Menu

Mode Gelap
 

Nasional ยท 18 Agu 2020 17:41 WIB

Kepolisian Tolak Penangguhan Penahanan Jerinx


 Jerinx/Net Perbesar

Jerinx/Net

BANDUNGNEWS.ID- Tersangka kasus ujaran kebencian I Gede Ari Astina alias Jerinx kecewa dengan penolakan penangguhan penahanannya oleh Polda Bali. Kekecewaan Jerinx itu diungkapkan kuasa hukum Jerinx, I Wayan Gendo Suardana.

“Soal penolakan, Jerinx dan Nora juga kecewa, saya kecewa. Tapi karena ini kewenangan kepolisian ya kami hadapi bersama,” kata Gendo, Selasa (18/8).

Menurut Gendo penolakan penangguhan penahanan yang diajukan keluarga terbilang subjektif. Padahal selama ini, kata Gendo, Jerinx kooperatif bahkan telah berjanji tidak akan mengulangi perbuatan.

Baca Juga:  Kota Bandung Peringkat Atas Peta Kepatuhan Bermasker di Jabar

“Sebetulnya Jerinx sangat kooperatif, tidak akan melarikan diri. Jerinx mengatakan di hadapan penyidik bahwa ia tidak akan mengulangi perbuatan yang sama,” kata Gendo.

Gendo menilai, masih ada banyak mekanisme lain yang bisa ditempuh jika Jerinx dikhawatirkan mengulangi perbuatannya. Satu contohnya dengan membuat pernyataan.

“Saya pikir sih dari awal juga alasan-alasan subjektif dari penyidik dan pihak kepolisian. Ini kan kami susah terjemahkan,” jelas Gendo.

Baca Juga:  Dukung Pemerataan Jaringan Telekomunikasi, 4G XL Axiata Kini Jangkau Kecamatan di Sulawesi Tenggara

Meski kecewa, kata Gendo, Jerinx berkomitmen untuk terus menghadapi kasus ini. Sebagai kuasa hukum, Gendo mengaku belum memikirkan langkah apa yang diambil selanjutnya.

“Kami belum memikirkan (langkah selanjutnya),” kelas Gendo.

Polda Bali menolak upaya penangguhan penahanan Jerinx SID. Ini berdasarkan pertimbangan tim penyidik lantaran Jerinx dikhawatirkan mengulangi perbuatannya.

Pada 12 Agustus 2020, Polda Bali menetapkan Jerinx sebagai tersangka kasus ujaran kebencian ‘IDI kacung WHO’ yang diposting di akun instagramnya @jrxsid.

Baca Juga:  Jabar Butuh 30 Rumah Sakit Lagi

Penetapan tersangka itu terkait laporan Ketua IDI Bali I Gede Putra Suteja ke Polda Bali atas dugaan ujaran kebencian dan pencemaran nama baik pada 16 Juni 2020, dengan nomor laporan LP/263/VI/2020/Bali/SPKT.

Penetapan tersangka terhadap Jerinx dilakukan setelah dalam gelar perkara penyidik menemukan terpenuhinya unsur pidana. Polisi menjerat Jerinx dengan pasal 28 ayat (2) jo pasal 45A ayat (2) UU ITE. [red]

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Update KPU: 40 Parpol Terdaftar untuk Peserta Pemilu 2024

15 Agustus 2022 - 08:28 WIB

Sambut HUT Kemerdekaan RI ke-77, Kasetpres Usung Konsep Sejarah Bangsa

14 Agustus 2022 - 18:27 WIB

Persatuan Dukun Indonesia Laporkan Pesulap Merah ke Polisi, Ternyata Ini Alasannya

14 Agustus 2022 - 07:40 WIB

Jadi Kampiun Piala AFF U-16, Timnas Indonesia U-16 Diguyur Bonus Rp750 Juta

13 Agustus 2022 - 18:42 WIB

Sebanyak 127 Tokoh Istana Negara Terima Tanda Kehormatan Bintang Mahaputera

13 Agustus 2022 - 09:20 WIB

Tumbangkan Vietnam, Timnas Indonesia Juara Piala AFF U-16 2022

12 Agustus 2022 - 23:21 WIB

Trending di Nasional