Menu

Mode Gelap
 

Jabar ยท 9 Sep 2021 11:15 WIB

Ketua Kwarda Pramuka Jabar Larang Rangkap Jabatan


 Ketua Kwarda Pramuka Jabar Larang Rangkap Jabatan Perbesar

BANDUNG NEWS – Ketua Kwarda Pramuka Jawa Barat Atalia Praratya Ridwan Kamil menegaskan tidak boleh ada lagi ketua majelis pembimbing cabang (mabicab) merangkap jabatan sebagai ketua kwartir cabang (kwarcab).

Hal itu dikatakan Atalia saat memberikan arahan pada pembukaan Musyawarah Cabang (Muscab) XII/ 2021 Kwarcab Pramuka Subang, di Bumi Kitri Pramuka Subang, Rabu 8 September 2021.

“Tidak boleh lagi ada rangkap jabatan ketua Mabicab dan Kwarcab, Subang harus menjadi contoh untuk kwarran (kwartir ranting) maupun kwarcab lainnya se-Indonesia,” ujar Atalia.

Baca Juga:  Ojol Viral Beri Pakaian ke ODGJ, Dedi Mulyadi Merasa Malu

Muscab merupakan forum tertinggi organisasi kepramukaan di tingkat kabupaten/ kota yang diselenggarakan setiap lima tahun sekali. Tujuannya menetapkan arah organisasi dan memilih kepengurusan baru.

Atalia mengatakan, dalam melaksanakan muscab hendaknya berpedoman pada AD/ ART gerakan pramuka yang merupakan motor dinamisasi organisasi agar bisa maju dan berkembang.

“Saat menyusun rencana kerja juga harus memperhatikan tugas pokok, fungsi dan tujuan gerakan pramuka,” kata Atalia.

Baca Juga:  Pemda Prov Jabar Kembali Gelar KIJB, Ratusan Inovasi Jabar Berkompetisi

Secara khusus, Atalia meminta Kwarcab Subang harus bersinergi dengan visi dan misi pemerintah Kabupaten Subang. Kemudian, Kwarda Jabar juga memiliki rencana strategis seperti penguatan program pramuka peduli, inovasi di masa adaptasi kebiasaan baru dan digitalisasi.

“Rencana program yang dihasilkan haruslah kreatif, inovatif, adaptif dan penuh manfaat bagi masyarakat luas,” ujar Atalia.

Baca Juga:  Komisi III DPRD Jabar: Pembangunan SPBE PT.Jabar Energi Harus Segera Diselesaikan

Muscab XII/ 2021 Kwarcab Pramuka Subang dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan. Perwakilan kwarran pun hanya dihadiri oleh satu orang. Dalam kesempatan itu Atalia berpesan, carilah pemimpin yang mampu memimpin dirinya sendiri, mau turun ke lapangan dan berkolaborasi dengan semua elemen.

“Pemimpin yang tepat itu mengatakan lets go bukan go karena kita tidak akan pernah membuat perubahan sendirian,” tegasnya.

(amt)

Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Banjir Bandang Terjang Garut, 297 Rumah Terendam

16 Juli 2022 - 14:56 WIB

Kunjungi IKOPIN University, Teten Masduki Minta Lembaga Koperasi Dibenahi

14 Juli 2022 - 14:27 WIB

SMANSA Purwakarta Pastikan Pelaksanaan PPDB Tahun 2022 Sudah Sesuai Peraturan

13 Juli 2022 - 14:22 WIB

PDI Perjuangan Jabar Salurkan 7 Sapi dan 1 Kambing di Hari Idul Adha

13 Juli 2022 - 08:58 WIB

Berkontribusi Positif Pada Ekonomi Selama Pandemi, Ridwan Kamil Raih Penghargaan iNews Maker 2022

30 Juni 2022 - 23:35 WIB

Jabar Gencarkan Penanaman Jutaan Bibit Mangrove di Pesisir Utara

30 Juni 2022 - 22:15 WIB

Trending di Jabar