Karantina Disetop, Hasil Tes Swab 291 Warga di 1 RT Bandung Barat Negatif


foto: net

BANDUNGNEWS.ID – Penerapan karantina mikro di satu RT Desa Tanimulya, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat (KBB) disetop.

Penyabutan karantina dilakukan Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Corona Virus Disease atau COVID-19.

Sejak 2 Juni lalu, warga yang ada di RT tersebut menjalani karantina mikro lantaran seorang warganya terpapar COVID-19 dari Klaster Pasar Antri Cimahi. Berdasarkan hasil tracing pasien positif tersebut memiliki mobilitas yang cukup tinggi.

Dikutip bandungnews.id dari detikcom, Juru Bicara GTPP COVID-19 KBB Agus Ganjar mengatakan pihaknya mencabut program inisiasi Provinsi Jawa Barat di daerah Desa Tanimulya setelah hasil swab test 291 warga negatif.

“Jadi hasil koordinasi di internal Pemkab Bandung Barat, untuk karantina mikro itu sudah dicabut. Awalnya yang dikhawatirkan di RT itu banyak yang positif tapi ternyata hasil swab testnya semua negatif,” ungkap Agus saat dihubungi Minggu (7/6/2020).

Kepala Dinas Kesehatan KBB Hernawan Widjajanto menyebutkan dalam satu RT yang menjalani karantina mikro itu masih ada warga yang belum melakukan swab test.

“Hasil swab test satu RT atau sebanyak 291 jiwa itu menunjukkan sebanyak 286 negatif, 1 invalid, dan 4 orang belum diketahui hasilnya. Yang 4 orang dijadwalkan swab test lagi. Yang invalid tidak perlu diambil swab test karena samplenya bisa diperiksa lagi,” tuturnya.

Dihubungi terpisah Kepala Desa Tanimulya Lili Suhaeli menyampaikan dengan dicabutnya status karantina mikro di wilayahnya, warga diminta tetap hidup dengan menerapkan protokol kesehatan.

Saat ini pihaknya masih menghitung donasi yang masuk sebab sejak diterapkannya karantina mikro itu donasi dari berbagai pihak untuk warga satu RT berdatangan.

“Dapur umum disetop hari kemarin. Bantuan yang terkumpul akan dibelikan sembako untuk dibagikan ke warga RT 01/03 yang terdampak karantina,” ujar Lili. (red/dtk)


0 Comments

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.