Menu

Mode Gelap
 

Kabupaten Bandung · 13 Agu 2022 18:21 WIB

Kabupaten Bandung Hadirkan Program Desa Digital Sadar Sampah


 Kabupaten Bandung Hadirkan Program Desa Digital Sadar Sampah Perbesar

BANDUNG NEWS – Kabupaten Bandung kini menghadirkan program desa/kelurahan digital sadar sampah, hasil dari kerjasama pemerintah dan pihak swasta.

Dalam kerjasama tersebut, pengelolaan sampah menjadi fokus utama dengan hadirnya smart drop box atau tempat sampah digital yang berbasis teknologi.

Sementara ini, desa/kelurahan di Kabupaten Bandung yang resmi menjadi daerah digital sadar sampah adalah Desa Cipagalo, Desa Dayeuhkolot, Desa Bojongsoang, Desa Wangisagara, Kelurahan Wargamekar dan Kelurahan Baleendah.

Administration Dept. Head MSIG Indonesia, Susana Alamsyah dalam acara peresmian Desa Digital Sadar Sampah mengatakan program tersebut merupakan bentuk CSR di bidang lingkungan

Baca Juga:  Kohippci Bantu Pedagang Cikapundung Kota Bandung

“PT Asuransi Jiwa Sinarmas MSIG Tbk. (Sinarmas MSIG Life) dan PT Asuransi MSIG Indonesia (MSIG Indonesia) berkolaborasi bersama Smash.id dalam menyediakan Smart Drop Box sebagai bagian dari program pengelolaan sampah berbasis digital di 6 Desa/Kelurahan Kabupaten Bandung ini, dan ini merupakan bentuk CSR kami terutama di bidang lingkungan,” katanya, dikutip dari laman Pemprov Jabar pada Sabtu, 13 Agustus 2022.

Kepala Bidang Pengelolaan Sampah Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bandung Erpi Suwandi mengatakan, timbunan sampah di Kabupaten Bandung mencapai 1.268 ton per hari. Upaya pengelolaan sampah yang dimulai saat ini akan sangat berpengaruh pada pengurangan volume sampah yang dibuang ke TPA di masa datang.

Baca Juga:  Jumat Berkah, Brimob Aceh Bantu Pembangunan Mesjid Al 'Atiq

“Kabupaten Bandung telah memiliki 135 Tempat Pengelolaan Sampah – Reduce Reuse Recycle (TPS3R), 318 Bank Sampah, 300 Bank Sampah Tematik (BST), dan juga Pusat Edukasi Pengelolaan Sampah (PUSPA). Meskipun demikian, tetap diperlukan upaya solutif dan keterlibatan aktif berbagai pihak untuk meningkatkan kesadaran masyarakat,” ungkapnya.

Putra Fajar Alam CEO & Founder Smash.id pembuat smart drop box menjelaskan, tempat sampah digital merupakan langkah awal dari pengelolaan sampah masa depan.

Baca Juga:  Unpad Siap Bantu Pemkab Bandung Percepat Vaksinasi

“Kami ingin mengajak masyarakat Kabupaten Bandung turut serta dalam membantu mengatasi permasalahan sampah sekaligus menggerakan roda ekonomi sirkular,” ucapnya.

Cara kerja smart drop box sendiri adalah setiap sampah yang dimasukan ke dalamnya terlebih dahulu di-scan dengan smartphone melalui aplikasi, lalu smart drop box akan mendeteksi jenis dan berat sampah, lalu secara otomatis di smartphone akan muncul nilai nominal yang didapat oleh si pembuang sampah.***

Artikel ini telah dibaca 23 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Muhammadiyah Idul Adha Besok, Berikut Daftar 38 Lokasi Sholat Idul Adha di Kabupaten Bandung

8 Juli 2022 - 19:37 WIB

Bupati Bandung: Peran Perempuan Sangat Penting Pulihkan Ekonomi Pasca Pandemi

6 Januari 2022 - 14:56 WIB

Ini Cara Jitu Bupati Bandung Percepat Pelayanan dan Hindari Praktik Pungli

6 Januari 2022 - 12:21 WIB

Pemkab Bandung Terima Bantuan Mobil Maskara dari Pemprov Jabar

5 Januari 2022 - 13:40 WIB

Bupati Bandung Tegaskan Tidak Boleh Transaksional Jabatan

5 Januari 2022 - 13:21 WIB

Gelar Rekonstruksi, Pusmpomad TNI Ungkap Motif Tabrak Lagi di Nagreg

4 Januari 2022 - 12:34 WIB

pungli
Trending di Jabar