Menu

Mode Gelap
Yayasan Nuraini Najamudin Raih Penghargaan The most Excellent Islamic Foundation 2022 dari CISA London

Kesehatan ยท 26 Jan 2021 15:10 WIB

Keterisian Tempat Tidur Makin Penuh, Dinkes Kencangkan Alarm Prokes


 Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung, Ahyani Raksanegara. (Foto: Humas Kota Bandung) Perbesar

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung, Ahyani Raksanegara. (Foto: Humas Kota Bandung)

BANDUNG NEWS – Jumlah keterisian rumah sakit rujukan Covid-19 Kota Bandung telah mencapai 75.03 persen per Senin 25 Januari 2021 lalu. Untuk itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung, Ahyani Raksanegara mengaku semakin “mengencangkan alarm” bagi warga Kota Bandung untuk lebih disiplin melaksanakan protokol kesehatan (Prokes).

“Persentase 75.03 persen ini bukan diartikan bahwa terjadi penurunan jumlah kasus pasien terkonfirmasi di Kota Bandung, melainkan RS rujukan ini yang menambah kapasitasnya untuk layanan Covid-19,” kata Ahyani kepada Humas Kota Bandung, Selasa (26/1/2021).

“Tepatnya, Kita sudah menambah sebanyak 66 tempat tidur di beberapa RS rujukan tersebut,” ungkapnya.

Ahyani mengatakan, setiap RS rujukan Covid-19 di Kota Bandung sudah memiliki skenario untuk dapat mengetahui jika terjadi penambahan kasus.

Baca Juga:  Kembali Lanjutkan Pekerjaan di Proyek Japek Selatan, Jasa Marga Lakukan Rekayasa Lalin Dari dan Menuju Bandung

Skenario ini memungkinkan pihak RS dapat mengetahui kebutuhan ruangan dan fasilitas yang harus ditambahkan untuk dapat tetap melayani pasien covid 19.

“Komitmen setiap RS rujukan untuk terus dapat berupaya menambah sesuai dengan kapasitasnya masing-masing dalam melayani pelayanan pasien Covid-19 di Kota Bandung sudah cukup bagus.”

“Tetapi perlu diingat, RS rujukan di Kota Bandung tidak hanya melayani kasus di dalam Kota Bandung saja namun melayani wilayah cakupan Bandung Raya,” jelas Ahyani.

Untuk saat ini, Ahyani menjelaskan, Dinkes Kota Bandung terus berupaya agar tidak semua pasien terkonfirmasi Covid-19 harus masuk ke RS rujukan.

Oleh karena itu pihaknya bekerja sama dengan Satgas dan Forkopimda terus menyiapkan penambahan ruang ruang isolasi mandiri bagi pasien pasien yang tanpa gejala (OTG) atau pasien pasien dengan gejala yang ringan dan sedang agar dapat memanfaatkan fasilitas kesehatan yang lain.

Baca Juga:  Pesan Haru Mang Oded untuk Warganya: Tingkatkan Kecintaan Terhadap Kota Bandung

“Kami berharap juga dari sektor kewilayahan dapat membuat tempat tempat isolasi sesuai dengan kapasitas dan potensi yang ada di masing masing Wilayahnya. Hal ini kita upayakan untuk dapat mengurangi beban pelayanan pasien Covid-19 di RS. Sehingga dapat memprioritaskan pasien Covid-19 yang memiliki gejala yang berat,” katanya.

Ia mengungkapkan, Dinkes Kota Bandung terus berkoordinasi dengan Pemprov Jabar dan instansi lain agar dapat memaksimalkan fasilitas kesehatan. Salah satunya dengan Secapa TNI AD.

Baca Juga:  7 Manfaat Buah Naga untuk Menjaga Stamina Tubuh

Namun Ahyani sekali lagi mengingatkan, upaya pemerintah tidak akan membuahkan hasil tanpa dukungan masyarakat. Masyarakat hanya perlu menjaga kesehatan dan disiplin melaksanakan protokol kesehatan.

“Fasilitas kesehatan itu adanya di hilir. Tetapi bagaimana pun benteng utamanya adalah setiap individu harus terus meningkatkan disiplinnya menegakan protokol kesehatan. Dan juga saling mengingatkan dan mengawasi satu sama lainnya agar benteng ini tidak dapat bobol atau runtuh,” ucap Ahyani.

Untuk mengetahui tingkat keterisian tempat tidur, masyarakat bisa mengaksesnya melalui aplikasi SIRANAP RS. Aplikasi itu bisa diunduh di PlayStore.

“Informasi mengenai ketersediaan tempat tidur isolasi dan tempat tidur ICU contohnya dapat dilihat secara transparan di aplikasi ini,” tutur Ahyani.

(Mil)

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Digelar di Ponpes Miftahul Huda, GMP Berbagi Berlangsung Khidmat

28 November 2022 - 23:25 WIB

GMP Berbagi

Bantu Rakyat Kecil, GMP Karawang Gelar Bazar Sembako Murah

27 November 2022 - 14:11 WIB

Jabar MoU dengan Pemerintah Pusat, Komitmen Pengelolaan Sampah Citarum

19 November 2022 - 07:46 WIB

Ridwan Kamil Minta Polemik Pembangunan Masjid Margonda Depok di Musyawarahkan Sebaik Mungkin

18 November 2022 - 08:08 WIB

GMP Jabar Gelar Program Peduli Kasih, 100 Warga Ikuti Pengobatan Alternatif Gratis

13 November 2022 - 11:24 WIB

Wagub Jabar Lepas Ekspor Tanaman Hias di CPF 2022

11 November 2022 - 12:28 WIB

Trending di Jabar