Menu

Mode Gelap
 

News · 7 Agu 2020 17:28 WIB

Ketua IKA UIN Bandung Reni Marlinawati Tutup Usia


 foto/kahmi jaya Perbesar

foto/kahmi jaya

BANDUNGNEWS.ID – Ketua Ikatan Keluarga Alumni (IKA) UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Reni Marlinawati, meninggal dunia.

Mantan anggota DPR itu meninggal pada saat perawatan di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jakarta Pusat, Jum’at (7/8), sekira pukul 14.15 WIB.

Hal itu dibenarkan oleh Wakil Dekan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Bidang Akademik, UIN Bandung, Dindin Jamaluddin.

“Infonya beliau meninggal karena sakit jantung, tapi kita tunggu hasil pemeriksaan dari rumah sakit. Kami turut berduka,” kata Dindin saat dikonfirmasi, Jumat (7/8).

Menurut Dindin, Reni dikenal sebagai orang yang peduli terhadap dunia pendidikan, khususnya pendidikan Islam. Reni pun dianggap turut berkontribusi dalam perkembangan kampus dan alumninya, baik secara langsung maupun tidak langsung.

Baca Juga:  Jaga Ketahanan Pangan Keluarga di Masa Pandemi, Dengan Program Buruan SAE

“Beliau orang yang supel, humbel pokoknya keren. Peduli pada perkembangan pendidikan, khususnya pendidikan Islam,” tuturnya.

Sebelum tutup usia, Reni sempat menjadi narasumber dalam silaturahmi webinar bertemakan ‘Manghubungkan Jejaring, Menuju Alumni yang Berdaya”, Kamis (16/07).

Saat itu, Reni meminta agar alumni UIN Bandung agar tampil terdepan kemajuan bangsa dan negara, meskipun saat ini Indonesia sedang diterpa Covid-19. Ia juga meminta agar sekitar 120 ribu alumni agar saling saling bergotong-royong dalam kebaikan.

Baca Juga:  Denda Rp 100-500 Ribu, Sanksi Tak Pakai Masker di Jabar Berlaku Penuh Minggu Depan

Ucapan duka dari DPP PPP

Reni merupakan anggota DPR dari PPP. Ia malang melintang di Komisi X DPR, terkahir ia menjabat Wakil Ketua Komisi X DPR yang membidangi pendidikan dan olahraga. Di PPP, Reni menjabat sebagai Wakil Ketua Umum.

Sekjen DPP PPP Arsul Sani, menyampaikan duka yang mendalam atas meninggalnya Reni. Menurutnya, Reni dikenal sebagai wanita yang berintelektual tinggi, santun dan memegang prinsip kebenaran yang diyakini.

Baca Juga:  Pemkot Bandung Belum Akan Bubarkan Gugus Tugas Covid-19, Nunggu Arahan Pusat

“Wafatnya beliau membuat kami semua berduka dan kehilangan. Kami atas nama keluarga besar PPP, mohon doa untuk beliau dan dimaafkan segala kekhilafannya,” kata Arsul saat dihubungi.

Arsul juga mengenal Reni sebagai sosok yang peduli akan pendidikan. Meski PPP merupakan partai pendukung pemerintah, Reni dikenal kritis apabila kebijakan tentang pendidikan tidak berpihak pada masyarakat.

“Beliau sangat kritis thd kebijakan-kebijakan pendidikan yang dirasakan kurang memihak warga masyarakat tidak mampu atau kurang beruntung, meski PPP adalah partai koalisi pemerintahan,” pungkasnya.(amm)

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Pemkab Kolaborasikan TMMD dan Gempungan Demi Wujudkan Purwakarta Istimewa

12 Mei 2022 - 18:19 WIB

Kepala KCD XII Dr. Abur Mustikawanto, M.Ed: Tingkatkan Kompetensi Murid Sekolah

4 April 2022 - 23:09 WIB

Cegah Meningkatnya Penyalahgunaan Narkoba, BNN Rangkul Pelajar Melalui Festival Paduan Suara

28 Maret 2022 - 23:09 WIB

Jelang Ramadan XL Axiata Perkuat Jaringan untuk Dukung Kenyamanan Aktivitas Masyarakat

28 Maret 2022 - 20:09 WIB

Elektabilitas PDIP Tertinggi, Ono Surono: Terimakasih Atas Kepercayaan Rakyat

28 Maret 2022 - 20:05 WIB

Ikut ‘Gerbong’ Ekonomi Syariah, Aktivis Se-Bandung Raya Siap Gabung Badan Usaha Milik Pemuda

27 Maret 2022 - 10:56 WIB

Trending di Jabar