar. Sementara Stasiun eksisiting Padalarang juga tengah direnovasi. Kemudian di Depo Tegalluar, rel kereta terlihat sudah mulai dipasang.

(rian)

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Revitalisasi Situ Ciburuy, Ridwan Kamil: Sekarang Sudah Terlihat Bersih

14 Agustus 2022 - 08:00 WIB

Menteri Koperasi dan UMKM Siap Permudah Akses Permodalan Usaha

13 Agustus 2022 - 18:11 WIB

Dorong Anggaran Panti Sosial, DPRD Jabar Soroti Aspek Sarana

12 Agustus 2022 - 22:56 WIB

Ridwan Kamil Luncurkan Program Tapal Desa

12 Agustus 2022 - 10:30 WIB

Komisi V Dorong Angggaran Perbaikan Untuk Panti Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia

11 Agustus 2022 - 15:24 WIB

Penopang Jembatan Cigereuh Kabupaten Bandung Rusak, Komisi IV DPRD Jabar Respon Rencana Perbaikan

11 Agustus 2022 - 15:20 WIB

Trending di Jabar